Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
280.


__ADS_3

Berita bunuh dirinya Rena langsung tersebar ke publik dan semua keluarga berduka cita atas hal tersebut.


Pemakaman dilaksanakan dengan cepat dan semua keluarga ketiga juga pergi ke sana untuk berbela sungkawa.


Semua keluarga Barata yang melihat itu merasa sangat marah, jadi Rizal dengan cepat menghampiri Bayu dan memukul Bayu dengan keras.


"Sialan!!! Semua ini karena mu! Tak puas waktu kecil kau membunuh ayahku dan sekarang kau yang menyebabkan Ibu jadi meninggal!" Teriak Rizal pada orang yang sudah tersungkur di lantai dengan beberapa orang kemudian membantu Bayu berdiri, sementara beberapa yang lain menenangkan Rizal agar pria itu tidak membuat keributan.


Sementara itu, Amira dan suaminya yang sedang berbincang-bincang dengan salah seorang di tempat itu langsung menemui ayah mereka kalah mendengar suara pukulan dari dalam ruangan penghormatan.


Maka mereka berdua langsung masuk dan Fernando langsung menolong ayahnya, sementara Aulia, perempuan itu langsung datang membawa sekotak obat yang ia dapatkan dari pengelola rumah duka.


"Ya ampun!!! Berani beraninya pria itu memukul saudaranya sendiri di acara seperti ini?!!!" Geram Aulia yang merasa amat kesal Jadi dia langsung menatap Fernando, "Ayo kita pergi dari sini, tidak ada gunanya berada di sini kalau keberadaan kita malah membuat kekacauan yang bisa membuat Ibu jadi tidak tenang."


Fernando dan Amira yang mendengar itu merasa tersambar petir di tempat mereka sebab tak menyangka bahwa akhirnya Aulia dihinggapi oleh roh kebijakan yang membuat perempuan itu bisa berpikir layaknya manusia normal.


Maka dengan begitu, Fernando cepat mengiakan ucapan ibunya karena mereka semua juga sudah selesai memberikan penghormatan.


Mereka hendak pergi dari tempat itu ketika salah seorang notaris menghampiri mereka.


"Saya perlu berbicara dengan Tuan Bayu," ucap notaris itu mengejutkan Bayu karena benar-benar teramai menyangka bahwa notaris keluarga mereka akan menghampirinya.


Tetapi pria yang sedang terluka itu kemudian berkata, "mari berbicara di hari lain saja, karena saat ini saya sedang tidak baik-baik saja."

__ADS_1


Mendengar itu, sang notaris menganggukkan kepalanya lalu dia membiarkan keluarga ketiga meninggalkan tempat itu, sedangkan dia memasuki ruang penghormatan untuk memberi penghormatan pada almarhumah.


Setelah acara pemakaman itu, maka beberapa hari kemudian notaris kemudian mengumpulkan semua orang di sebuah restoran untuk memberitahukan surat wasiat yang telah ditandatangani oleh Rena.


Semua orang berada dalam keadaan di binging karena tentu saja mereka ingin menerima warisan dari Rena, tetapi mengingat bahwa warisan itu lebih banyak hutang, maka semua mereka semua hanya bisa menggertakan gigi mereka dalam kedilemaan.


"Saya akan membacakan wasiat yang ditinggalkan oleh Nyonya Rena Barata," ucap sang notaris mengambil sebuah kertas yang merupakan copy-an surat wasiat lalu dia kemudian membacakannya.


"Seluruh peninggalan Rena Barata diberikan kepada Bayu sebagai Putra ketiganya. Sedangkan untuk Tuan Rizal Barata sebagai Putra pertama akan mendapatkan sebidang tanah yang terletak di desa Xx,, sementara Tuan Haikal Barata mendapatkan tanah yang terletak di desa xxx." Ucap notaris itu mengejutkan semua orang.


Tanah yang didapatkan oleh keluarga pertama hanya sebidang tanah yang berukuran 15 * 20 m sementara keluarga kedua mendapatkan tanah yang berukuran 10 * 30 m.


"Apa?!! Tanah di tempat itu kan sangat murah! Bagaimana bisa kami menghidupi keluarga kami dengan hanya mendapatkan warisan tersebut?!!" Kesel Megan yang merasa amat marah dengan pembagian harta itu sebab Bayu malah mendapatkan lebih banyak harta.


"Ahh, Lalu, apakah kalian ingin bertukar warisan dengan kami?" Tiba-tiba ucap Amira langsung membuat Megan terkejut.


Mendengar itu, maka Amira tersenyum dan menatap sang notaris, "tolong buatkan surat lain, tentang pemindahan warisan tersebut pada keluarga pertama." Ucap Amira langsung membuat Brama memukul meja dengan keras.


"Tidak!! Kami hanya akan mengambil tanah di desa xx, Jadi tidak perlu memberikan kami semua hutang senilai miliaran itu!!!" Teriak Brama langsung mengejutkan Megan.


Megan baru tersadar bahwa ternyata jika mereka mendapatkan warisan perusahaan dan juga properti yang sangat banyak maka merekalah yang akan menanggung hutang banyak yang ditanggungkan keluarga Rakin pada mereka sebab kontrak yang telah gagal.


Maka begit, keluarga pertama dan kedua hanya bisa meratapi nasib mereka lalu mereka pergi dari tempat itu menggunakan sisa tabungan mereka yang masih ada untuk memulai kehidupan tanpa adanya kehidupan yang mewah.

__ADS_1


Sementara Amira, dia langsung meninggalkan ruang pertemuan itu untuk menelpon keluarga Rakin untuk membatalkan semua tuntutan keluarga Rakin terhadap perusahaan Barata.


"Jadi,, apa yang terjadi sekarang? Keluarga kita lah yang akan membayar denda milliaran itu?" Tanya Aulia kini merasa pucat di tempatnya sebab mereka jelas-jelas tidak punya uang untuk membayar semua denda dari keluarga Rakin.


Fernando yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya, lalu dia menatap ayahnya sembari berkata, "aku rasa mulai sekarang ayah akan menjadi direktur."


Ucapan putranya langsung mengejutkan Bayu dan pria itu benar-benar tidak mengerti bagaimana dia akan menjadi direktur ketika dia sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam memimpin sebuah perusahaan.


"Aa,,,. Apa katamu? Bagaimana bisa ayahmu menjadi direktur?" Tanya Aulia yang benar-benar tidak mengerti.


Fernando tersenyum lalu dia berkata, "keluarga Rakin akan membatalkan tuntutannya pada kita dan melanjutkan lagi kontraknya, tapi sekarang aku sudah memiliki perusahaan untuk kujalankan. Jadi Ayah harus menjadi direktur di perusahaan Barata dan melanjutkan proyek yang sudah ada. Tapi ayah Tenang saja, karena di perusahaan sudah ada beberapa orang yang akan membantu Ayah supaya semua pekerjaan berjalan dengan lancar."


Ucapan putranya langsung membuat Bayu dan Aulia benar-benar terkejut karena tidak menyangka bahwa warisan yang mereka terima yang semulanya hanya setumpuk utang kini malah menjadi sebuah berkat yang benar-benar mencengangkan.


Maka dalam satu minggu, keadaan perusahaan kembali menjadi stabil banyak orang kembali berinvestasi di perusahaan Barata setelah mendengar bahwa proyeknya Barata bersama dengan keluarga rahim kembali dijalankan.


Sementara itu, semua properti yang ditinggalkan oleh Rena Barata dijual oleh Amira dan semuanya dimasukkan sebagai modal perusahaan.


Hal itu membuat keluarga kedua dan ketiga Barata benar-benar terkejut mendengar beritanya.


Jadi mereka yang kini tinggal di rumah susun sederhana kemudian merencanakan untuk menemui Bayu dan memohon pada pria itu agar mereka kembali bekerja di sana.


Namun sayang sekali, ketika mereka hendak menemui Bayu mereka malah diusir dari perusahaan dan tiba-tiba saja sebuah surat dikirimkan ke rumah mereka bahwa jika mereka masih ingin berada di perusahaan Barata maka mereka hanya akan mendapatkan pekerjaan sebagai cleaning service.

__ADS_1


Semua itu membuat keluarga pertama dan kedua Barata akhirnya menggeram marah dan tidak bisa melakukan apapun lagi, sebab mereka tidak punya uang untuk membayar para preman demi menghabisi keluarga Barata yang belakangan mereka ketahui bahwa keluarga ketiga Barata sudah tinggal di dalam sebuah komplek yang sangat mewah.


Sulit untuk menemui mereka!!!!


__ADS_2