Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
177


__ADS_3

"Istriku,," kata Fernando langsung menarik pinggang Amira ke dekatnya dan menarik kepala perempuan itu mendekat ke arahnya lalu mendaratkan ciuman penuh cinta di bibir istrinya.


Menikmati sentuhan dari suaminya, Amira tersenyum membalas perlakuan pria itu sambil berpikir dalam hati, 'suamiku sangat menggemaskan ketika dia sedang mabuk, tapi bersamaan dengan itu, dia juga menjadi lebih berani!' pikir perempuan itu merasa sangat senang akan suaminya.


Keduanya berciuman cukup lama di tempat itu, sampai Fernando kehabisan nafas membuat Amira merasa begitu gemas akan suaminya, jadi dia turun dari pangkuan suaminya dan menarik pria itu menuju kamar mereka.


Sembari berjalan mengikuti tarikan istrinya, Fernando merasakan darahnya berdesir dan perasaan ingin menelan Amira secara bulat-bulat menguasai dirinya.


Apalagi ketika perempuan di depannya sengaja menurunkan tali gaunnya, pria itu langsung menelan air liurnya sambil berkata, "apakah ini wajar? Aku ingin menelanmu bulat-bulat!"


Ucapan suaminya sangat membuat Amira merasa begitu senang dengan pria itu, terlihat begitu bersemangat mendekatinya, tetapi Amira mempercepat langkah kakinya hingga mereka tiba di kamar.


"Kemarilah," ucap Amira menarik suaminya.


Semerbak aroma dari lilin khusus yang dibakar di kamar langsung membuat Fernando merasa dirinya semakin gila menatap istrinya yang kini menariknya ke kasur.


Buk!!!


Tubuh Amira terhebat di atas ranjang dan dengan cepat Fernando yang masih setengah sadar naik ke atas tempat tidur dan menindih perempuan itu.

__ADS_1


Cup!!


Sebuah ciuman mendarat di bibir Amira, lalu Fernando kembali mengangkat wajahnya dan berkata, "bolehlah aku me--"


Fernando tak sempat menyelesaikan kata-katanya, karena Amira lebih dulu melingkarkan kakinya di pinggang Fernando, dan tangan perempuan itu melingkar di leher Fernando.


"Ugh!!!" Fernando tersentak kaget ketika tubuhnya yang semula menjaga jarak dari tubuh istrinya langsung tertarik ke bawah karena ulah Amira yang menariknya.


"Aku milikmu bukankah kau tahu harus melakukan apa?" Tanya Amira sambil mencium bibir Fernando.


Maka begitu, Fernando memejamkan matanya dan mencium perempuan itu dengan agak kasar.


Sementara tangan Fernando, Amira melepaskan satu tangannya yang melingkar di leher suaminya dan meraba mengikuti tangan Fernando, ia langsung mengetahui bahwa tangan pria itu terkepal kuat.


Yang artinya, bahwa pria itu sedang menahan seluruh tubuhnya agar tidak menyentuh Amira sebelum diizinkan oleh Amira.


'Dasar laki-laki konyol, dalam kondisi seperti ini dia masih punya kesadaran juga,' pikir Amira dalam hati yang merasa bahwa suaminya belum mengerti akan kodenya, jadi dia dengan cepat menggenggam tangan suaminya lalu perlahan kepalan pria itu menjadi melemah.


Maka Amira membawa tangan pria itu dan membawanya masuk ke dalam gaunnya.

__ADS_1


"Sentuh aku suamiku!" Perintah Amira membuat Fernando menghentikan ciuman mereka dan menatap perempuan di bawahnya.


Tangannya masih terdiam menikmati kulit halus istrinya yang baru pertama kali ia sentuh.


Melihat suaminya yang lilung, langsung membuat Amira menghela nafas, lalu dia menarik kakinya yang melingkar di pinggang suaminya dan mendorong pria itu ke samping.


Buk!


Amira merasa kesal, jadi dia berada di atas suaminya dan memimpin permainan.


"Aku akan mengajarkanmu caranya, setelah itu, kau harus mempraktekkannya!!" Ucap Amira dengan tegas bersamaan dengan jari-jari lentingnya yang lincah membuka kancing kemeja Fernando.


Tangan perempuan itu dengan cepat menyelinap ke dalam pakaian Fernando dan menyentuh kulit suaminya yang tak pernah diperlihatkan pada perempuan manapun selain istrinya.


"Uh,,,, hmmm!!!"


Cup cup cup....


"Ahh,,," suara Fernando beradu dengan suara kecupan-kecupan yang didaratkan oleh Amira di tubuh pria itu.

__ADS_1


__ADS_2