
Aulia yang selesai berbicara dengan petugas di depan gerbang kemudian berlari untuk mencari suaminya, tetapi perempuan itu sangat kesal ketika dia tiba di taman dan mendapati bahwa taman tersebut ternyata lebih luas dari yang ia perkirakan.
Aulia menghela nafas dengan kesal sembari memperhatikan sekeliling taman.
"Dimana pria itu memangkas tanaman? Kenapa sangat sulit mencarinya?" Kesal Aulia sembari mengelilingi taman.
Namun, setelah beberapa lama, dia benar-benar tidak menemukan pria itu karena saat itu Bayu sudah meninggalkan taman dan pria itu pergi ke gudang untuk mengecek pupuk yang ia buat bersama dengan tukang kebun.
Jadi Aulia merasakan keringat memeliharahi sekujur tubuhnya setelah lelah berputar-putar di taman namun tidak menemukan pria itu.
"Sial!!! Kalau ada tukang kebun, Kenapa dia yang harus pergi memangkas tanaman? Kenapa juga dia tidak membawa ponselnya???" Aulia sembari memegangi kepalanya lalu perempuan itu berniat kembali ke rumah ketika dia melihat bahwa dia sudah berjalan terlalu jauh, dan untuk kembali ke rumah saja, dia merasa begitu lelah untuk melangkahkan kakinya.
Tiba-tiba saja, ponselnya yang sedari tadi sudah terputus panggilannya dengan Brama kembali berdering memperlihatkan nama pemanggil adalah Rena.
__ADS_1
Jadi Aulia segera mengerutkan keningnya, lalu dia mengangkat panggilan telepon itu.
"Bagaimana? Mengapa kau begitu lama?" Tanya Rena sembari menahan kekesalannya.
"Ahh, itu, sedari tadi aku sudah mencari suamiku yang katanya berada di taman memang khas tanaman, tapi dari tadi aku tidak menemukannya. Taman ini terlalu luas hingga membuatku kelelahan mencari di setiap sudut taman, dan sekarang belum menemukannya juga." Ucap Aulia sembari mendesah kesal karena menahan agar kekesalannya pada suaminya tidak dilampiaskan pada ibu mertuanya.
Sementara Rena, perempuan itu juga semakin kesal, Jadi dia berkata, "tidak bisakah kau menanyakannya pada pelayan ataupun penjaga gerbang yang ada di rumahmu?"
Aulia yang mendengar itu kembali memejamkan matanya dan mengepal erat tangannya, "Itu Bu, semua pelayan sedang diliburkan, jadi tidak ada yang bisa membantuku di sini. Bagaimana kalau ibu datang saja besok? Nanti malam aku akan menanyakannya pada suamiku tentang unit rumah ini." Ucap Aulia kembali membuat Rena amat kesal.
"Hah,, bisa-bisanya mereka meliburkan pelayan, dan bisa-bisanya Aulia yang pergi mencari Bayu di taman tidak bisa menemukan pria itu!!!" Kesal Rena yang merasa bahwa dirinya telah dipermainkan oleh Aulia dan dia sudah membuang-buang terlalu banyak waktu untuk sesuatu yang sia-sia.
Rizal yang mendengar itu kemudian berkata, "mungkin saja mereka memang tidak tinggal di sini, tetapi Aulia hanya membohongi kita saja mungkin saja ketika video call tadi dia hanya berada di rumah seseorang temannya."
__ADS_1
Brama yang mendengar itu merasa bahwa ucapan ayahnya benar, tetapi ketika dia kembali memikirkannya, pria itu kemudian berkata, "mana mungkin Aulia memiliki seorang teman yang kaya raya seperti itu hingga memiliki rumah sebesar itu? Lagi pula tadi dia keluar dari sebuah kamar dan tidak mungkin dia masuk ke kamar temannya seperti itu."
Maka Ketiga orang yang berada di dalam mobil itu merasa sangat bingung, karena mereka ingin mempercayai Aulia, tetapi ada banyak hal yang membuat mereka tidak bisa mempercayai perempuan itu.
Dan mereka tidak ingin mempercayainya juga, tetapi ada sesuatu yang harus membuat mereka mempercayainya Jadi mereka berada dalam kedilemaan yang luar biasa.
Namun karena tidak ada gunanya terus berada di situ, maka Brama kemudian melajukan mobilnya meninggalkan depan Luxury Grand House untuk kembali ke rumah mereka.
Sementara itu, Amira yang berada di kamarnya bersama dengan suaminya, perempuan itu dikejutkan oleh sebuah pesan yang dikirim oleh seseorang.
"Ada apa?" Tanya Fernando ketika dia melihat raut wajah istrinya tampak tidak baik melihat pesan yang baru masuk ke dalam ponselnya.
"Ini,, ini adalah pesan dari seseorang yang aku suruh mencari tahu tentang sebuah foto perempuan yang sangat mirip denganku, dan juga kejadian ketika aku dibawa ke panti asuhan oleh seseorang yang meninggalkan sebuah pesan. Dan ini yang ia dapatkan," ucap Amira menyerahkan ponselnya pada Fernando lalu pria itu juga melihat pesan pada ponsel itu.
__ADS_1
Beberapa foto koran yang memberitakan sebuah kecelakaan dan yang ditabrak adalah orang yang tak bisa dikenali identitasnya.
Dan lebih anehnya lagi, tidak ada satupun keluarga yang datang mencarinya.