Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
152. Suami tak berguna


__ADS_3

"Sayangku, sebagai seorang direktur gajiku per bulan hanya 60 juta saja." Kata Fernando memperingatkan istrinya setelah dia melihat total belanjaan istrinya sudah mencapai 500 juta.


Bahkan dengan gajinya sendiri, itu masih harus ditabung selama beberapa bulan baru bisa membeli semua belanjaan Amira!!!!


Amira langsung menghela nafas, lalu perempuan itu berbalik menatap suaminya dengan kesal, "Jangan pikirkan tentang uang, pikirkan tentang dirimu yang harus menikmati hidup.


"Ku beritahu padamu, kita ini hidup hanya sekali saja, Jadi kalau punya uang tidak boleh disimpan-simpan, harus digunakan untuk diri sendiri!!!


"Jadi kau jangan banyak protes, biar aku yang memilih semua ini karena aku punya banyak uang yang diberikan oleh keluarga Rakin!!" Tegas Amira sembari memberi tatapan peringatan pada suaminya agar pria itu tidak terlalu banyak protes.


Melihat istrinya yang begitu tegas, Fernando hanya bisa menganggukkan kepalanya lalu membiarkan perempuan itu melakukan apapun sesuka hatinya.


Setelah beberapa saat Fernando teringat akan gaji para pelayan jadi pria itu kembali berkata, "Oh ya, berapa total gaji pelayan yang bekerja di Rumah Kita?"

__ADS_1


Amira langsung menghentikan gerakan tangannya pada layar ponselnya lalu perempuan itu menghitung-hitung selama beberapa detik sebelum berkata, "pelayan yang ada di sini adalah pelayan profesional dengan upah minimal 5 juta perbulan. Kita punya total 20 pelayan bersama dengan tukang kebun. Jadi setidaknya, setiap bulan kita harus mengeluarkan 100 juta."


Ucapan istrinya langsung membuat Fernando tersentak kaget, lalu pria itu dengan cepat duduk menatap istrinya yang masih berbaring menatapnya.


"Astaga!! Bagaimana ini?? Bahkan gajiku sendiri tidak akan cukup untuk membayar gaji pelayan kita!!" Ucap Fernando yang merasa begitu pusing memikirkan dirinya yang sangat tidak berguna untuk keluarga mereka!!


Amira menatap suaminya dengan cemas, "benar juga, Kau sangat tidak berguna untuk keluarga kita. Apa sebaiknya aku menceraikanmu saja ya??" Ucap Amira menggoda suaminya langsung membuat Fernando melototkan matanya.


"A,, apa??" Ucap pria itu dengan suara tergagap serta ekspresi yang begitu terkejut, "ka,, kau mau menceraikanku?" Tanya pria itu dengan perasaan yang campur aduk.


Bagaimanapun, sejak dia berada dalam keadaan yang begitu sulit hanya istrinya saja yang tetap menerimanya apapun keadaannya.


Bahkan perempuan itu rela dihina oleh seluruh orang karena dia menikah dengannya.

__ADS_1


Tidak ada perempuan yang lebih baik dari Amira!!!


Sementara Amira yang melihat suaminya yang begitu terkejut dan gemetar karena dia mengatakan perceraian, perempuan itu langsung tersenyum lalu dia duduk menghadap suaminya.


"Jangan berpikir macam-macam!!" Ucap Amira sembari mengulurkan tangannya melingkar di leher suaminya lalu perempuan itu mendekatkan tubuhnya ke arah suaminya, "Kalau suamiku tidak berguna mencari uang, maka suamiku harus berguna di atas ranjang!!" Tegas Amira langsung mengejutkan Fernando.


"A,, apa katamu??" Tanya pria itu yang merasa bahwa telinganya sedang tersumbat oleh sesuatu sehingga dia salah mendengar ucapan istrinya.


Bagaimana bisa seorang perempuan begitu blak-blakan membahas hubungan seperti itu?


Tetapi Amira kembali tersenyum lalu perempuan itu tertawa sembari menyandarkan dahinya di dada suaminya.


Amira tertawa, "Ha ha ha... Jangan berpikir macam-macam, Aku memang menyukai pria yang lincah di ranjang, tapi meskipun selincah apa pun pria itu jika bukan suamiku, maka aku tidak akan mau menerimanya.

__ADS_1


"Jadi sekarang kita cepat tidur karena besok aku harus memikirkan Bagaimana aku akan membuat malam pertama kita agar berjalan dengan lancar dan memberi kesan yang tak bisa dilupakan." Ucap Amira sembari mendorong pria itu ke belakang lalu menjatuhkan tubuhnya di atas dada suaminya.


"Ah,, Aku akan tidur seperti ini saja," ucap Amira membuat Fernando terbengong menatap langit-langit kamar mereka.


__ADS_2