Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
163


__ADS_3

"Pegang ini dan aku akan membayarnya nanti, tidak perlu memperdulikan orang yang sok berlagak kaya tapi sebenarnya tidak memiliki kemampuan hanya untuk membayar baju ini!!!" Ucap Amira dengan senyum provokasi menatap Leona yang kini menghentikan langkahnya sambil mengepal erat tangannya.


'Mari kita lihat kemampuan,' ucap Amira yang sebenarnya tidak tahu nama perempuan itu, dia hanya mengingat wajahnya saja tanpa tahu nama dan asal keluarganya.


Hal itu juga membuat Amira merasa heran, kenapa Amira yang dulu mengingat wajah perempuan itu tapi tidak mengingat nama perempuan itu.


Namun dia tidak terlalu memikirkannya dan hanya berjalan pergi untuk meninggalkan tempat itu.


Tetapi dia belum berjalan jauh Ketika Leona yang telah terprovokasi langsung berbalik menatapnya sambil berkata, "hei kau!!!"


Mendengar ucapan Leona, Amira langsung berbalik menatap perempuan itu dan dengan wajah sombongnya dia menata pelayan yang mengikutinya, "hei apakah kau mendengar seekor anjing menggonggong padaku? Menurutmu apakah dia meminta tulang atau sedang meminta--"


"Diam!!" Teriak Leona dengan suara yang begitu tinggi membuat Amira kembali tersenyum lalu dia akhirnya menatap perempuan yang berjalan ke arahnya.

__ADS_1


Amira tersenyum, "Ah,,, aku pikir itu anjing yang mengonggong, tapi ternyata hanya suara--"


"Kau!! Beraninya kau mengatakan aku anjing?! Apakah kau pikir kau layak bertatapan denganku hingga--"


"Ya sepertinya aku memang tidak layak menatap sebuah kotoran, jadi aku harus segera pergi dari sini." Kata Amira kembali berbalik melangkah dengan cepat meninggalkan tempat itu membuat semua pelayan yang ada di sana langsung tercengang di tempat mereka.


Leona adalah perempuan yang berasal dari keluarga Andarta, meski keluarga Andarta adalah keluarga yang tidak terlalu besar, tetapi perempuan itu merupakan tunangan salah satu pewaris dari keluarga Maherson.


Salah satu keluarga terkaya di ibukota yang bersanding dengan keluarga Rakin dan keluarga Zahirka!!!!


Karena para pelayan itu tidak mau menyinggung keluarga Maherson, maka mereka dengan segera menuruti perintah Leona dan menghentikan Amira yang hendak berjalan pergi.


"Nona, tolong kasihanilah kami dan minta maaf pada Nona Leona Maherson," ucap salah satu pelayan sambil membungkukkan kepalanya di depan Amira.

__ADS_1


Pelayan itu sengaja mengatakan nama keluarga maherson di belakang nama Leona agar Amira segera sadar bahwa perempuan itu sedang berurusan dengan salah satu orang dari keluarga terkaya.


"Leona?" Amira baru mengetahui nama perempuan itu jadi dia berbalik menatap Leona sambil berkata.


"Leona dari keluarga Maherson?" Tanya Amira sambil mengerutkan keningnya, sebab Dia sudah mencari informasi tentang keluarga Maherson, tetapi dia tidak menemukan ada satupun anggota keluarga Maherson dengan nama Leona.


"Heh,, jadi kau takut juga mendengar nama keluarga Maherson?" Leona tersenyum merendahkan sambil mendekati Amira dengan wajah angkuhnya, beserta tangan dilipat di dadanya.


"Aku adalah calon Nyonya keluarga Maherson. Jadi sebaiknya Kau berhati-hati padaku atau mungkin aku akan--"


"Oh,,," sela Amira sambil tertawa merendahkan menatap perempuan di depannya, " ha ha ha... hanya calon, pernahkah kau mendengar seorang calon nyonya yang sombong dan akhirnya dia tidak pernah menjadi Nyonya hanya selamanya menjadi Calon Nyonya!!!" Tegas Amira dengan mata tajamnya membuat Leona menjadi sangat marah.


"Kau!!! Sialan!!! Kau berani mengutuki ku!!! Aku tidak akan pernah membiarkanmu!!!" Tegas Leona kini merasa sangat marah sambil mengambil ponselnya lalu dia segera menghubungi tunangannya.

__ADS_1


"Sayangku, aku ditindas seseorang!! Kau harus datang ke sini dan menegakkan keadilan untukku!!!" Ucap Leona pada orang di seberang telepon.


__ADS_2