
Setelah mengganti pakaiannya, Amira mengambil ponselnya dan mengambil sebuah tas untuk menemaninya pergi ke kediaman keluarga Rakin.
Tetapi, perempuan itu baru akan memasukkan ponselnya ke dalam tas ketika sebuah nomor baru tiba-tiba menghubunginya.
"Halo?" Ucap Amira menjawab telepon dari Halina.
"Amira!!" Seru Halina dari seberang telepon, "aku menghubungimu karena sudah dua minggu terakhir sejak kita bertemu tapi kau belum menghubungiku untuk datang ke rumahku.
"Apakah sekarang kau punya waktu? Aku ingin sekali kau datang ke rumahku." Ucap perempuan dari seberang telepon dengan suara yang menggebu-gebu seolah-olah perempuan itu sangat ingin bertemu dengan Amira.
Tetapi karena Amira sudah punya hal penting yang harus ia lakukan, jadi perempuan itu kemudian berkata, "siang ini aku tidak bisa, tapi kalau malam nanti aku punya waktu untuk bertemu denganmu."
"Ahh, Baiklah, kalau begitu aku akan menyuruh pelayan ku untuk menyiapkan makan malam." Ucap Halina dari seberang telepon langsung di iyakan oleh Amira lalu kedua perempuan itu mengakhiri pembicaraan mereka.
__ADS_1
Setelah selesai berteleponan, Amira menyimpan ponselnya lalu dia kemudian pergi ke keluarga Rakin.
Menggunakan sebuah mobil sport yang baru saja dikeluarkan, Amira dengan tenang mengendarai mobilnya dan melewati rumah keluarga Andarta yang telah disita oleh pihak bank sebab kebusukan keluarga itu telah dibongkar oleh keluarga Maherson hingga membuat mereka jatuh bangkrut.
Amira merasa sangat puas dan Dia merasa bahwa semua perbuatan keluarga Andarta yang menyakiti hatinya dan hati suaminya sudah terbalaskan, jadi perempuan itu hanya menatap sekilas rumah itu lalu terus mengendarai mobilnya.
Begitu dia tiba di kediaman keluarga Rakin, dia langsung disambut oleh seluruh keluarga Rakin yang merasa sangat senang atas kedatangan perempuan itu.
"Kalau begitu aku sangat beruntung," kata Amira mengikuti langkah Yura yang menyeretnya langsung ke meja makan karena memang sudah saatnya untuk makan siang.
Begitu duduk di meja makan, Amira mengerutkan keningnya lalu dia berkata, "Apakah tuan besar pergi ke kantor."
Mendengar pertanyaan Amira, Wasti langsung menganggukkan kepalanya, "iya, setelah kasus keluarga Maherson yang terbongkar ke polisi internasional, perusahaan kami bersaing dengan perusahaan Rahaya untuk mendapatkan banyak kerjasama dari perusahaan yang telah membatalkan kerjasamanya dengan keluarga Maherson.
__ADS_1
"Jadi suamiku akan kewalahan Jika dia menangani semuanya sendiri, oleh sebab itu Ayah mertuaku pergi untuk membantunya." Ucap Wasti langsung membuat Amira menganggukkan kepalanya, karena dia mengerti ada banyak sekali perusahaan besar yang bekerjasama dengan keluarga Maherson.
Setelah keluarga itu bangkrut, maka mereka membutuhkan partner bisnis lain yang bisa bekerja sama dengan mereka, dan keluarga Rakin dan keluarga Rahaya yang menjadi salah satu dari tiga keluarga terbesar di ibukota pasti akan menjadi sasaran yang tepat.
"Ahh, aku mengerti, mereka pasti sangat sibuk." Ucap Amira yang kini merasa bahwa dia tidak mungkin membuat CEO group Rakin datang ke acara peresmian direktur.
"Iya, Apakah kau ada keperluan dengan mereka? Aku akan menelpon ayah mertuaku supaya dia kembali Kalau kau ingin membicarakan sesuatu dengan mereka." Kata wasti yang jelas tahu bahwa jika menyangkut Amira, maka Ayah mertuanya dan juga suaminya pasti akan mendahulukan masalah itu karena Amira adalah penolong keluarga mereka.
Tanpa campur tangan dari Amira maka keluarga mereka tidak akan bisa sukses seperti ini dan saat ini pasti masih berada dalam situasi yang pelik karena Dani yang dalam keadaan tidak baik.
Tetapi Amira menggelengkan kepalanya, "tidak perlu, Sebenarnya aku datang kemari karena ingin bertemu dengan Yura saja." Ucap Amira langsung membuat Sena Yura jadi perempuan itu merangkul lengan Amira dengan begitu hangat.
'Sebaiknya masalah undangan untuk CEO dan pembatalan kerja sama nanti aku sampaikan saja pada Yura biar dia yang membicarakannya dengan kakek dan ayahnya.' ucap Amira dalam hati yang tidak mau mencuri waktu berharga keluarga Rakin yang sedang sibuk di perusahaan mereka.
__ADS_1