Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
234.


__ADS_3

Asisten yang jelas menyadari kebingungan Daren langsung berkata, "Ahh itu, tadi setelah keluar dari ruangan ini tabib Amira mengatakan bahwa tuan muda ingin sendirian di dalam lalu dia memberikan saya pil untuk diberikan pada Tuan besar.


"Tetapi setelah itu dia langsung pergi meninggalkan tempat ini Sementara saya pergi menemui kebutuhan besar dan memberikan pil yang telah dilarutkan. Lalu setelah itu Tuan besar langsung sembuh dan bisa berjalan seperti saat ini." Ucap Sang asisten menjelaskan semuanya pada semua orang.


🐾🐾🐾


"Kenapa langsung membiarkannya pergi?" Tanya tuan besar Maherson yang merasa tidak puas karena orang yang telah menyelamatkannya malah pergi begitu saja tanpa dijamu.


Sementara Darren, dia tidak bisa menjawab ucapan kakeknya karena dia sendiri juga sangat bingung dengan sikap Amira.


Perempuan itu mencelakainya hingga dia pingsan, tetapi perempuan itu malah pergi begitu saja dan sekarang sudah menyembuhkan kakeknya??


Bahkan, pria itu benar-benar tak percaya bahwa hanya dalam beberapa menit dan kakeknya benar-benar sembuh total bahkan bisa berjalan tanpa alat bantu.

__ADS_1


"Ini,, aku akan menghubunginya nanti, sebaiknya kakek diperiksa ulang oleh dokter untuk memastikan ulang kondisi kesehatan kakek." Kata pria itu langsung diangguki oleh Norman.


"Kita sebaiknya kembali ke ruangan pemeriksaan kakek karena kesehatan kakek masih harus dipastikan lagi. Biar masalah lain-lainnya kakakku saja yang mengurusnya." Kata pria itu langsung membuat tuan besar Maherson menghela nafasnya dengan panjang lalu dia berbalik mengikuti cucunya.


Sementara Daren, pria itu langsung kembali ke ruangan tempat dia menyimpan semua uang palsu lalu pria itu berkeliling dan melihat dua tumpukan uang palsu telah menghilang di tempat itu.


'Dia mengambil semua ulang asli yang diletakkan di sini, itu artinya dia benar-benar bisa membedakan uang yang palsu dengan uang yang asli.' pikir pria itu dalam hati kini merasa sangat aneh.


"Tuan?" Ucap sang asisten yang mengikuti Daren karena dia kebingungan tentang uang yang menghilang di tempat itu, padahal dia tidak melihat siapapun membawa uang keluar dari tempat itu.


Maka dengan segera sang asisten itu menggelengkan kepalanya sambil berkata, "tidak, tidak ada yang berani masuk ke dalam sini karena Amira mengatakan bahwa Tuan ingin sendiri. Dia juga keluar hanya sendirian, tidak membawa apa-apa."


"Apa?!! Tapi bagaimana bisa? Lalu ke mana uang-uang yang ada di sini?" Tanya Daren kebingungan.

__ADS_1


"Saya akan segera memeriksa CCTV di dalam lift." Ucap sang asisten itu langsung pergi meninggalkan tempat itu dan memeriksa CCTV live karena di lantai itu, semua CCTV telah dilepaskan demi keamanan dan kenyamanan keluarga Maherson yang menghuni tempat itu.


Tetapi setelah mereka memeriksa berkali-kali tidak ada satupun jejak kepergian uang yang telah hilang.


Hal itu membuat semua orang termasuk Daren menjadi sangat kebingungan lalu pria itu mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Amira.


Drrrttt...... Dddrrrrttt...... Drrrttt......


Drrrttt...... Dddrrrrttt...... Drrrttt......


Drrrttt...... Dddrrrrttt...... Drrrttt......


Amira yang sedang duduk di dalam taksi membiarkan ponsel yang ada di tasnya terus berbunyi.

__ADS_1


Perempuan itu memilih melihat keluar jendela sambil bersenandung memikirkan keluarga Maherson yang sebentar lagi akan bangkrut.


'Mereka sudah berani menculikku bersama suamiku kemudian berani menipu menggunakan uang palsu, jadi aku akan membuat mereka membayarnya menggunakan semua milik mereka!!!!' ucap perempuan itu dalam hati merasa tampak senang bahwa rencananya berjalan dengan sangat lancar.


__ADS_2