Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
213. Buat pelindung


__ADS_3

"Sekarang saatnya," ucap Amira segera menyentuh suaminya dan mengirim pria yang pingsan itu ke dunia ajaib.


Setelah itu, dia mengeluarkan pistol dari dunia ajaib dan menggunakan kemampuannya ia menembak ke alas saklar lampu.


Dor!!


Srssrrr!!!!!


Saklar lampu itu langsung rusak lalu dalam sekejap mata, gudang itu menjadi yang sangat gelap dan Amira langsung berpindah ke sebuah tumpukan logam yang ada di sampingnya.


"Sialan!!!!" Semua orang menjadi panik mereka mengambil senjata mereka.


Tetapi salah seorang diantara mereka begitu terkejut saat dia tidak mendapati senjatanya.


"Senjataku hilang!" Kata pria itu mengejutkan semua orang.


"Apa?!! Sial!! Kau bodoh!!!!" Teriak salah seorang langsung menendang pria itu karena tidak percaya bahwa salah satu anggota mereka dapat dikibuli hingga senjatanya dicolong oleh dua orang yang berasal dari keluarga Barata.


"Ahkk!!!" Pria itu merinti kesakitan, tetapi dia tidak mengatakan apapun dan hanya kembali berdiri lalu mengambil senter yang ada di dekatnya.


Pria itu menggunakan senter untuk menerangi gudang itu.


Mereka semua terkejut saat melihat kursi yang ditempati Fernando dan Amira diikat kini telah kosong dan tali tali yang ada di sana juga telah menghilang.

__ADS_1


"Mereka kabur!!!"


"Cepat cari!!!" Teriak salah seorang langsung membuat orang-orang itu mulai berpisah untuk mencari.


Amira yang berada di belakang tumpukan logam mengatur nafasnya dengan tenang lalu dia berbisik pelan, "Apakah dunia ajaibmu tidak terbuka untuk sesuatu yang bisa menolongku dari kejaran orang-orang ini?" Tanya perempuan itu pada Mei Mei yang sedang tercengang di dunia ajaib.


Bagaimana tidak tercengang, Amira baju saja memasukkan seorang pria ke dunia ajaib!!!


"Nona!!! Bagaimana bisa kau membawa seorang pria kemari?!!!" Teriak Mei Mei dari dunia ajaib Karena rasa marahnya padahal Amira.


"Jangan bertengkar denganku sekarang, cepat katakan Apakah ada sesuatu untuk membantuku?!!!" Teriak perempuan itu kini berada dalam keringat dinginnya karena, dia tak menyangka bahwa suatu saat dia benar-benar akan menghadapi pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya.


"Keluarkan dulu dia dari dunia ajaib baru aku akan memberitahu Nona!!!" Teriak Mei Mei yang tak pernah membiarkan seorangpun masuk ke dunia ajaib selain tuannya.


Brrrrrrrrrrruuuuummmmmmmm......!!!!!!


Brrrrrrrrrrruuuuummmmmmmm......!!!!!!


Brrrrrrrrrrruuuuummmmmmmm......!!!!!!


Tiba-tiba dari luar di gudang terdengar banyak mobil yang telah tiba, jadi para penjahat yang sedang berjalan selangkah demi selangkah untuk mencari Amira langsung berhenti di tempat mereka dan melihat satu sama lain.


"Seharusnya ini belum waktunya Tuan kemari," ucap salah seorang pria yang melihat arlojinya.

__ADS_1


"Semuanya harus hati-hati," kata salah seorang pria berjalan ke arah pintu untuk memeriksa mobil yang datang.


Sementara Amira, perempuan itu sangat terkejut saat melihat salah seorang pria semakin mendekat ke arahnya.


'Selama ini aku belum pernah membunuh orang, tapi sekarang, aku tidak peduli!!!' ucap perempuan itu dalam hati kini dengan cepat membidik orang itu untuk menembak.


Tetapi dia belum menarik pelatuknya ketika sebuah tabrakan tiba-tiba saja terjadi.


Bruk!!!!


Bang!!!


Pria yang hendak melihat Amira langsung berlari ke arah luar dan melihat sebuah mobil telah menabrak pintu gudang hingga pintu gudang yang sudah agak tua itu menjadi hancur.


Dor dor dor.....!!!


Dor dor dor.....!!!


Dor dor dor.....!!!


Amira terdiam memegang erat pistolnya mendengar suara tembakan yang diluncurkan ke arah mobil yang menabrak masuk.


"Buat pelindung!!!" Teriak salah seorang pria sembari terus menerus menembak ke arah mobil yang terus digerakkan semakin masuk ke dalam gudang.

__ADS_1


__ADS_2