
Pelayan yang ditampar oleh Amira akhirnya tiba di kediaman Barata dengan pipi yang bengkak.
Pelayan perempuan itu langsung berlari cepat ke kamar nyonya besar.
Keluarga pertama dan kedua yang duduk di ruang keluarga sembari menonton TV langsung melihat ke arah pelayan yang berdiri mengetuk pintu kamar nyonya besar.
Tok tok tok...
"Nyonya ini saya, Pelayan Mira," kata pelayan itu sembari berdiri di depan pintu kamar nyonya besar Barata memegangi pipinya yang terasa begitu sakit.
Melihat itu, Sarah yang adalah menantu kedua Barata kemudian mendekati perempuan itu dan berkata, "Ada apa dengan wajahmu?"
Pelayan yang dibicarai oleh Sarah langsung menangis lalu perempuan itu berlutut di depan Sarah, "Saya diutus oleh nyonya besar untuk pergi ke kediaman keluarga ketiga, meminta Amira dan Fernando datang mengharap nyonya besar.
"Tetapi ketika saya tiba di sana, mereka malah mengabaikan perintah dari nyonya besar dan menampar saya sampai wajah saya menjadi bengkak dan berdarah seperti ini.
"Sekarang Saya hendak menemui nyonya besar untuk melaporkan hal itu pada nyonya besar." Kata pelayan itu sembari menahan isakannya meski air matanya terus menerus keluar membasahi pipinya.
__ADS_1
"Apa?!! Berani-beraninya keluarga ketiga menamparmu?!!" Sarah begitu terkejut sebab dia tidak menyangka bahwa keluarga ketiga yang tidak ada apa-apanya, sekarang malah berani menampar seorang pelayan dari keluarga Barata.
Mendengar nama keluarga ketiga disebut-sebut, maka Bayu dan Aulia langsung keluar dari kamar mereka dan melihat pelayan yang tampak berantakan berlutut di depan Sarah.
"Ada apa ini?" Tanya Aulia sembari melihat pelayan itu.
Mendengar pertanyaan Aulia, Sarah secara langsung mengangkat wajahnya lalu dengan kesal berkata, "kalian keluarga ketiga benar-benar tidak tahu di untung!! Sudah diberi kesempatan oleh ibu untuk datang kemari dan tinggal di kediaman utama ini, tapi bukannya bala berterima kasih malah bersikap angkuh dengan menolaknya.
"Bahkan sampai melukai pelayan yang selalu berada di sisi ibu!! Apakah kalian sudah mengelunjak setelah Putra kalian mendapat proyek dari keluarga Rakin?!! Apakah kalian pikir proyek itu bisa memiliki keluarga Barata?" Kesal Sarah langsung membuat Aulia dan Bayu terdiam tak percaya bahwa putranya ataupun menantunya berani menampar pelayan yang selalu berada di sisi nyonya besar.
"Astaga,, bagaimana ini??" Aulia sangat panik karena dia takut belum satu malam mereka menginap di kediaman utama keluarga Barata, lalu mereka kembali diusir oleh nyonya besar karena anak mereka telah melukai pelayannya.
Tepat saat itu, pintu kamar nyonya besar terbuka memperlihatkan perempuan yang baru saja selesai mandi.
Rena menggunakan pakaian rumah dengan kepala perempuan itu dililit oleh handuk.
"Ada apa ini?!" Tanya Rena yang merasa kesal karena orang ribut-ribut di depan kamarnya.
__ADS_1
Namun ketika perempuan itu melihat pelayannya yang berwajah bengkak dan sedang menangis, maka Rena kembali berkata, "Siapa yang sudah memukulmu sampai seperti itu?"
Sang pelayan yang ditanya Rena langsung menghadap Rena dan berkata, "saya melakukan perintah nyonya besar untuk pergi memanggil Amira dan Fernando, tetapi mereka menolak datang kemari dan bahkan memukuli saya. Katanya saya datang mengganggu mereka dan tidak layak untuk bertemu dengan mereka!!"
Ucapan pelayan langsung membuat Rena mengerutkan keningnya, lalu perempuan itu mendengus, "kau yakin mereka berkata seperti itu?" Tanya nyonya besar yang tak percaya bahwa Amira dan Fernando menolak untuk menemuinya.
Pelayan yang bernama Mira langsung menganggukkan kepalanya, "Benar Nyonya, Saya tidak berani berbohong! Mereka bilang malam ini ada keperluan yang lebih penting daripada bertemu dengan Nyonya, jadi dia mengusir saya dari rumah mereka.
"Dan ketika saya hendak memberitahukan bahwa Nyonya akan berbicara hal yang penting, menantu keluarga ketiga malah menampar saya dengan sangat keras.
"Lalu mereka menutup pintu dengan keras dan tidak mengizinkan saya untuk kembali berbicara dengan mereka." Kata pelayan itu membuat semua orang sangat terkejut.
Keluarga ketiga Sudah benar-benar berani!!!!
"Hah,, tunggulah di sini, aku akan menghampiri mereka secara pribadi!!" Kata nyonya besar langsung menutup pintu kamarnya lalu perempuan itu bersiap untuk pergi ke kediaman Amira dan Fernando.
@interaksi
__ADS_1
Hehe... banyaknya nanti langsung praktek, kalo di sini dikit ajah biar penasaran buat yang masih jomlo🤭🤭