
Setelah berkeliling mall selama seharian, Amira mendapatkan semua hal yang perlu ia beli.
Perempuan itu meninggalkan pusat perbelanjaan dengan menaiki taksi.
Amira duduk di dalam taksi dengan dua kantong belanjaan di sampingnya, sebab yang lainnya telah dimasukkan ke dunia ajaib agar dia tidak kelelahan membawa semuanya di tangannya.
Kira-kira Baru 10 menit berada di dalam taksi, Amira dan sopir taksi begitu terkejut saat ban mereka tiba-tiba saja meledak.
Tusss!!!!!!!!
Mobil sedikit oleng, tapi untungnya sang supir berhasil menghentikan mobil di pinggir jalan lalu pria tersebut turun dari mobil.
Amira tetap tinggal di dalam mobil, sebab di luar begitu panas, jadi dia tidak mau mengikuti sang sopir.
Setelah beberapa saat, sang sopir kembali memasuki mobil dan duduk di kursi kemudi.
Dengan sangat menyesal sang sopir menatap Amira, "Saya minta maaf yang sebesar-besarnya pada Nona, tapi saya tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan kita. Namu, nona Tenang saja, saya akan mencarikan taksi lain untuk Nona." Kata sang supir langsung diangguki oleh Amira.
__ADS_1
Supir tersebut merasa lega karena Amira tidak berniat mempersulitnya, "Baik, Kalau begitu Nona tunggu sebentar," kata supir itu kembali keluar dari mobil untuk mencari taksi.
Beruntung sekali, ada sebuah taksi yang tepat berhenti di belakang taksinya, sedang menurunkan penumpang.
Sopir taksi itu langsung berlari mendekati taksi yang menurunkan penumpang untuk berbicara dengan sang supir.
Setelah selesai berbicara dengan sang sopir taksi, dia kembali menghampiri Amira lalu menerima tips dari Amira.
"Hah,, ini sangat panas," gerutu Amira saat perempuan itu keluar dari taksi dan berjalan ke arah taksi lain yang akan membawanya pergi.
Brak!!
"Selamat datang Nona, kemana tujuan Nona?" Tanya sang sopir dengan suara yang ramah sembari pria itu menatap Amira dari cermin dalam mobil.
"Ke perusahaan Barata," jawab Amira langsung diangguki oleh sang sopir lalu mobil mereka segera berangkat menuju alamat yang dimaksud oleh Amira.
Sembari menunggu mobil sampai di tempat tujuan, Amira memilih tidur sebentar karena tempat dia berada agak jauh dari tempat tujuannya.
__ADS_1
Melihat Amira yang tertidur, sang sopir akhirnya Tersenyum, 'bagus akan lebih mudah membawanya ke tempat Bos ketika dia sedang tidur begini.' ucap sopir taksi dalam hati lalu membelokkan mobilnya ke arah yang berbeda hingga mereka menuju suatu tempat di mana bos sopir taksi itu berada.
Memasuki sebuah ruangan bawah tanah sebuah kasino, tempat tersebut hanya disinari lampu remang-remang yang membawa mereka semakin masuk menuju area yang dikawal oleh banyak penjaga.
Mobil itu berhenti di sebuah ruangan besar yang dipenuhi oleh koleksi mobil-mobil mewah yang terparkir.
"Nona, kita telah sampai," kata Sang super membangunkan Amira membuat Amira mengerjakan matanya lalu perempuan itu langsung mengerutkan keningnya menatap tempat asing di mana mereka berada.
"Dimana ini?" Tanya Amira pada sang supir taksi membuat sopir taksi itu tersenyum.
"Tuan Saya ingin menemui Nona Jadi silakan turun," kata sang supir membuka pintu kemudinya lalu pria itu berputar membukakan pintu mobil untuk Amira.
'Hah,, dasar, aku tidak punya musuh yang bisa mengoleksi mobil sebanyak ini kecuali Bos Kasino yang sombong itu,' ucap Amira dalam hati sembari keluar dari mobil lalu mengikuti sopir taksi ke sebuah ruangan lain.
"Apakah semua mobil yang ada di ruangan tadi adalah koleksi tuanmu?" Tanya Amira pada sang supir sembari memperhatikan jalan yang mereka lalui.
Sopir itu mengangguk, "ya, Tuan kami sangat menyukai mobil-mobil mewah. Dia juga mengoleksi banyak barang antik yang berharga miliyaran." Kata pria itu sangat membuat Amira tertarik.
__ADS_1
'Barang antik, di dalam buku dari dunia ajaib tertulis bahwa ada barang yang begitu berguna dan memiliki kekuatan spiritual, jangan-jangan pria itu memiliki barang tersebut dikoleksi barang antiknya,' pikir Amira tersenyum.