Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
46.


__ADS_3

maaf ya,, bab 45 sala copy, jadi bisa baca ulang ya,, Soalnya dah otor revisi..🙏🙏


"Tenang saja, kau bisa mengundang seluruh keluargamu untuk datang." Sela Rahmat merasa begitu senang.


"Baik, terima kasih Tuan Rakin." Ucap Amira merasa sangat senang lalu perempuan itu pergi ke kasino untuk mengumpulkan uang.


Ketika tiba dikasino, Amira langsung mengumpulkan banyak uang dan hendak pergi dari tempat itu ketika dia terkejut saat Bos Kasino malah menghampiri nya secara terang-terangan.


"Nona adalah orang yang paling hebat yang kutemui dan menjadi orang pertama yang memenangkan satu miliar rupiah hanya dalam waktu 30 menit di kasino kami. Bagaimana kalau kita berbincang-bincang sebentar sebelum Nona meninggalkan Kasino ini?" Tanya pemilik Kasino.


Amira berdiri di tempatnya sembari memperhatikan pria paruh baya di depannya yang penampilan dengan sangat maskulin dan merupakan salah satu pria tampan yang pernah ia temui.


"Hm,, Aku tidak pernah menolak ajakan dari pria tampan. Tapi aku tidak suka bertemu pria tampan di tempat seperti ini, bagaimana kalau kita mencari tempat di luar?" Tanya Amira sembari melemparkan senyum terbaiknya.

__ADS_1


"Tentu!" Ucap sang pemilik Kasino sembari melirik ke bawahannya agar menyiapkan tempat bagi mereka.


"Silakan ikuti saya," ucap sang asisten menunjukkan jalan bagi kedua orang itu, sementara pria itu berbicara dengan suara pelan lewat earpice miliknya agar bawahan yang lainnya menyiapkan tempat bagi mereka.


Amira tidak keberatan mengikuti orang-orang itu, jadi mereka langsung berakhir di sebuah restoran kelas atas yang terletak tak jauh dari Kasino.


Meski Amira tampak biasa-biasa saja, tapi perempuan itu sudah mengetahui muslihat dari semua orang dan tahu bahwa mereka pasti merencanakan sesuatu untuknya agar bisa mengambil kembali uang satu miliar yang telah dimenangkan olehnya.


Lalu dia dan Bos Kasino duduk bersama.


Bos kasino langsung berkata, "Permainan Nona di kasino tadi sangat memukau bagi saya, karena baru pertama kali ini ada seseorang yang bermain begitu cantik. Jadi saya ingin berbincang-bincang sedikit dengan Nona tentang cara Nona bermain sehingga--"


"Ah,, maksud tuan, tuan ingin mengorek informasi bagaimana saya bermain? Bukankah ini sesuatu yang tidak layak dilakukan oleh seorang pengelola Kasino?" Tanya Amira sembari menatap pria di depannya.

__ADS_1


Siapa pun tahu, seorang pemain tidak akan membicarakan bagaimana trik dan tips dia bermain hingga bisa memenangkan uang dari Kasino.


Kalau seperti itu caranya, maka sebuah kemenangan akan terjadi sekali saja, dan berikutnya,,, tidak akan pernah ada lagi!!!


Bos kasino terpukau dengan kepintaran Amira, "Nona tenang dulu, saya tidak bermaksud buruk seperti itu, saya bermaksud merekrut Nona dan memberikan imbalan yang sesuai dengan informasi yang saya dapatkan. Jangankan satu miliar yang Nona dapatkan dalam 30 menit, saya bisa memberikan 10 kali lipat dari jumlah tersebut.


"Tapi nona harus memberikan informasi yang benar-benar saya butuhkan." Ucap sang pria yang begitu percaya diri mengatakan jumlah uang yang begitu besar untuk Amira.


Amira menatap pria di depannya sembari berpikir dalam hati, 'orang ini menginginkan informasi dariku, kalau begitu dia sedang mencoba membuatku berbicaralah sebelum menghabisiku dari dunia ini.' pikir Amira dalam hati sembari berpura-pura memperbaiki posisi duduknya dengan wajah yang menimbang-nimbang tawaran dari sang pemilik Kasino.


"Penawaranku ini sangat menarik, bahkan aku bisa memberikan uangmu sekarang juga." Kata Sang Bos Kasino sembari menepukkan tangannya diikuti seorang pria yang masuk ke dalam ruangan mereka sembari membawa setumpuk uang di koper.


'Orang ini sungguh bodoh, memperlihatkan uang sebanyak itu padaku...' ucap Amira dalam hati yang merasa percaya diri bahwa seluruh uang itu akan segera menjadi miliknya!

__ADS_1


__ADS_2