Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
144. Fernando tetap jadi direktur


__ADS_3

Keluarga pertama dan kedua silih berganti mengatakan pendapat mereka masing-masing tentang Fernando dan Amira yang menolak tinggal di rumah mereka dan lebih memilih tinggal di rumah yang sudah mereka beli sendiri.


Aulia yang melihat semua orang terus-menerus memojokkan putranya langsung membuat perempuan itu meledak marah.


Jadi dia dengan kesal memukul meja.


Brak!!!!


"Kalian!! Bisa-bisanya kalian berbicara seperti itu tentang Putraku!! Dia itu hanya ingin bersikap mandiri dengan tidak bergantung pada keluarga Barata, bukannya mengatakan bahwa rumah keluarga Barata tidak layak untuk mereka tempati!!" Ucap Aulia dengan suara yang keras membuat semua orang menatap perempuan itu.


Megan yang mendengar ucapan Aulia merasa sangat marah, perempuan yang selalunya hanya diam saat ada pembicaraan, kini menjadi tak tahu diri sejak Rena mengatakan bahwa putranya akan diangkat menjadi direktur!!!


Jadi perempuan itu dengan penuh amarah langsung berteriak, "Apa?!! Sialan!! Kau sudah berani berbicara setelah Ibu mengatakan akan mengangkat putramu menjadi direktur?

__ADS_1


"Dengan sikapmu yang seperti ini apakah kau pikir Ibu masih akan menjadikan putramu sebagai Direktur? Lagi pula, kalau Putra mu memang tidak ingin bergantung pada keluarga Barata, maka suruh dia mengundurkan diri menjadi direktur!!!


"Suruh dia mencari pekerjaan lain yang tidak berhubungan dengan keluarga Barata atau sekalian dirikan saja perusahaan kalian sendiri supaya tidak bergantung pada keluarga Barata!!!" Geram Megan.


Bentakan Megan langsung membuat Aulia tergagap di tempatnya lalu perempuan itu menatap putranya dengan bingung.


Sungguh tidak ada dalam hatinya bermaksud untuk mengatakan bahwa putranya ingin mandiri tanpa bergantung pada keluarga Barata dan akan melepas jabatan direkturnya untuk membuktikan ucapan tersebut.


'Astaga, Kenapa jadi begini? Kenapa mereka malah berpikir bahwa Putraku tidak usah menjadi direktur agar tidak bergantung pada keluarga Barata?' Aulia menutup mulutnya dengan kedua tangannya menyesali ucapannya yang sudah keluar dari mulutnya.


Jadi Rizal langsung menatap ibunya, "Ibu sudah mendengar semua pembicaraan, dan ibu juga sudah mendengar Bagaimana pemikiran keluarga ketiga tentang keluarga kita.


"Mereka sangat bersikap sombong terhadap keluarga kita, dan sekarang mengatakan bahwa mereka bisa hidup tanpa keluarga kita!!! Memangnya mereka pikir, tanpa perusahaan Barata maka mereka masih bisa mendapatkan proyek dari keluarga Rakin??

__ADS_1


"Perusahaan kita sudah menandatangani kontrak dengan grup Rakin, jadi siapapun yang menjadi direkturnya dan bagaimanapun perusahaan kita mengganti penanggung jawab untuk proyek itu, semuanya akan tetap berjalan seperti kesepakatan yang telah ditandatangani.


"Jadi sebaiknya Ibu memikirkan lagi siapa yang lebih layak dan lebih berbakti terhadap keluarga Barata, dan siapa yang lebih pantas menjadi direktur di perusahaan!!" Kata Risal dengan begitu tegas sembari menatap ke arah keluarga ketiga dengan tetapan yang begitu mencibir.


Ucapan Rizal langsung membuat wajah Aulia pujat pasih, bahkan Bayu juga sangat terkejut hingga pria itu mengepal erat tangannya.


Sementara Rena, perempuan itu memikirkan ucapan putranya, 'benar juga, perusahaan Sudah menandatangani kontrak dengan grup perakin, jadi tidak ada lagi yang bisa membatalkan kontrak tersebut dengan perusahaan kami.


'Tapi proyek itu harus berjalan sedikit dulu baru mengubah orang yang mengerjakannya. Dengan begitu maka grup Rakin tidak bisa lagi menarik kerjasamanya terlepas dari siapapun yang menggantikan Fernando.' pikiran dalam hati.


Maka Rena langsung mengangkat wajahnya menatap semua orang dan berkata, "pokoknya tidak akan ada yang menggantikan Fernando di posisi direktur. Dan juga, kalau Fernando dan Amira mau tinggal di luar atau di manapun, maka aku tidak akan menghalangi mereka. Di manapun kalian merasa nyaman, maka nenek tidak akan memaksa kalian untuk tinggal di keluarga Barata."


Ucapan Rena langsung mengejutkan semua orang termasuk keluarga pertama dan kedua yang tak menyangka bahwa ucapan mereka tak menyimpan untuk mengubah pikiran ibu mereka.

__ADS_1


Sementara Aulia dan Bayu langsung merasa lega mendengar ucapan Rena.


__ADS_2