Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
223. Tidak mau bertemu orang dari keluarga Maherson


__ADS_3

"Karena jika uang ini sudah keluar dari rumah ini, maka aku yakin kedepannya tidak akan ada hubungan baik antara kedua keluarga ini." Ucap Amira kembali membuat terkejut semua orang.


"Apa maksudmu?" Tanya Rahmat yang merasa aneh dengan ucapan Amira.


Karena bagaimanapun, saat ini hubungan kedua keluarga sudah tidak baik-baik saja setelah masalah bahan obat yang dipermasalahkan oleh keluarga Zahirka.


Jadi pria itu berpikir bahwa akan ada hubungan yang lebih buruk lagi di antara keluarga mereka dari apa yang sudah terjadi saat ini.


"Hm, ini hanya dugaanku saja, tetapi kalau keluarga Zahirka benar-benar ingin membawa uang ini maka aku tidak akan mencegahnya. Tapi aku tidak akan mengatakannya dua kali dan tidak akan pernah menarik ucapanku tentang apa yang sudah kau katakan barusan.


"4 kali lipat dari uang ini harus diberikan kalau nanti apa yang kukatakan benar-benar terjadi. Karena aku tidak sedang membahas uang, tetapi aku sedang membahas nilai sebuah kepercayaan dan akibat dari sebuah kesombongan." Kata Amira membuat seluruh keluarga Rakin menata perempuan itu dengan rasa tak percaya mereka.

__ADS_1


Kalau satu kesombongan harus dibayar dengan 100 triliun maka,,,,, keluarga Rakin merasa begitu beruntung bisa mengenal Amira dan membuat perempuan itu berada di sisi mereka.


Yura lebih terkejut, 'Astaga, padahal dahulu aku sudah bertingkah tidak baik kepada Amira ketika dia baru pertama kali datang ke keluarga kami. Tapi tidak menyangka perempuan ini benar-benar memiliki sebuah pendirian yang sangat teguh.' ucap Yura dalam hati kini merasa hatinya begitu malu melihat Amira.


Tetapi Ardan, pria paruh baya itu segera tertawa, "ha ha ha..... Kau hanya menilai sebuah kepercayaan dan dan akibat dari sebuah kesombongan senilai 100 triliun? Maka aku akan memberitahukan padamu bahwa aku menilai semua itu menggunakan nyawa. Tidak! Bahkan nyawa tidak akan cukup untuk membeli itu!!!!" Ucap Ardan Zahirka dengan penuh rasa percaya diri.


Tetapi Amira sendiri, dia berkata, "kalau begitu, tidak ada jalan lain untuk memperbaiki hubungan ini. Jadi aku hanya berharap supaya Tuan uban yang anda percaya itu benar-benar bisa menyembuhkan Putra Tuan, atau mungkin sesuatu yang buruk dan akan terjadi."


Begitu mobilnya meninggalkan tempat itu, dia terkejut ketika dia dihalangi oleh sebuah mobil yang terparkir di jalan keluar kediaman keluarga Rakin.


Supir dari mobil itu langsung menghampiri mereka, dan ternyata yang menemuinya adalah cucu pertama keluarga Maherson.

__ADS_1


'Hm,, meski dari dulu kami tidak memiliki hubungan yang baik, tapi sepertinya sekarang kami memiliki satu tujuan. Lagi pula, saat ini hubungan keluargaku dan keluarga Rakin tidak baik, jadi akan baik Kalau aku berhubungan dengan keluarga Maherson saja.' ucap Ardan dalam hati lalu pria itu segera turun dan masuk ke mobil darrent untuk berbincang tentang sesuatu.


Hanya perbincangan sederhana saja tentang keberadaan Amira di dalam rumah itu dan bagaimana keluarga Rakin sangat mempercayai Amira.


Sementara dari CCTV rumah, seorang petugas yang melihat hal tersebut langsung melaporkan masalah itu pada Tuan Rahmat yang masih berbincang bersama Amira.


"Apa katamu?" Tanya sama Amira yang mendengar laporan dari sang petugas.


"Saya sudah menyelidikinya dan itu adalah asisten keluarga Maherson. Mereka sudah parkir di sana dari beberapa waktu yang lalu, dan saat ini Tuan Zahirka sedang menemuinya." Kata petugas itu langsung diangguki oleh Amira.


"Itu,,, Apakah ada jalan rahasia untuk keluar dari tempat ini?" Tanya Amira yang tidak mau lagi menemui keluarga Maherson dia ingin memberi pelajaran pada orang-orang itu!!

__ADS_1


Maka Rahmat langsung menganggukkan kepalanya, "tentu saja ada, tetapi sebelum kembali kau harus makan siang dulu di sini. Menantuku sangat pandai memasak dan dia sudah memasak banyak makan siang untuk kita semua." Ucap Rahmat langsung di iyakan oleh Amira.


__ADS_2