Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
247.


__ADS_3

Setelah menyelesaikan pembicaraannya dengan polisi yang bersamanya, Amira hendak meninggalkan tempat itu ketika dia kembali teringat sesuatu dan berbalik menatap polisi yang mengantarnya untuk pulang.


"Itu, bolehkah aku bertemu dengan Darren Maherson?" Tanya Amira langsung membuat stang polisi berpikir beberapa saat sebelum menganggukkan kepalanya.


"Silakan ikuti saya ke sini," ucap polisi itu kemudian mengantar Amira ke sebuah ruangan di mana daring duduk sendirian.


Begitu pintu ruangannya terbuka, Darren langsung melototkan matanya dan dengan amarah ia menghampiri Amira untuk memberi pelajaran pada perempuan itu.


Tetapi untungnya, di situ ada polisi yang akhirnya menahan pria itu dan memberi peringatan agar dari tidak bertindak macam-macam.

__ADS_1


Melihat itu, Amira menghela nafas dan berjalan ke depan Daren dan duduk di salah satu kursi sembari tangannya diletakkan di atas meja.


Setelah itu, Amira menatap sang polisi yang bersamanya, "bisakah kami bicara berdua saja?" Tanya perempuan itu langsung diangguki oleh sang polisi, lalu polisi itu keluar dari ruangan.


Meski mereka ditinggalkan berdua, tetapi Amira jelas tahu bahwa mereka sedang diawasi, apalagi di tempat itu ada CCTV dan juga kaca tembus pandang yang diletakkan di belakang Amira.


"Akhirnya kau datang juga. Apa kau sudah puas setelah menghancurkan keluarga kami?" Geram Daren menatap perempuan di depannya yang merupakan perempuan paling licik yang pernah ia temui.


"Hm, Aku tidak mengerti mengapa keluarga Maherson menyalahkanku. Padahal di sini, akulah yang ditipu, kalau tahu keluarga Maherson akan berakhir bangkrut seperti ini, maka aku tidak akan menjual pil terbaikku untuk keluarga kalian." Ucap Amira dengan wajah yang tampak kecewa langsung membuat Daren tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Ha ha ha!!! Kau memang perempuan licik, bisa-bisanya kau berkata seperti itu setelah kau yang menghancurkan keluargaku. Mengambil ponselku di saat aku pingsan dan mengirim semua berkas-berkas rahasia pada polisi internasional, lalu berpura-pura menyembuhkan kakekku Apakah--"


"Apakah aku punya keuntungan dari itu?" Sela Amira, "kau bahkan tidak memberiku sebesar pun uang tetapi aku memberimu pil yang bisa menyembuhkan tuan besar Maherson. Kalau dari awal aku tahu kalian benar-benar akan berakhir seperti ini maka aku tidak akan pernah membantu kalian!!!" Geram Amira sambil berdiri lalu perempuan itu meninggalkan Daren karena dia tahu tidak ada gunanya untuk berbicara dengan pria itu.


Begitu pintar tertutup, Amira menghentikan langkahnya ketika dia melihat tuan besar Maherson yang baru saja keluar dari ruangan sebelah sepertinya akan dipindahkan ke tempat lain.


Dua orang itu berhenti di tempat mereka dan saling tatap satu sama lain.


'Ini,, perempuan ini benar-benar mirip dengan perempuan yang kutabrak waktu itu. Jangan-jangan dia benar-benar Amira Barata? Dia datang untuk balas dendam?' ucap Tuan Besar Maherson dalam hati dengan raut wajah yang langsung berubah sembari pria itu melangkahkan kakinya untuk melewati Amira.

__ADS_1


'Hm,, kenapa aku merasa kalau Aku memiliki perasaan aneh di setiap kali bertemu dengan keluarga Maherson. Sepertinya ada sesuatu yang berhubungan denganku tapi aku sama sekali tidak mengetahuinya.' ucap Amira dalam hati lalu perempuan itu segera melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu dengan rasa penasarannya.


Dia ingin mencari tahu, tapi dia juga sangat bingung cara untuk mencari tahunya karena dia tidak memiliki setitik pun petunjuk.


__ADS_2