
Setelah kedatangan Leona yang menggemparkan semua orang, maka Raina pun datang bersama kekasihnya dan lebih membuat semua orang gempar mengerumuni kedua orang itu.
'Astaga,, Ada apa ini? Mengapa mereka tiba-tiba begitu histeris saat aku datang? Ahh,,,, sepertinya karena aku terlalu cantik, dan mereka pasti iri karena kekasihku yang berasal dari keluarga Sadan yang adalah sepupu keluarga Rakin.' ucap Raina dalam hati merasa sangat senang.
Ia menghentikan langkahnya dan menatap teman-temannya yang mengerumuninya.
"Ada apa dengan kalian?" Raina berpura-pura tak mengerti dengan semua orang yang mengerumuni mereka.
"Itu, iparmu yang bernama Amira itu, Apakah sekarang dia berubah menjadi cantik?"
"Ah iya,, tadi ada perempuan cantik yang datang kemari dan mengaku-ngaku sebagai Amira dari kelas IX.5. Apakah dia benar-benar Amira yang gendut dan jelek itu?"
"Iya, itu tidak mungkin bukan? Perempuan cantik tadi hanya salah satu teman kita yang berpura-pura menjadi Amira, iya 'kan?!"
Raina langsung mengepal erat tangannya karena merasa sangat marah dengan pertanyaan-pertanyaan itu.
Yang lebih parahnya lagi, setiap teman-temannya yang berbicara padanya selalu saja mengatakan bahwa Amira adalah perempuan yang cantik.
Jadi perempuan itu menggertakan giginya lalu dia mengumpulkan segala kekuatannya untuk berbicara, katanya: "itu memang Amira yang menikah dengan sepupuku.
"Tapi apa kalian tahu dia berubah cantik seperti itu karena apa? Itu Karena Dia menghabiskan seluruh uang keluarga ketiga Barata hingga membuat keluarga ketiga jatuh miskin.
"Oleh karena itu, sekarang mereka hanya tinggal di rumah gubuk yang kecil!!! Semua keluargaku sangat kecewa padanya makanya kami mengusirnya dari kediaman kami!! Bahkan gaya hidupnya yang ingin selalu memakai barang-barang mewah itu selalu membuat suaminya kesulitan!! Ah,, Aku sungguh kasihan dengan sepupuku!" Ucap Raina sembari menghembuskan nafasnya dengan kasar.
Ucapan Raina langsung membuat semua menutup mulut mereka dengan kedua tangan, karena tak percaya dengan apa yang terjadi.
Amira yang jelek benar-benar berubah menjadi Amira yang cantik!!!
__ADS_1
Seperti ulat yang berubah menjadi kupu-kupu!!!!
Melihat sikap semua orang, Raina merasa kesal. Jadi dia melambaikan tangannya ke arah teman-temannya, "Sudahlah,, aku tidak mau membicarakan perempuan itu lagi.
"Oh ya, perkenalkan ini adalah kekasihku, namanya Fanko, dari keluarga Sadan." Ucap Raina dengan bangga langsung membuat semua orang mengangguk-angguk dan berbasa-basi kecil dengan Raina dan kekasihnya.
Raina senang dengan semua orang yang berusaha mendekatinya karena dia berhasil mendapatkan kekasih yang masih berhubungan dengan keluarga Rakin.
Sementara orang-orang yang sudah mendapat penjelasan dari Raina, ketika mereka melihat Amira, wajah mereka langsung terlihat menyindir dan menghina.
"Ternyata demi memperbaiki tubuh dan wajahnya yang jelek, dia menggunakan seluruh harta keluarganya. Betapa malangnya keluarga Rakin memiliki menantu seperti dia."
"Ah,,, benar sekali, suaminya bahkan harus tinggal di rumah yang jelek karena memiliki seorang istri yang egois!!!"
"Aku tahu, sampah tetap akan menjadi sampah bagaimanapun bentuknya, dia akan tetap berada di tempat sampah, jadi orang-orang yang dekat dengannya pasti juga akan terkena baunya busuknya!!!"
Amira bisa mendengarkan ucapan orang-orang itu, tapi dia sama sekali tidak memperdulikannya.
Tetapi sepertinya keadaan benar-benar tidak mengizinkannya untuk tetap tenang, karena perempuan itu baru saja mengambil gelas berisi air putih yang diletakkan di atas meja ketika Raina dan kekasihnya tiba-tiba menghampiri mereka.
"Adik sepupu," ucap Fanko menyapa Yura.
Yura tersenyum, "Ah,,, hai, kau datang bersama dia?" Tanya perempuan itu sembari melirik Raina.
Raina yang dilihat oleh Yura langsung berkata, "halo, sepupu ipar."
"Halo," jawab Yura dengan acuh.
__ADS_1
"Di sini masih ada dua kursi yang kosong, Bagaimana kalau kita duduk di sini bersama sepupuku?" Tanya Fanko pada kekasihnya.
Tentu saja Raina tidak ingin dekat-dekat dengan Amira, tetapi melihat Yura bahkan duduk bersamanya, maka dia terpaksa mengganggukan kepalanya lalu kedua orang itu duduk bersama dengan Yura dan Amira.
Baru saja Raina dan kekasihnya duduk, Amira langsung merasakan kaki di bawah meja sudah menendangnya dengan keras hingga Dia merasakan sakit yang luar biasa pada tulang keringnya.
Perempuan itu menahan rasa sakit di kakinya sembari menggenggam erat gelas di tangannya.
Maka dia langsung menatap tajam pada perempuan di depannya, "sepupu ipar, Apa kau pernah dengar pepatah tentang anak anjing?" Tanya Amira.
"Eh?" Ucap Raina tak mengerti dengan perempuan di depannya, bahkan Yura maupun Fanko juga langsung menatap Amira dengan bingung.
"Jadi kau tidak tahu? Pantas saja kau mirip dengannya!!!" Ucap Amira sembari tersenyum menghina langsung membuat Raina mengepal erat tangannya.
"Apa maksudmu?!!!" Tanya Raina dengan nada suara yang marah sembari kaki perempuan itu juga kembali menendang kaki Amira.
Tetapi karena Amira sudah menduga hal tersebut akan terjadi, maka dia sudah lebih dulu memindahkan kakinya.
Hal itu membuat kaki Yura yang berada di belakang kaki Amira malah menjadi kaki yang terkena tendangan Raina.
"Ahh!!!" Yura langsung menjerit ketika dia merasakan rasa sakit yang luar biasa pada kakinya.
"Ada apa?" Tanya Amira menatap ke arah Yura diikuti oleh semua orang di meja itu dengan Raina yang langsung melototkan matanya.
'Kenapa malah Yura yang menjerit kesakitan? Apakah,,,,,?' Raina langsung menutup mulutnya dengan tangan karena tak menyangka bahwa tendangan dari kakinya yang ditujukan untuk Amira malah mengenai kaki Yura.
@interaksi
__ADS_1
Aduh,, otor sangat minta maaf, karena otor benar2 sibuk lho.... jadi mohon pengertiannya ya....