Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
77. Tempat Amira melakukan perawatan


__ADS_3

"Ini aku, Amira, menantumu!!" Ucap Amira langsung membuat Aulia melepaskan pegangannya pada tangan Amira dan mundur beberapa langkah menjauhi perempuan itu.


'He he... Terkejut kan?!!' cibir Amira dalam hati saat melihat kedua perempuan di depannya tak mampu berkata-kata lagi.


Terlalu terkejut dan ucapan Amira yang memang sulit untuk di percaya!!


"Ini aku, selama dua hari ini aku sibuk melakukan perawatan dengan bantuan suamiku. Untunglah perawatannya berhasil dan akhirnya aku bisa seperti ini. Oya ibu mertua, aku dengar Bibi pertama datang membawakan pakaian? Oh,, ukurannya tidak terlaku besar 'kan?" Tanya Amira membuat dua orang itu semakin tak mapu berkata apa pun.


Jelas-jelas wajah dan tubuh perempuan itu bukanlah Amira, tetapi suara perempuan itu adalah suara Amira!!!!


Mengapa bisa begitu???


Setelah berbicara, Amira terus memperhatikan dua orang di depannya, tapi keduanya masih belum bisa bereaksi, jadi hal itu membuat Amira menjadi bosan.


Perempuan itu segera berbalik, "sudahlah, aku harus pergi ke suatu tempat!!" Ucap Amira sembari melangkah keluar meninggalkan dua orang yang menatapnya dengan rasa tak percaya.


Tetapi, perempuan itu baru saja akan menaiki taksi online ketika dia di hentikan oleh suara yang begitu gaduh di telinga nya.


"Amira tunggu!!"

__ADS_1


"Hei!! Tunggu!!"


Megan dan Aulia serentak berbicara hingga membuat Amira menatap kedua orang yang tengah berlari ke arahnya.


"Ada apa?" Tanya Amira dengan suara kesal memandang dua orang itu.


"Itu,, di mana kau melakukan perawatan nya? Bibi juga mau mencobanya!!" Ucap Megan yang merasa bahwa dirinya mungkin akan kembali cantik seperti kala ia muda kalau dia melakukan perawatan seperti yang dilakukan oleh Amira.


Aulia pun tak mau kalah, perempuan itu langsung mendekati Amira dan bertanya, "kau mau pergi melakukan perawatan lagi? Bagaimana kalau ibu menemanimu?"


Sikap kedua orang yang berubah drastis di hadapannya membuat Amira tertawa dalam hati.


Tetapi dia menghela nafas di depan dua perempuan itu dan berkata, "tidak, aku tidak pergi untuk melakukan perawatan, aku pergi ke rumah temanku."


"Ya,, beritahukan pada kami berdua!!" Ucap Megan kini melupakan harga dirinya dan memilih untuk merendah di depan Amira.


Yang penting dia mendapatkan informasi tempat perawatan Amira!!!


Hal lain nanti saja di pikirkan!!

__ADS_1


Tetapi di luar dugaan kedua orang itu, Amira malah berkata, "uh,,, sayang sekali, tapi tempat itu tidak melayani sembarang orang. Mereka hanya melayani perempuan berusia 20-an. Juga,, mereka tidak sembarang memilih orang, mereka biasanya memilih orang-orang yang terlalu jelek untuk di ubah penampilannya."


"Apa?!!"


"Apa katamu?!!"


Dua perempuan di depan kamera sangat terkejut dengan ucapan Amira.


Itu artinya bahwa umur mereka telah lewat, dan juga jika umur mereka belum lewat, maka setidaknya mereka harus berubah jelek seperti Amira yang dulu lalu bisa pergi ke tempat itu!!


"Sudahlah,, aku buru-buru untuk bertemu temanku. Kita bertemu lagi kapan-kapan." Ucap Amirq langsung membuka pintu taksi lalu perempuan itu meninggalkan dua orang yang tak berdaya di tempatnya.


Begitu taksinya pergi, Megan langsung menatap Aulia, "apa kau yakin itu benar-benar menantumu?" Tanya Megan.


Dia sungguh tidak percaya atas perubahan Amira yang begitu cepat!!!


"Aku juga tidak mengerti, tapi beberapa waktu belakangan ini dia memang banyak berubah. Apa kau ingat dua hari terakhir dia tampak lebih kurus daripada yang sebelum-sebelumnya? Lalu hari ini dia keluar dengan tubuh yang sudah begitu kurus!! Kau juga dengar suaranya, itu sama persis dengan suara menantuku. Juga tahi lalat kecil di lehernya,, kau lihat 'kan?!"


Megan mengangguk, "iya, kalau begitu kita harus membujuknya supaya dia memberitahukan kita di mana tempat perawatan nya!! Meskipun mereka membatasi umur atau apapun itu, tetapi jika aku menggunakan uang suamiku, maka mereka pasti akan menerimaku!!" Ucap Megan penuh tekad.

__ADS_1


Aulia mendengarkan ucapan perempuan di depannya, lalu dalam hatinya dia berpikir, 'Heh!! Jangan harap aku mau memberitahumu! Nanti kalau kau berubah menjadi lebih cantik lagi aku tau kau akan semakin sombong di depanku!!!'


Setelah itu, Aulia mengiyakan permintaan Megan, tapi sama sekali tidak ada niat untuk memberitahu perempuan itu jika dia mengetahui informasi dari Amira.


__ADS_2