Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
203. Kebenaran telah terungkap


__ADS_3

"Padahal, di antara semua orang yang berada di sisimu, ada banyak yang lainnya yang bisa memberikan racun itu pada Amira, tapi kau malah memilihku untuk memberikan racun itu!!


"Jadi sekarang aku begitu mual padamu dan aku akan memperdengarkan rekaman itu!!!" Geram Hana mengambil ponselnya dan menyalakan sebuah rekaman yang telah Ia simpan baik-baik di dalam ponselnya.


Perempuan itu menekan tombol putar....


"Pokoknya ini adalah racun terbaik yang kudapatkan dari kuil. Seorang pendeta memberikan racun ini padaku, jadi tidak akan ada yang mengetahuinya!!


"Racun ini hanya perlu dicampurkan dengan minuman yang akan diminum oleh Amira, lalu memberikannya pada Amira!!!" Terdengar suara Leona dari ponsel Hana.


"Lalu, siapa yang akan memberikan minuman itu pada Amira?" Tanya seorang perempuan.


"Tentu saja manajer kita yang akan memberikannya!!" Ucap Leona.


"A,, apa?" Suara Hana terdengar ketakutan dan terkejut mendengar dirinya ditunjuk oleh Leona untuk memberikan racun itu.


"Hana akan berpura-pura untuk menawari perempuan itu masuk ke dalam kk entertainment. Lalu memberikan minuman itu pada Amira.. setelah itu dendamku akan terbalaskan, dan perempuan itu akan merasakan bagaimana konsekuensinya jika dia berani berhadapan dengan Leona Andarta!!!" Suara Leona yang penuh keyakinan langsung membuat semua orang tercengang.

__ADS_1


Bahkan Leona yang mendengarkan rekaman itu juga merasakan tubuhnya gemetar dan wajahnya menjadi pucat pasi.


Apalagi ketika Norman tiba-tiba saja muncul dari belakang seseorang dan menatapnya dengan dingin.


"Apa itu?!!" Tanya Norman yang begitu terkejut bahwa kekasihnya ternyata merencanakan sesuatu untuk melukai Amira.


Padahal dia sudah ditugaskan oleh kakaknya untuk membuat Amira mau membantu mereka.


Dan tadi, Amira sudah mengatakan akan memikirkannya, tetapi sekarang ketika Amira mengetahui bahwa kekasihnya hendak meracuninya, maka Bagaimana bisa perempuan itu mau membantunya lagi??


"Sa,, sayang!!!" Leona langsung berlari menghampiri Norman dan memeluk lengan pria itu.


"Sialan!!!" Teriak Hana pada Leona, "ini benar-benar rekaman yang asli!! Aku bahkan berani bersumpah atas nama seluruh keluargaku bahwa ini rekaman yang asli!! Aku tidak pernah mengeditnya sedikitpun!!!" Teriak Hana dengan sungguh-sungguh.


Leona langsung melototi Hana, "Jallang!! Beraninya kau memfitnahku seperti itu?? Jelas-jelas kau sendirilah yang berencana meracuni Amira, Tapi sekarang kau membawa namaku?!!


"Apakah pertolonganku padamu selama ini tidak cukup hingga kau menusukku dari belakang seperti ini?!!" Teriak Leona sembari menatap Hana dengan tatapan tajam mematikan.

__ADS_1


Kedua perempuan itu kemudian terus saling menyalakan satu sama lain dengan Amira yang duduk tenang menikmati pertunjukan itu.


Keduanya Baru berhenti ketika salah satu pria tiba-tiba berkata, "biarkan aku membuktikan keaslian dan kepalsuan rekaman itu. Kebetulan Hari ini aku membawa komputerku yang bisa melacaknya."


Maka Leona dan Hana yang sedari tadi terus berteriak-teriak langsung menatap ke arah pria itu.


"Ya!! Coba buktikan!!" Ucap Hana kini bergembira bahwa kebenaran akan terungkap.


Sementara Leona yang panik, perempuan itu secara tidak sengaja berteriak, "Tidak!!!"


Setelah berteriak, Leona langsung menutup mulutnya dan melihat semua orang yang kini menatapnya dengan tatapan penuh arti.


Leona yang tidak mau jika rekaman itu dibuktikan keasliannya sudah menandakan bahwa rekaman itu pasti asli dan Leona berusaha menutupi kesalahannya.


Maka Norman yang mendengar itu juga langsung menghempaskan tangan Leona, "sialan!! Setiap hari kau berkata bahwa kau adalah perempuan yang baik, tapi ternyata kau bersifat licik seperti ini!!!


"Mulai sekarang juga, kita tidak lagi berhubungan!!! Dasar memuakkan!!!" Teriak pria itu pada Leona langsung membuat Leona jatuh tersungkur.

__ADS_1


Perempuan itu tidak menyangka bahwa dia yang hendak mengerjai Amira kini berbalik membuat dirinya dicampakkan oleh semua orang.


Hana yang melihat itu tersenyum miring lalu berkata, "sekarang semuanya sudah jelas bukan, bukan aku yang berniat meracuni Amira, tetapi perempuan inilah yang memaksaku meracuninya hanya karena ingin balas dendam pada Amira!!!"


__ADS_2