Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
136. Mempercayai Amira


__ADS_3

Gerald, "Kalau kalian bisa membuktikan bahwa kalian tinggal di perumahan kelas 1, maka aku akan mendorong mobilku mengelilingi seluruh kompleks ini, dan mengetuk seluruh pintu rumah, lalu meludah di depan rumah mereka dan menjilat kembali ludahku!!


"Tapi kalau kalian tidak bisa melakukannya maka kalianlah yang harus melakukannya!!!" Ucap Gerald dengan penuh percaya diri serta senyum merendahkan menghiasi wajahnya.


Orang-orang yang ada di situ memperhatikan ke 4 orang yang berkumpul sembari berbisik-bisik.


"Astaga kedua orang itu mengaku-ngaku tinggal di perumahan kelas 1, padahal mereka bukan salah satu anggota keluarga dari keluarga Rakin, Zahirka dan keluarga Maherson!!"


"Ah,, ya benar,, perumahan kelas 1 hanya ada 3 rumah, dan rumah paling besar telah dibeli oleh keluarga Rakin. Yang dua lainnya dibeli oleh keluarga zahirka dan Maherson, tapi kedua orang ini kenapa malah mengakuinya?"


Bisikan orang-orang membuat Gerald semakin percaya diri bahwa kedua orang di depannya akan mempermalukan diri mereka sendiri.

__ADS_1


Saat itu Amira hendak berkata ketika Gerald yang melihatnya lebih dahulu berkata, "begini saja.. Kalian tidak perlu mempermalukan diri kalian sendiri karena semua orang juga tahu bahwa rumah di kelas 1 telah dimiliki oleh tiga keluarga besar di ibukota.


"Jadi aku memberi tawaran. Bagaimana kalau perempuan cantik itu menemaniku makan siang selama 1 minggu, dan aku akan mem--"


"Sampah!!!" Teriak Amira dengan cepat mengangkat tangannya untuk menampar pria itu ketika tangan Fernando lebih dulu menamparnya.


Plak!!!!


Semua orang terkejut melihat keberanian mereka, bahkan Amira juga terkejut ketika tangannya melayang di udara lalu perempuan itu melihat suaminya.


"Ahh,," Amira tersenyum senang mendengar keberanian suaminya lalu perempuan itu memeluk erat suaminya sembari berkata, "benar juga, wajahnya terlalu kasar untuk disentuh oleh tanganku. Terima kasih suamiku,..."

__ADS_1


Geral yang baru saja ditampar dan dikatai terdiam dengan tangan terkepal erat, lalu matanya terpejam karena amarah yang begitu memuncak sudah memenuhi seluruh hatinya.


Sementara orang-orang yang menyaksikan itu hanya bisa menutup mulut mereka karena tak menyangka bahwa penghuni kelas 2 di tempat itu akan ditampar oleh seorang yang hanya menghuni kelas 3!!!!


Atau bahkan keduanya mungkin tak memiliki rumah di tempat itu tetapi hanya datang di sana untuk mengunjungi kerabat!!!


Tetapi belum sempat orang-orang berkata-kata ketika Gerald sudah menatap Amira dan Fernando dengan mata memerah karena marah lalu dia berkata, "kalian berani menamparku?!! Kalau begitu aku akan menghubungi pemilik tempat ini supaya memberikan keadilan untukku!!!"


Ucap Gerald segera mengambil ponselnya dari sakunya, lalu pria itu menekan tombol-tombol pada ponselnya dan menghubungi pengelola Luxury Grand house.


Amira yang melihat hal itu tersenyum dan berkata dalam hati, 'bagus, jika pengelola tempat ini datang, maka dia bisa membuat pria ini benar-benar melakukan apa yang telah diucapkan dari mulutnya!!!

__ADS_1


'Heh,, aku akan melihatnya mempermalukan dirinya sendiri dengan mengunjungi seluruh rumah di kompleks ini sembari mendorong mobilnya dan meludah di depan rumah orang serta menjilatinya di depan penghuni rumah!!!'


Dan Fernando yang ada di samping istrinya memeluk erat pinggang istrinya sembari memperhatikan wajah istrinya yang tersenyum merendahkan, 'Aku tidak tahu apa yang dipikirkan oleh istriku, tapi aku akan tetap mempercayainya.' pikir pria itu dalam hati.


__ADS_2