
Bayu berkata, "dia dari keluarga Rakin yang terakhir kali datang ke rumah kita saat kau marah-marah karena menggaruk wajahmu ketika tidur."
Aulia sangat terkejut, "apa?!! Kenapa aku tidak mengingatnya?" Ucap Aulia yang sama sekali tidak mengingat Yura karena saat itu perempuan itu terlalu fokus pada wajahnya yang rusak jadi dia tidak melihat Yura yang datang bertamu.
"Makanya, lain kali kau Jangan terlalu fokus pada dirimu sendiri!!" Ucap Bayu sambil menghela nafas membuat Aulia menjadi sangat kesal pada suaminya.
"Astaga!! Harusnya kau memberitahuku lebih awal!!! Kalau aku tahu Putra kita akan pergi ke keluarga Rakin pada malam hari ini, sebaiknya tadi kita tidak jadi pindah ke kediaman utama. Pindahnya kan masih bisa besok setelah kita kembali dari kediaman keluarga Rakin!!" Gerutu Aulia menyesali keputusannya yang terlalu buru-buru hingga melewatkan sesuatu yang sangat penting dan berharga.
Rena yang mendengar percakapan kedua orang itu langsung menoleh pada Aulia dan Bayu, "besok, kalian harus memastikan Fernando dan Amira pindah ke kediaman utama!!! Kalau tidak, maka kalian berdua sebaiknya tidak usah tinggal di kediaman utama dan kembali ke tempat ini saja!!" Tegas Rena lalu berbalik pergi meninggalkan Aulia dan Bayu yang berada dalam rasa terkejut mereka.
"A...apa??" Aulia merasakan tubuhnya melemas karena mendengar ucapan Ibu mertuanya.
Tetapi Bayu yang berada di samping perempuan itu langsung berkata, "sepertinya memang lebih baik Kalau kita tinggal di sini saja, supaya Ibu tidak memanfaatkan kita untuk membujuk Fernando dan Amira--"
"Diam!!" Sela Aulia, "Pokoknya kita harus tetap tinggal di kediaman utama, karena kalau kita tinggal di sana, maka semua orang akan melihat bahwa kita sudah tidak direndahkan lagi oleh keluarga Barata.
__ADS_1
"Tidak seperti kalau kita berada di rumah ini, semua orang menghinaku ketika keluar rumah, mereka bilang kalau aku berasal dari keluarga ketiga yang tidak disayangi oleh nyonya besar Barata karena dibuang ke rumah yang kumuh ini!!!" Tegas Aulia lalu perempuan itu berjalan pergi meninggalkan suaminya untuk kembali ke kediaman utama keluarga Barata.
Bayu yang melihat kelakuan istrinya hanya bisa menggelengkan kepalanya, "Kenapa dia selalu memikirkan reputasi? Bukankah hidup di rumah sendiri jauh lebih nyaman daripada hidup di rumah orang lain yang selalu ngatur-ngatur?" Ucap Bayu yang merasa aneh dengan istrinya.
Meski Rena memang adalah ibu kandungnya, tetapi bukan berarti dia merasa nyaman bersama ibu kandungnya yang terus membeda-bedakannya dengan saudara-saudaranya yang lain.
Sangat melukai harga dirinya sebagai seorang lelaki!!!
Tetapi Bayu tidak punya pilihan lain, maka pria itu segera mengikuti istrinya ke kediaman keluarga Barata.
Sementara itu, Amira dan juga Fernando yang duduk di dalam mobil Bentley milik keluarga Rakin kini sedang berbincang-bincang dengan Yura.
"Lalu apakah kalian memperlihatkannya?" Tanya Amira yang merasa penasaran.
Yura menggelengkan kepalanya, "tidak, karena kami juga tidak memiliki sebuah pilihan utuh, kecuali pil yang telah dibagi dua dan setengahnya telah dimakan oleh adikku.
__ADS_1
"Kami juga tidak memberitahukan hal tersebut pada keluarga Zahirka karena ingin meminta pendapatmu lebih dulu." Ucap Yura yang tidak mau mengecewakan Amira jika keluarga mereka bertindak sembarangan.
"Ah,, kalau begitu perlihatkan saja pil yang setengah jadi itu. Bagaimanapun, keluarga Zahirka lah yang telah menyediakan bahan-bahannya," ucap Amira langsung diangguki oleh Yura.
"Baiklah, aku mengerti," jawab Yura sembari tersenyum.
Amira tidak mengatakan apapun lagi, tetapi perempuan itu berpikir dalam hatinya, 'tidak mungkin keluarga Zahirka hanya datang tiba-tiba saja seperti itu untuk melihat film Heksa. Mereka pasti punya tujuan lain, tapi apa yang mereka rencanakan?'
Amira sangat penasaran karena dari caranya yang buru-buru menghampiri keluarga Rakin pada malam hari sangatlah aneh hanya untuk melihat sebuah pil.
Tetapi perempuan itu menahan pertanyaannya dalam hati dan tidak mau membebani hati Yura yang sedang tersenyum-senyum di sampingnya.
@interaksi
__ADS_1
hm,,,,,,, ayo kita cari bersama2, kalo ketemu kita bagi dua ya biar adil😁