Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
92.


__ADS_3

Pada siang hari, Amira menghabiskan waktunya berjalan-jalan di pusat perbelanjaan untuk mencari pakaian yang akan ia dan suaminya kenakan di acara ulang tahun Raina.


'Hm,, sepertinya pakaian itu cocok untuk suamiku,,' pikir Amira yang berdiri di depan sebuah toko melihat ke arah manekin yang memajang setelan pria.


Perempuan itu baru akan masuk ke dalam toko ketika dia tiba-tiba disenggol oleh seorang perempuan yang datang bersama kekasihnya.


"Ahww!!!" Gerutu Amira langsung menatap perempuan dan laki-laki yang kini berhenti dan menatapnya dengan sinis.


'Oh, bukankah ini pria pemilik kasino yang kemarin ku tipu habis-habisan hingga seluruh uangnya menjadi milikku?' Amira langsung mengenali pria di depannya, lalu perempuan itu menatap perempuan yang tampak sombong menatapnya.


Perempuan dengan matanya sombong itu berdecak kesal, "heh!! Lain kali kalau berjalan kau harus hati-hati!!! Bagaimana kalau tubuhku jadilah lecet karena menabrak mu, kamu mau tanggung jawab?!!" Band tak perempuan itu langsung hebat Amira tersenyum menyengir.


Sepertinya perempuan penghibur di depannya ini tidak tahu cara menghargai seniornya!!!


Tetapi Amira belum sempat berbicara saat perempuan di depan Amira langsung menjadi marah dan kembali membentak, "sialan kau!! Berani tersenyum mengejek seperti itu padaku?!!"


Mendengar itu, Amira semakin tersenyum mengejek dan berkata, "heh!! Sebagai sesama perempuan yang merayu para pria demi menghasilkan uang, bukankah kau harus lebih hormat pada senior mu?!!" Tanya Amira membuat perempuan di depannya terkejut.

__ADS_1


Dia mengamati Amirq dengan seksama dan bisa memperkirakan bahwa umur Amirq jelas lebih mudah darinya.


Perempuan itu menggertak, "sialan kau!! Senior dari mana?!! Jangan banyak omong cepat minta maaf sebelum aku menyuruh kekasihku melenyapkanmu dari dunia ini!!!" Bentak perempuan di depan Amira.


"Heh,, melenyapkan aku??" Amira tertawa sinis mengamati dua orang di depannya dan beberapa detik kemudian dia berkata, "sebelum kau melenyapkan aku dari dunia ini, sepertinya kamu harus segera ke rumah sakit lebih dulu.


"Aku dengan jelas menduga bahwa sebentar lagi gejala HIV-mu akan kambuh. Jangan sampai penyakit mu kambuh di depan pria yang sudah memberimu banyak uang!!!" Ucap Amira mengejutkan dua orang depannya.


Sang perempuan dengan wajah yang pucat karena terkejut Amira bisa mengetahui penyakitnya, langsung menatap bos kasino sambil menelan air liur nya.


"Sialan kau!! Atas dasar apa kau berbicara seperti itu padaku!!! Mau cari mati?!!" Teriak perempuan itu mengangkat tangannya, ia hendak menampar Amira, tapi Amira langsung bergerak mundur hingga tangan perempuan itu hanya menyentuh udara.


Amira menghela nafas, "hah,, biar ku tebak, jelas kau sudah menderita penyakitmu itu selama 7 tahun lebih, tapi kau menyembunyikannya dari semua orang karena takut seluruh pria yang bersamamu akan meninggalkanmu, iya kan?!!


"Sayang sekali sebulan ini adalah bulan terakhir kau bisa menipu semua pria itu. Sebab penyakitmu akan memburuk pada bulan ini, dan kemungkinan besar kau tidak akan bisa meninggalkan ranjang rumah sakit!! Kalau saran dariku, sebaiknya kau segera--"


"Diam!!!!!" Teriak perempuan di depan Amira dengan nafas tersengal menatap Amira lalu dia kemudian berbalik menatap Bos kasino.

__ADS_1


"Sayang, jangan dengarkan omong kosong perempuan gila ini!! Sebaiknya kita pergi dari sini. Orang sirik sepertinya tidak perlu dihiraukan!!!" Ucap perempuan itu menarik Bos Kasino menjauh dari Amira ketika bos kasino malah menariknya dan menahannya agar tidak melangkah lebih jauh.


"Kenapa kau ketakutan seperti itu? Apakah yang dikatakan perempuan ini adalah kebenaran?!!" Tanya Bos Kasino dengan mata meniti perempuan yang di depannya.


Perempuan penggoda langsung berkeringat mendengar pertanyaan pria itu, tapi dia langsung berkata, "A,, apa yang kau pikirkan!! Mana ada aku--"


"Kalau begitu, kenapa kau tampak begitu takut?!! Bicaramu sampai tergagap begitu!!" Bentak sang bos kasino.


Bentakan bos kasino langsung membuat sang perempuan mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya sambil menatap marah ke arah Amira.


Tetapi Amira yang di tatap, dia dengan santai berdiri 'hm,, sepertinya akan bagus kalau aku kembali menawarkan sesuatu pada bos kasino ini, agar dia memberiku lebih banyak uangnya. Dia juga akan merasa beruntung jika aku bisa memanfaatkannya!!!' Pikir Amira dalam hati seperti perempuan yang sedang melihat tambang emas.


@interaksi



kalo barang kenapa gak mau yang bekas? bekas pacar jadi rebutan banyak orang??🐌

__ADS_1


__ADS_2