Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
159. Ponsel baru milik Bayu


__ADS_3

Begitu pintu kamar ditutup dan Aulia kembali ke meja rias, Bayu memikirkan ucapan sang pelayan, lalu pria itu mengambil tas besar yang ia bawa dari kediaman Fernando dan Amira.


Dia kemudian meletakkannya di meja yang ada di dalam kamar lalu membongkarnya.


"Na na na na..." Aulia terus bersenandung senang memikirkan apa yang dikatakan oleh pelayan.


Setelah beberapa saat perempuan itu berbalik menatap suaminya untuk mengatakan sesuatu ketika matanya langsung membulat sempurna melihat sebuah ponsel yang dipegang oleh Bayu.


"Itu!!" Aulia langsung meletakkan skin care yang ada di tangannya lalu perempuan itu berdiri menyambar ponsel dari tangan Bayu.


"Ponsel baru?!! Dan ini?!!" Perempuan itu menatap ponsel baru di tangannya lalu menyambar kunci mobil yang ada di atas meja.


"Jangan sembarang menyentuh barangku!!" Tegas Bayu merebut kembali ponsel dan kunci mobil dari tangan Aulia membuat Aulia tercengang di tempatnya.


"Itu barang-barang milikmu?" Tanya Aulia tak percaya bahwa suaminya baru saja memiliki sebuah mobil baru dan sebuah ponsel baru!!!


"Tentu saja!! Putraku dan menantuku memberikannya padaku," ucap Bayu sambil tersenyum menyimpan kunci mobilnya lalu pria itu berjalan ke kasur untuk memainkan ponselnya, sebab Dia hendak menelepon Fernando untuk mengatakan kabar yang baru saja ia dengar.


Tetapi Aulia yang melihat hal itu, dia kembali menghampiri suaminya dan merebut ponsel dari tangan bayu.


Perempuan itu memperhatikan ponsel di tangannya dan dia yakin betul bahwa ponsel itu adalah ponsel baru dengan kualifikasi yang tinggi. Jadi harganya pasti tidak main-main.

__ADS_1


"Bagaimana bisa mereka memberimu ponsel seperti ini? Bahkan memberimu sebuah mobil? Bukankah mereka baru saja membeli rumah? Dari mana uang untuk semua ini????" tanya Aulia kini melototi suaminya, sebab dia benar-benar tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.


Bayu menghela nafas, "mobil yang diberikan padaku itu ialah mobil Fernando yang kemarin ia pakai. Sementara ponsel itu adalah ponsel Aulia dapatkan secara tidak sengaja dari sebuah undian di pasar!! Dia memberikannya padaku untuk mengganti ponsel jadulku!!" Tegas Bayu kini berbohong pada istrinya agar perempuan itu tidak curiga.


"A,, apa???" Aulia memperhatikan ponsel di tangannya dengan rasa tercengangnya.


Suaminya yang tidak berguna diberikan sebuah ponsel yang begitu canggih, tetapi dirinya,,,, ponsel miliknya masih ponsel jadul yang tak mampu ia ganti karena terlalu takut untuk mengeluarkan uang.


Jadi perempuan itu dengan cepat berbalik meninggalkan suaminya lalu dia mengambil ponselnya dan menukar segala kartu yang ada dalam ponsel itu.


Setelah menukar kartunya, perempuan itu kemudian melemparkan ponsel miliknya pada suaminya.


"Hah,,, bagus sekali, ada untungnya juga kau pergi ke rumah itu!! Kita jadi punya mobil dan sebuah ponsel baru untukku!!!" Kata Aulia penuh bahagia ditatap oleh Bayu yang merasa kesal pada istrinya.


Dan meski begitu, Bayu tidak mau berdebat dengan istrinya, jadi pria itu menyalahkan ponsel di tangannya yang masih lebih baik dari ponsel lamanya.


Setelah menyalakan ponsel itu dia langsung menelepon putranya.


Karena saat itu Fernando sedang sibuk mengurusi berkas-berkas mengenai proyek kerjasama dengan keluarga Rakin, maka Amira lah yang mengangkat panggilan dari ayah mertuanya.


"Halo ayah," jawab Amira dari seberang telepon.

__ADS_1


"Apakah kau sedang bersama dengan suamimu?" Tanya Bayu.


"Tidak, dia sedang sibuk mengerjakan proyek dari grup Rakin. Jadi aku yang memegang ponselnya." Jawab Amira.


"Begitu ya,, ayah hanya ingin menghubungimu dan mengatakan kalau acara penyambutan suamimu menjadi direktur akan ditunda sampai 3 minggu lagi.


"Katanya keluarga racun tidak punya dana dan acara penyambutan untuk direktur harus dilakukan dengan menggelar perayaan yang besar, jadi nenek kalian merencanakan untuk melaksanakannya di tempat yang mewah." Ucap Bayu.


"Ahh,, begituya, kalau begitu terima kasih atas informasinya ayah. Aku akan memberitahukannya pada suamiku." Kata Amira.


"Baiklah, kalau begitu ayah akan menutup teleponnya," ucap Bayu lalu mengakhiri panggilan itu.


Begitu panggilannya ditutup, Aulia langsung menatap suaminya, "hah,,, kenapa kau malah membicarakan hal itu dengan Amira? Dia tidak akan mengerti apapun, seharusnya tadi kau menyuruh dia memberikan ponsel itu pada putra kita!!" Tegas Aulia yang merasa kesal pada suaminya.


Jelas Amira adalah perempuan yang tidak tahu apa-apa, malah mempercayai perempuan itu untuk menyampaikan pesan pada Fernando.


Bisa jadi pesan yang disampaikan oleh Amira pada putranya malah disampaikan dengan salah.


Tetapi Bayu tidak menghiraukan ucapan istrinya dan pria itu hanya dengan kesal meletakkan ponsel nya di nakas, lalu pria itu membungkus diri untuk tidur.


.....

__ADS_1


__ADS_2