
"Apakah sudah selesai?" Tanya Fernando.
Amira tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, "sekarang aku butuh jawaban darimu," ucap Amira menatap Fernando dengan serius.
Mendengar ucapan istrinya, maka Fernando mau tidak mau tersenyum lalu dia dengan cepat memeluk perempuan itu sambil menahan agar Amira menatapnya.
Tingkah Fernando itu membuat Amira terkejut karena yang dia tahu bahwa suaminya adalah pria pemalu yang selalu geregetan setiap kali bersama dengannya.
Tapi sekarang, sepertinya sudah terjadi perkembangan yang begitu pesat!!!
"Akulah yang harusnya menanyakan semua hal itu padamu. Coba lihat dirimu dan lihat aku, apa yang kumiliki hingga aku harus melepaskan perempuan sepertimu? Bahkan jika aku mati, aku berharap aku tetap menjadi milikmu selamanya, dan di kehidupan kedua, ketiga dan selanjutnya, Aku tidak ingin dipisahkan dari perempuan sepertimu." Ucap Fernando dengan sungguh-sungguh menatap istrinya sebab Dia benar-benar kagum akan istrinya.
"Apakah kau serius dengan ucapanmu?" Tanya Amira.
Di kehidupan sebelumnya, ada banyak lelaki yang berkata seperti itu padanya tapi pada akhirnya tidak ada di antara mereka yang benar-benar setia padanya.
__ADS_1
Itulah sebabnya pada akhirnya iya menjual seluruh tubuhnya untuk mendapatkan kemewahan!
"Aku berjanji dan Aku bersumpah atas nama langit dan bumi!" Kata Fernando langsung membuat Amira tersenyum lalu pria itu dengan cepat mencium Fernando.
'Tidak masalah, meskipun kau tidak berjanji dan tidak bersumpah, tapi aku akan memastikan bahwa selamanya Kau hanya menjadi milikku!! Aku tidak butuh pria kaya aku tidak butuh pria dengan jabatan yang tinggi aku hanya butuh pria yang setia di sisiku!!!' ucap Amira dalam hati sembari menikmati ciuman penuh cinta mereka.
Cukup lama berciuman, akhirnya Fernando menjauhkan tubuhnya dari Amira sembari pria itu berusaha menghirup banyak oksigen agar paru-parunya yang sedari tadi sesak bisa terasa lega.
Melihat itu Amira langsung tersenyum, "ke depannya aku akan banyak mengajarimu cara berciuman, agar kau tidak menjadi sesak seperti ini," ucap Amira langsung membuat Fernando menatap perempuan di depannya dengan rasa malunya.
Tetapi satupun pertanyaan belum terjawab di benak Fernando ketika Amira kembali tersenyum menarik pria itu ke sebuah ruangan lain di lantai 2.
Di ruangan itu kamar terdapat meja makan yang disediakan untuk makan malam romantis mereka.
Menikmati makanan mahal dan anggur mahal keduanya berbincang-bincang sembari Fernando sesekali menyuapi istrinya dan juga sebaliknya.
__ADS_1
(Otor tidak menceritakannya panjang lebar, supaya tidak dikira pemborosan kata! Intinya, makan malamnya sangat romantis!!!)
Setelah makan malam romantis itu selesai, Amira tersenyum menatap suaminya yang mabuk karena anggur.
'Astaga, Aku tidak percaya bahwa suatu saat aku akan memiliki seorang pria yang tidak kuat minum anggur. Hm,,, Bagaimana bisa suamiku seimut ini?' pikir Amira dalam hati sembari berdiri dari kursinya dan menghampiri suaminya yang menatapnya dengan wajah memerah.
"Sayang,," ucap Amira segera duduk di pangkuan suaminya sambil mengulurkan tangannya menyapu leher dan telinga suaminya.
Cup!
Sebuah ciuman mendarat di bibir Fernando membuat pria yang merasa kepanasan dari dalam langsung terpuaskan dengan sentuhan Amira.
"Istriku,," kata Fernando langsung menarik pinggang Amira ke dekatnya dan menarik kepala perempuan itu mendekat ke arahnya lalu mendaratkan ciuman penuh cinta di bibir istrinya.
Apakah malam pertamanya akan dimulai?
__ADS_1