Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
105. senyum penuh niat jahat Raina


__ADS_3

Amira yang berdiri melihat Raina mengambil sendok yang baru, ia begitu terkejut saat perempuan itu mengambil sebuah sendok berwarna kuning yang dilihat Amira memiliki racun.


'Astaga, jadi ini rencananya, mereka ingin meracuni suamiku ketika semua orang sedang terfokus ke arahnya!!' kesal Amira dalam hati.


'Mereka pikir jika suamiku sudah tidak bisa menolak suapan itu maka racun itu akan membuat suamiku dipermalukan? Heh!! Berharap saja kalian!!!' Kesal Amira dalam hati sembari tangannya dengan cepat mengeluarkan sebuah permen dari negeri ajaib yang merupakan permen buatannya.


Permen itu jika dikonsumsi maka bisa menangkal segala jenis racun dalam waktu 30 menit setelah permennya di makan.


"Sayang, makanlah ini," kata Amira membuka bungkus permen di tangannya lalu dengan cepat memasukkannya ke dalam mulut suaminya.


Fernando mengerutkan keningnya sembari merasakan permen yang langsung lumer dan mulutnya dan tertelan bersama air liur nya.


Sementara Raina, perempuan itu selesai memotong kue untuk Fernando, lalu menggunakan sendok emasnya mengambil kue dari sepiring kecilnya.


"Sepupu, terima kasih telah datang mendoakan aku diulang tahun ini semoga keluarga kita semakin rukun satu sama lain," ucap Raina sembari menahan amarah nya pada Fernando dan sudah tidak sabar untuk melihat pria itu bereaksi setelah beberapa menit selesai menelan racun yang telah dioleskan pada sendok.


Fernando hanya mengangguk lalu pria itu menerima selapan dari raina.

__ADS_1


Setelahnya, Fernando berkata, "selamat atas ulang tahunmu, semoga panjang umur dan terus diberkati. Aku dan istriku sudah menyiapkan hari untukmu, kami meletakkannya di pohon kehidupanmu." Ucap Fernando langsung diangguki oleh Raina, meski dalam hati perempuan itu dia sedang menghina keluarga ketiga.


'Heh!! Memangnya hadiah apa yang bisa kalian berikan padaku? Pastilah hadiah murahan yang tidak berharga dan tidak layak untuk kulihat!!!' Ucap Raina dalam hati sembari mengambil sendok dan piring kecil lainnya untuk memberi suapan pada Amira.


Seperti sebelumnya, sendok berwarna emas yang diambil oleh Raina juga memiliki racun, tetapi Amira tidak menghiraukannya, karena sebelumnya dia juga telah memakan permen yang akan menangkal racun.


Sebab itu, dia menerima suapan Raina lalu prosesi suapan untuk seluruh keluarga Barata telah selesai.


Maka dengan cepat, sang pembawa acara berkata, "sekarang saatnya untuk membuka hadiah yang telah diletakkan di pohon kehidupan milik Raina yang berulang tahun pada malam hari ini." Ucap sang pembawa acara langsung membuat Raina bersemangat.


Sementara anggota keluarga Barata yang lain telah turun ke bawah panggung dan lurus di tempat mereka masing-masing.


Amira duduk memperhatikan Raina dan berpikir-pikir dalam hati, 'racun apa yang coba mereka berikan pada kami? Mengapa aku tidak bisa mengenali racunnya setelah aku mencobanya di dalam mulutku?' pikir Amira yang merasa sangat aneh, dia sudah mempelajari buku medis dari dunia ajaib, tapi sungguh di luar dugaan bahwa dia tidak bisa mengenali racun yang diberikan oleh keluarga Barata pada mereka!!!


Sembari Amira berpikir-pikir, Raina telah tiba di pohon kehidupan yang terletak di sebelah kanan panggung, perempuan itu berdiri di sana sembari melihat-lihat hadiah pada tumpukannya.


Sebelum dia memilih hadiah untuk dibuka pada malam itu, seorang pelayan tiba-tiba datang membawa beberapa tumpukan hadiah lagi yang diberikan oleh tamu yang terlambat.

__ADS_1


Dengan demikian, maka tumpukan hadiah itu semakin tinggi di bawah pohon dan semakin mengambil tempat di sisi sebelah kanan panggung.


Hal itu membuat semua orang berbisik-bisik karena tidak menyangka bahwa Raina akan mendapat begitu banyak hadiah.


Bisikan itu terdengar sampai ke telinga Raina hingga membuat Raina semakin senang.


'Tentu saja aku mendapat banyak hadiah karena kotak-kotak ini banyak yang lebih kosongkan hanya untuk membuat nama keluarga Barata menjadi lebih baik di mata orang lain.


'tapi bukan itu yang penting, karena sekarang yang lebih penting adalah mencari hadiah yang diberikan oleh Amira dan Fernando,' ucap Raina dalam hati karena dia sudah mendengar dari pelayanan tentang hadiah yang diberikan oleh Fernando adalah hadiah dengan kotak berwarna hitam yang diberi pita biru bergelombang.


Jadi begitu perempuan itu melihatnya, Raina langsung tersenyum dan penuh niat jahat pada Fernando dan Amira.


@interaksi



Adduh,, jangan gitu.. kan mubazir,, kasian......

__ADS_1


__ADS_2