
Pada sore hari, Fernando kembali dari tempat kerjanya dan terkejut mendapati alamat yang diberikan oleh Amira adalah alamat perumahan mewah di ibukota.
Maka pria itu memperhatikan alamatnya beberapa saat, karena merasa ragu, maka pria itu kembali memastikannya dengan cara menelpon Amira.
"Ada apa sayang?" Tanya Amira dari seberang telepon yang merasa aneh tentang suaminya yang baru saja berteleponan dengannya, dan sekarang kembali menelponnya lagi.
"Alamat yang kau berikan padaku itu... Bukankah itu sebuah perumahan mewah di bagian Selatan ibu kota?" Tanya Fernando.
"Ah,, ya,, itu memang perumahan mewah, keluarga Rakin baru saja memberikan kita sebuah rumah di tempat itu. Aku akan menjemputmu di depan gerbang, karena kau belum punya kartu aksesnya." Jawab Amira dari seberang telepon mengejutkan Fernando.
"Rumah dari keliarga Rakin?" Tanya Fernando dengan nada suara tak percaya.
"Ya, kemarilah dulu, dan akan kuceritakan nanti." Ucap Amira.
"Ah baiklah," jawab Fernando lalu mengakhiri panggilan telepon itu sembari dia menyetir dengan hati yang bertanya-tanya.
__ADS_1
Luxury Grand house adalah salah satu perumahan mewah yang memiliki harga fantastis, bahkan untuk satu rumah kecil di perumahan tersebut.
Dan memberikannya secara cuma-cuma pada seseorang ialah sesuatu yang begitu luar biasa untuk dibayangkan oleh Fernando. ..
Maka pria itu menyetir dengan hati yang terasa aneh, karena dia akan pergi ke rumahnya yang bertempat di perumahan mewah.
Bip....!!!!
Fernando hendak belok memasuki kawasan Luxury grand house ketika sebuah mobil hampir saja bertabrakan dengan mobilnya.
Maka dengan sabar Fernando memundurkan mobilnya dan membiarkan mobil itu lewat.
Tetapi, ketika Fernando berpikir mobil mewah itu akan terus berjalan, maka dia terkejut ketika mobil mewah itu malah berhenti di tengah jalan menghalangi jalan Fernando.
Lebih terkejut lagi ketika pemilik mobil itu turun dari mobilnya dan menghampiri mobil Fernando.
__ADS_1
Tok tok tok...
Pemilik mobil yang merupakan seorang pria yang terlihat mengenakan pakaian mewah langsung mengetuk jendela mobil Fernando, hal itu membuat Fernando mengeryit dan menurunkan kaca mobilnya.
"Ada apa?" Tanya Fernando sembari melihat pria yang menggunakan kacamata hitam sehingga membuat Fernando Tidak mengenali pria tersebut.
Tetapi pria yang menggunakan kacamata hitam langsung melepaskan kacamata hitamnya karena dia percaya diri bisa mengejek pria di depannya, sebab mobil yang digunakan Fernando bukan mobil yang mewah yang menampakkan bahwa dia adalah salah satu pemilik rumah di dalam Luxury grand house.
"Senior Gerald!!" Fernando terkejut melihat pria yang menahannya ternyata adalah seniornya sendiri, maka pria itu dengan cepat membuka pintu mobilnya dan keluar untuk menyapa seniornya.
Gerald yang kebingungan menatap pria di depannya sangat mengenalinya langsung mengerutkan keningnya, lalu dengan sikap angkuhnya, pria itu berkata, "Kau mengenalku? Bahkan memanggilku dengan kata senior?"
Fernando tersenyum lalu dia membungkuk dengan sopan ke arah Gerald sembari berkata, "senior pasti sudah tidak mengenaliku karena sudah lama sekali sejak terakhir kali kita bertemu. Aku adalah Fernando Barata yang merupakan junior tingkat--".
"Aahh, kau Fernando dari keluarga Barata yang adalah keluarga rendahan itu?" Ucap Gerald memastikan identitas Fernando sembari memperhatikan pria di depannya.
__ADS_1
'Rumor mengatakan bahwa Fernando yang berasal dari keluarga Barata memiliki penampilan yang kucel, bahkan tidak mampu membeli baju seharga 200.000. Tapi mengapa pria ini malah terlihat berbeda dari rumor yang beredar?' pikir Gerald dalam hati sembari menatap pria di depannya.
Diam-diam dalam hatinya pria itu merasa iri dengan wajah Fernando yang tampak sangat bersih dan tampan.