Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
119. Di jemput oleh cucu keluarga Rakin


__ADS_3

Rena melihat Amira dan Fernando, 'Amira dan Fernando sepertinya tidak akan bisa ku bujuk, apalagi melihat bagaimana Amira begitu marah terhadap pelayanku.


'Sebaiknya Aku tidak terlalu mendesak mereka, atau nanti mereka malah tidak mau kembali ke kediaman utama,' pikir Rena dalam hati yang bisa melihat bahwa kedua orang di depannya sama sekali tidak merasa bersalah padanya.


Jadi Rena langsung berkata, "baiklah, jika kalian tidak bisa pergi ke kediaman utama hari ini, maka perginya besok saja. Tapi kemana kalian akan pergi?"


Sarah yang berdiri di samping nyonya besar juga menganggukkan kepalanya dan berkata, "ya,, acara apa yang begitu penting hingga membuat kalian tidak mau menemui nenek karena acara itu?"


Semua orang berada dalam pikiran yang sama, sebab Amira sama sekali tidak memiliki teman, bahkan jika perempuan itu akan memiliki teman, maka setidaknya akan berasal dari keluarga yang tidak terpandang dan tidak perlu untuk dilirik.


Tetapi Mahesa yang ada di sana tiba-tiba kepikiran akan ucapan Yura di acara ulang tahun Raina, jadi pria itu berkata, "Apakah kalian pergi ke rumah keluarga Rakin?"


Pertanyaan Mahesa langsung membuat semua orang menatap ke pria itu, lalu kembali melihat Fernando dan Amira yang tampak diam di tempatnya.


"Apa itu benar?" Tanya Rena yang sangat terkejut.


Fernando hendak menjawab, tidak tetapi sebelum dia berkata, sebuah klakson mobil menarik perhatian semua orang.

__ADS_1


Mobil Bentley panjang berwarna hitam berhenti di depan kediaman Amira dan Fernando, lalu seorang perempuan turun dari mobil.


Perempuan itu ialah Yura yang dengan semangat berjalan ke arah rumah dan mengeryit ketika melihat semua keluarga Barata sedang berkumpul.


Amira sangat terkejut melihat kedatangan Yura dan juga merasa bahwa itu bukanlah waktu yang tepat untuk kemunculan perempuan itu.


Tapi tidak ada waktu untuk memikirkannya, semuanya telah terjadi.


"Yura, Kenapa kau datang kemari? Bukankah aku sudah bilang Kalau kami akan menggunakan mobil kami?" Tanya Amira pada perempuan yang bergaun putih.


Yura tersenyum, "kau memang sudah mengatakannya, tetapi Aku tidak sabar untuk bertemu denganmu, makanya aku menyuruh sopir untuk mengantarku menjemput kalian. Apa kalian sudah siap untuk pergi?" Tanya Yura langsung dijawab oleh anggukan Amira.


"Nenek, semuanya, kami permisi," kata Fernando mengikuti Amira dan Yura lalu Ketiga orang itu naik ke atas mobil.


Semua orang yang ditinggalkan terdiam dalam rasa tercengang mereka, sebab tak mampu berkata-kata apapun melihat kedekatan Yura dan Amira.


Bahkan keluarga Rakin sampai mengundang Amira dan Fernando untuk makan malam bersama,,, bahkan di jemput secara pribadi oleh cucu keluarga Rakin....!

__ADS_1


Bukankah itu menandakan bahwa keluarga rakim benar-benar peduli pada Amira dan Fernando?


Setelah mobil Bentley hitam milik keluarga Rakin meninggalkan rumah Amira, barulah semua orang tersadar.


Termasuk Aulia yang melihat kepergian mobil itu juga langsung menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya lalu berkata, "sejak kapan menantu kita memiliki teman yang berasal dari keluarga kaya? Dan dari keluarga mana perempuan tadi?"


Aulia benar-benar tak percaya karena dari penampilan yang ia lihat bahwa perempuan itu menggunakan pakaian-pakaian branded.


Apalagi mobil yang datang itu,,,, mobil yang luar biasa bagus!!!


Bayu yang melihat istrinya yang benar-benar tidak mengenali Yura langsung menggelengkan kepalanya lalu dia berkata, "dia dari keluarga Rakin yang terakhir kali datang ke rumah kita saat kau marah-marah karena menggaruk wajahmu ketika tidur."


Aulia sangat terkejut, "apa?!! Kenapa aku tidak mengingatnya?" Ucap Aulia yang sama sekali tidak mengingat Yura karena saat itu perempuan itu terlalu fokus pada wajahnya yang rusak jadi dia tidak melihat Yura yang datang bertamu.


@interaksi


__ADS_1


bisa kok, coba di bikin bakso trus di kasih saos dan kecap, abis itu tinggal telan bulat-bulat deh,, pasti nyangkut di tenggorokan🤭🤭


__ADS_2