
4 hari setelah meninggalkan keluarga Rahaya, Amira langsung membaca berita yang mempublikasikan bahwa keluarga Rahaya akan menyumbang setengah kekayaan mereka untuk pengobatan bagi pasien kurang mampu di seluruh rumah sakit negara ZL.
Berita itu membuat gempar seluruh media dan mereka semua memuji akan kedermawanan dan kemurahan hati keluarga Rahaya.
Bahkan pada hari kelima keluarga Rahaya sudah menyumpang sekitar 20 miliar ke badan amal untuk dikelola oleh badan tersebut bagi seluruh pengobatan orang-orang kurang mampu.
Bantuan yang langsung disalurkan ke banyak Rumah sakit membuat semua orang merasa sangat senang dengan kebaikan hati keluarga Rahaya.
Pada hari ketujuh, saham keluarga Rahaya meningkat pesat karena semua orang memberikan pandangan baik pada keluarga itu.
"Dasar,, aku sudah tahu dia akan melakukan hal seperti ini,," ucap Amira mengejek keluarga Rahaya ketika dia membaca berita yang ia dapatkan.
__ADS_1
Setelah itu, perempuan itu melakukan scroll di layar ponselnya dan melihat satu persatu aset keluarga Maherson telah disita dan beritanya tersebar ke seluruh mancanegara, bahkan membawa geng mafia internasional yang menjadi salah satu partner kerja sama keluarga Maherson dalam penyelundupan barang.
"Hm,, entah kenapa aku merasa bahwa Sebenarnya ada sesuatu yang mereka sembunyikan. Tapi apa sebenarnya hubungannya dengan keluarga Maherson?" Ucap Amira yang merasa sangat aneh pada keluarga Maherson.
Tetapi perempuan itu hanya menghela nafas lalu dia melemparkan ponselnya ke ranjang dan berjalan pergi meninggalkan kamarnya.
Ketika dia tiba di lantai bawah, didapatinya Ayah mertuanya baru saja kembali dari kediaman keluarga Barata dan pria itu membawa sebuah kotak besar yang membuat Amira mengerutkan keningnya.
"Bukan apa-apa, ini hanya beberapa barang berharga Ayah yang ayah pindahkan dari rumah itu. Karena takutnya setelah acara pengangkatan direktur, mereka mungkin akan langsung mengusir ayah keluar dari rumah itu tanpa membiarkan Ayah membawa semua barang-barang Ayah." Ucap Bayu langsung membuat Amira mengangguk dan kembali teringat akan acara pengangkatan direktur baru yang akan dilaksanakan dalam dua hari lagi.
'Aku harus menemui keluarga Rakin agar mereka membatalkan kerjasamanya jika keluarga Barata benar-benar berniat melanjutkan rencana mereka untuk melengserkan suamiku dari posisi direktur' ucap Amira dalam hati, lalu perempuan itu hendak kembali ke kamar mengganti pakaian ketika Bayu menghentikannya.
__ADS_1
"Tunggu sebentar," ucap pria itu langsung membuat Amira menghentikan langkahnya lalu dia berbalik menatap ayah mertuanya.
"Ada apa?" Tanya Amira.
"Nenekmu menyuruhku menyampaikan supaya kau bicara dengan suamimu untuk menyuruh suamimu membuat CEO perusahaan keluarga Rakin menghadiri acara penyambutan direktur yang akan dilaksanakan.
"Katanya, kalau Fernando berhasil membawa CEO perusahaan Rakin menghadiri acara pengangkatan direktur baru, maka nenekmu benar-benar berjanji akan membuat Fernando benar-benar diangkat menjadi direktur perusahaan.
"Tapi meski begitu, Ayah merasa bahwa ini hanya akal-akalan nenekmu saja jadi ayah merasa kau tidak perlu mengatakannya pada Fernando, tapi ayah memberitahu ini karena Ayah ingin kau sendiri yang memutuskannya." Ucap Bayu langsung diangguki oleh Amira.
Diam-diam dalam hatinya Amira merasa senang karena akhirnya pikiran Ayah mertuanya semakin terbuka hingga pria itu semakin bisa membaca siasat keluarga Barata yang penuh dengan muslihat.
__ADS_1