
Rena langsung mengangkat wajahnya menatap semua orang dan berkata, "pokoknya tidak akan ada yang menggantikan Fernando di posisi direktur. Dan juga, kalau Fernando dan Amira mau tinggal di luar atau di manapun, maka aku tidak akan menghalangi mereka. Di manapun kalian merasa nyaman, maka nenek tidak akan memaksa kalian untuk tinggal di keluarga Barata."
Amira langsung mengeryit mendengar ucapan perempuan itu, karena dia tidak menyangkah bahwa Rena akan semudah itu menyetujui semuanya. .
'Sebenarnya, apa yang direncanakan nyonya tua itu? Bagaimana bisa dia masih berpikir untuk mempertahankan suamiku setelah apa yang dikatakan oleh semua orang?' pikir Amira dalam hati sembari mempererat genggamannya pada tangan suaminya.
Lalu perempuan itu menatap Rena sambil tersenyum, "nenek sungguh baik hati, kalau begitu, kami tidak akan sungkan lagi, dan malam ini kami akan mengambil beberapa barang kami yang penting. Dan juga, barang-barang yang lain yang kami tinggalkan nanti boleh dibagikan saja pada pelayan, jika ada yang mau mengambilnya.
"Dan yang paling terakhir, kami sangat buru-buru karena kami masih harus beres-beres di rumah baru kami, jadi kami akan mengambil barang-barang Kami sekarang." Ucap Amira yang tidak mau berlama-lama di tempat itu, apalagi nanti jika semua orang malah berpikir untuk kembali mengecek rumah mereka.
__ADS_1
Sangat merepotkan untuk menghadapi mereka, apalagi nanti jika Aulia sampai melihat rumah mereka, bisa jadi perempuan itu malah berniat untuk pindah bersama mereka.
Dan Rena yang dibicarai oleh Amira langsung menganggukkan kepalanya, lalu perempuan tua itu berkata, "Baiklah, kalau begitu para pelayan akan membantu kalian."
Ucap Rena langsung mengejutkan keluarga pertama dan kedua, karena mereka tak menyangka bahwa setelah apa yang terjadi Rena masih bisa bersikap baik terhadap keluarga ketiga.
Haikal pun menganggukkan kepalanya dan mendukung Kakak pertamanya dengan berkata, "iya, setidaknya aku tidak masalah jika mereka tinggal di luar, tapi yang bermasalah adalah posisi direktur itu!!! Bagaimana bisa Ibu masih memberikan posisi direktur pada mereka yang telah menghina keluarga kita?!!"
Namun Rena yang mendengarkan ucapan kedua putranya langsung menghembuskan nafas dengan panjang dan menatap kedua orang itu.
__ADS_1
"Tidak ada yang akan merubah keputusan Ibu, pokoknya acara persiapan untuk penyambutan direktur baru akan tetap dilaksanakan. Dan acara penyambutannya akan dilaksanakan minggu ini juga!!!!" Kata Rena lalu perempuan itu segera berdiri meninggalkan semua orang, hal itu menjadi pertanda bahwa keputusannya tidak bisa diubah lagi.
Aulia yang mendengar itu langsung bersorak kegirangan dan berkata, "aku sudah tahu, Ibu pasti tahu melihat mana yang potensi menjadi direktur!!! Dan Putraku adalah yang paling berpotensi di antara seluruh keluarga Barata!!!" Seru perempuan itu merasa sangat senang lalu dia menatap putranya dengan mata yang lembut, "ibu akan membantu kalian untuk berberes-beres, juga akan membantu kalian membawa barang-barangnya ke rumah kalian." Ucap Aulia yang tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan bagus itu.
Setidaknya dia sebagai ibu harus memperlihatkan sikap keibuannya terhadap putranya, agar nanti ketika putranya menjadi direktur, dia tidak membangkang dan malah memilih Amira untuk memegang gajinya!!!
Maka begitu, seluruh keluarga ketiga sudah berdiri untuk segera membereskan barang-barang mereka.
Keluarga pertama dan kedua pun sudah tidak berniat untuk mengurusi bagaimana yang didapatkan oleh Fernando karena mereka sudah terlanjur kesal atas keputusan Rena.
__ADS_1