Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
133. Gerald perlu di beri pelajaran


__ADS_3

Amira menghempaskan tangannya agar terlepas dari cengkraman Gerald.


Tetapi Gerald malah mempererat cengkramannya pada tangan Amira membuat Amira menjadi sangat marah.


"Kau lepaskan sendiri tanganmu atau Aku yang akan melepaskannya dengan caraku sendiri?!!" Tegas Amira sembari menatap pria di depannya yang sudah terlalu tidak sopan kepadanya.


Melihat Amira yang sudah marah langsung membuat Gerald melepaskan cengkramannya lalu pria itu berkata, "maaf karena bersikap kasar padamu, Aku hanya tidak menyukai seorang perempuan cantik malah melewati pria yang sempurna sepertiku dan berjalan ke arah pria miskin yang berasal dari keluarga sampah."


"Apa katamu? Beraninya kau menghina suamiku?!!" Kesal Amira kini menatap pria di depannya dengan penuh kemarahan.


"Ahh, jangan marah seperti itu, Aku tahu kalau kau tidak mungkin mencari pria pemilik mobil ini, 'kan?" Tanya Gerald sembari meniti perempuan di depannya, dan dia benar-benar terpesona dengan perempuan itu.


Amira menatap Gerald dengan kesal, "iya, ini memang mobil suamiku. Ada apa?" Tanya Amira yang sudah mengetahui gelagat Gerald bahwa pria itu pasti sedang berusaha untuk mengincarnya.

__ADS_1


"Ah,,, suami?" Tanya Gerald yang benar-benar tak percaya bahwa perempuan yang berpenampilan menarik di depannya serta menggunakan mobil mewah, malah mengatakan bahwa Fernando adalah suaminya.


"Iya!" Jawab Amira dengan tegas langsung membuat Gerald tertawa.


"Ha ha ha..." Gerald tertawa keras, "Apa kau sedang coba jual mahal denganku? Aku mengenal pemilik mobil ini, dia adalah pria sampah dari keluarga rendah, mana mungkin perempuan secantikmu bisa menjadi istri seorang pria seperti dia?


"Jangan coba membohongiku hanya karena kau ingin jual mahal denganku, Oh ya perkenalkan namaku Geral," ucap Gerald dengan percaya diri mengulurkan tangannya ke arah Amira.


Tetapi pria itu sangat terkejut ketika Amira mengabaikan tangannya yang terulur di udara dan perempuan itu malah menghampiri Fernando.


"Sayangku," ucap Amira sembari mengetuk-ngetuk pintu mobil Fernando.


Hal itu langsung membuat Fernando mengalihkan perhatiannya dari wajahnya lalu dia melihat keluar jendela mobil. .

__ADS_1


Saat melihat istrinya, Fernando langsung membuka mobil dan keluar dari mobil tersebut.


Pria itu sangat terkejut saat Amira langsung melompat ke arahnya dan memeluknya dengan erat, tak lupa pula perempuan itu mendaratkan sebuah ciuman di pipinya membuat Fernando menatap istrinya dengan bingung.


"Ada apa? Ini adalah tempat umum," ucap Fernando yang tidak mau membuat orang-orang berpikir aneh tentang mereka.


"Tidak apa, lagi pula tidak ada yang akan marah jika aku mencium suamiku di tempat umum seperti ini. Tunggu!!! Ada apa dengan wajahmu? Siapa yang membuatnya memar seperti ini?!!" Tanya Amira saat ia memperhatikan sebelah wajah suaminya yang memar.


"Ini,,," Fernando menahan ucapannya sembari melihat ke arah Gerald, dia tidak mau jika istrinya sampai bersinggungan dengan pria itu.


Tetapi dari cara Fernando yang menjawab sembari melihat ke arah Gerald dengan mimik wajah yang tak bisa menyembunyikan rasa gelisahnya, langsung membuat Amira mengetahui siapa yang menyebabkan wajah suaminya jadi seperti itu.


Jadi Amira menatap Gerald dengan penuh amarah 'jadi orang ini selain sudah bersikap tidak sopan padaku, dan bahkan menghina suamiku,, tadinya dia juga memukul suamiku sampai babak belur? Sepertinya dia memang perlu diberi pelajaran!!' geram Amira dalam hati sembari menatap Gerald dengan nafas yang tertahan agar amarahnya tidak meledak sembarangan.

__ADS_1


__ADS_2