
Ucapan Amira langsung membuat Bayu tercengang hingga mulutnya terbuka lebar dengan seluruh badan pria itu menjadi lemas, karena tak menyangka bahwa putranya dan menantunya yang dianggap oleh keluarga Barata akan tinggal di rumah kumuh,,, ternyata malah membeli rumah di perumahan mewah dan besar yang terkenal di ibukota.
Amira tidak memperhatikan lagi Ayah mertuanya yang tampak linglung di belakang mereka, perempuan itu mengerutkan keningnya saat melihat seorang pria yang baru saja dipukuli dan diusir keluar dari sebuah rumah.
"Sayangku pelan kan mobilnya," ucap Amira sembari menurunkan kaca mobilnya lalu dia mengintip keluar, di mana Dia melihat Gerald yang tadi menghina suaminya kini sudah babak belur dan tampak begitu menyedihkan.
Fernando yang melihat itu merasa sangat kasihan pada Gerald, tetapi karena Amira telah menceritakan Bagaimana pria itu hendak melecehkannya, maka rasa kasihan itu kembali meredup saat dia mengingat cerita istrinya.
Pria itu pantas mendapatkannya!!!
"Sayang ayo hentikan mobilnya, sebentar lagi dia akan sampai di rumahnya untuk meludahi rumahnya sendiri!!!" Kata Amira yang sangat penasaran bagaimana reaksi orang tua pria itu saat melihat anaknya yang sudah babak belur dan bahkan masih harus meludahi rumah mereka dan menjilat ludahnya kembali.
Fernando tidak ingin melihat adegan menjijikan itu, tetapi karena istrinya sangat penasaran, maka dia mengikuti saran istrinya lalu memberhentikan mobil dan mereka melihat dari dalam mobil.
Terlihat pria itu mendorong mobilnya ke depan rumahnya sendiri dengan tubuh sempoyongan, lalu pergi mengetuk pintu mobil.
__ADS_1
Setelah seluruh keluarganya keluar, semua orang terkejut bahkan Ibu Gerald pun sangat terkejut.
Tapi lebih terkejut lagi ketika Gerald tidak menghiraukan mereka dan pria itu hanya meludah lalu menjilat ludahnya kembali.
"Apa yang kau lakukan?!!"
"Putraku!!!"
"Apa yang terjadi? Uhkk,, bau!!!"
Tetapi mereka belum sempat mendekati Gerald untuk menyelamatkan pria itu ketika Gerald sudah tumbang di tanah dengan pria itu merasa sangat lemah karena dia sudah memuntahkan seluruh isi perutnya.
Tuan dan Nyonya Anderta langsung menghampiri Putra mereka dan membantu pria itu untuk berdiri.
Sang petugas yang sudah menyelesaikan misinya langsung berbalik pergi meninggalkan tempat itu tanpa mengatakan sepatah kata pun pada keluarga anderta.
__ADS_1
"Akhirnya dia menyelesaikannya juga pada jam 11.00 malam begini. Aku harap ini menjadi pelajarannya agar dia tidak pernah lagi menyelecehkan seseorang, apalagi menghina orang lain!!!" Ucap Amira yang merasa sangat kesal pada Gerald.
Tetapi Bayu yang berada di sana, pria itu juga tercengang melihat kejadian itu lalu pria itu berkata, "kenapa orang itu melakukan hal yang menjijikkan begitu? Bagaimana bisa dia meludah ke tanah lalu menjilat ludahnya sendiri??"
Fernando dan Amira tidak menanggapi ucapan pria itu, karena mereka tidak mau menjelaskan panjang lebar, jadi Fernando hanya menjalankan mobil mereka hingga mereka tiba di kediaman.
Baru saja mobil memasuki kediaman mereka ketika Bayu yang sedari tadi tercengang-cengang dengan apa yang ia lihat, pria itu membuka mulutnya lebar-lebar dengan rasa tak berdayanya melihat rumah yang begitu besar.
Fernando yang melihat ekspresi ayahnya dari kaca spion langsung tersenyum, sebab tadi dia juga memperlihatkan ekspresi seperti itu ketika dia mengetahui bahwa rumah besar itu adalah rumah mereka.
"Ayo kita turun ayah," ucap Fernando ketika mobil sudah berhenti.
Tapi sayang sekali, Bayu sama sekali tidak mendengar ucapan putranya karena pria itu sibuk mencerna informasi yang baru saja ia dapatkan.
Bahwa rumah baru putranya dan menantunya adalah sebuah rumah yang mewah di kompleks perumahan paling terkenal di ibukota!!!!
__ADS_1