Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
258.


__ADS_3

Di acara penyambutan direktur baru perusahaan Barata, Rena sudah naik ke panggung dan perempuan itu akan segera mengumumkan direktur baru perusahaan mereka.


Aulia menyatukan kedua tangannya di dada dan tidak sabar untuk mendengarkan nama putranya disebut dari atas panggung.


Keluarga pertama dan kedua juga berada dalam situasi deg-deg sembari melihat ke atas panggung, karena mereka belum tahu tentang siapa yang akan dijadikan oleh Rena sebagai Direktur baru perusahaan mereka.


Antara putra dari keluarga pertama atau putra dari keluarga kedua, mereka sudah sama-sama berjuang memenangkan hati Rena, tapi keputusan Rena masih abu-abu, masih terlalu sulit untuk mereka tebak.


"Akhirnya Putraku akan segera diumumkan menjadi direktur baru, akhirnya keluarga kami yang selama ini diinjak-injak di kediaman keluarga Barata akan naik ke derajat yang paling tinggi." Ucap Aulia langsung membuat semua orang menatap ke arah perempuan itu dengan keluarga pertama dan keluarga kedua benar-benar memperlihatkan wajah mencibirnya.


'Dasar orang gila ini, memangnya apa yang bisa diharapkan dari putramu hingga dia harus menjadi direktur?"


'Dasar wanita bodoh, Dia tidak tahu saja kalau semua ini sudah direncanakan dan putranya hanya dimanfaatkan saja untuk mendapatkan proyek dengan keluarga Rakin, tapi bukan berarti orang bodoh seperti Fernando bisa menjadi direktur di perusahaan."

__ADS_1


Keluarga pertama dan kedua sama-sama mencibir dalam hati, mereka tetapi beberapa saat kemudian Rena yang ada di atas panggung sudah memulai pembicaraannya Jadi mereka fokus melihat ke panggung.


"Terima kasih atas kunjungan kalian semua kemari, dan telah memenuhi undangan dari keluarga kami. Pada malam hari ini saya akan mengumumkan tentang direktur baru di perusahaan kami yang akan mulai saat ini menjadi pondasi yang kuat untuk membawa perusahaan kami ke arah kemakmuran.


"Selain itu saya harap semua orang di sini bisa bekerja sama dengan perusahaan kami karena kami yakin kedepannya perusahaan Barata akan menjadi perusahaan yang sangat besar dan akan menguntungkan setiap pihak yang bekerja sama dengan perusahaan kami." Rena terus berbicara tentang perusahaannya dan masa depan perusahaannya di tangan direktur baru.


Hal itu membuat Aulia merasa sangat kesal karena dia berpikir perempuan itu hanya akan naik mengumumkan direktur barunya, tapi sekarang malah berpidato panjang lebar, yang menurutnya pidato itu tidak terlalu penting untuk ia dengarkan.


Setelah 5 menit terus berbicara, akhirnya Aulia menatap perempuan di atas panggung dengan mata berbinar-binar, sebab Rena sudah mengakhiri cerita singkatnya tentang perusahaan Barata.


"Karena semua orang sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa direktur barunya, maka hari ini mari kita sambut direktur baru untuk perusahaan keluarga Barata. Cucu kekasih saya, Brama Barata...!" Ucap Rena dengan senyum memenuhi wajahnya langsung membuat semua orang bertepuk tangan dengan kencang.


Di meja keluarga, keluarga pertama Barata merasa sangat senang dan bangga terhadap Brahma yang akan menjadi direktur perusahaan keluarga mereka.

__ADS_1


Sementara keluarga kedua, mereka benar-benar tak percaya bahwa Mahesa dikalahkan oleh Brahma.


"Ini,, apa ini???" Wajah Aulia langsung berubah pucat dan tubuh Perempuan itu gemetar setelah melihat Brama sudah naik ke atas panggung untuk menerima penyambutan sebagai Direktur.


Padahal, seharusnya putranya lah yang naik ke atas untuk menjadi direktur, bukannya anak dari keluarga pertama.


"Ibu tenanglah," ucap Fernando yang duduk di Aulia.


"Bagaimana Ibu bisa tenang? Pasti ada kesalahan di sini, pasti nenekmu salah mengumumkan, pasti dia sudah mulai bingung hingga dia salah mengumumkan dan malah menyebut nama orang lain!!!" Tegas perempuan itu langsung membuat keluarga pertama menatap Aulia dengan kesal.


"Kau jangan bicara omong kosong, karena putramu sama sekali tidak pernah masuk dalam kategori untuk menjadi seorang direktur perusahaan keluarga Barata. Putra mu itu hanya dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan bagi keluarga Barata!!!" Ucap Megan sembari mencibir ke arah perempuan yang sudah pucat di tempatnya.


"A,, apa???" Aulia benar-benar tak percaya, dan perempuan itu melihat Amira dan Fernando yang tampak tenang sepertinya sama sekali tidak terganggu dengan pengumuman yang baru saja diucapkan oleh Rena.

__ADS_1


__ADS_2