Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah

Pelakor Masuk Ke Tubuh Menantu Sampah
244.


__ADS_3

"Hah,, kejahatan kalian keluarga Maherson sudah terlalu banyak, bahkan data-datanya semuanya dikirim oleh seseorang pada kami. Sayang sekali kami juga tidak bisa mengetahui orang itu kecuali dari keterangan cucu kalian kalau yang melakukannya ialah Amira dari keluarga Barata." Ucap seorang pria yang membereskan beberapa berkas di depannya.


"Amira dari keluarga Barata?" Tanya tuan besar Maherson dengan wajah yang pucatnya karena dia langsung teringat akan kejadian di masa lalu.


🐾🐾🐾


'Amira dari keluarga Barata. Bukankah itu terdengar seperti nama tabib Amira? Tapi itu tidak mungkin karena mereka adalah dua orang yang sangat berbeda. Yang 1 adalah perempuan yang sangat bodoh dan yang lainnya adalah seorang tabib yang begitu berbakat.


'Tapi bagaimana bisa orang bodoh seperti Amira dari keluarga Barata melaporkan keluarga kami?' ucap tuan besar Maherson dalam hati lalu pria itu menatap pria di depannya dengan seksama.


"Itu, lalu apa kalian sudah menemukan bukti bahwa Amira dari keluarga Barata yang sudah melaporkan keluarga kami?" Tanya pria itu yang sangat penasaran.


"Tentu saja tidak, lagi pula kami sudah menyelidiki semua alibinya dan semua yang dikatakan oleh cucu kalian itu sangat tidak masuk akal. Tidak ada sidik jari Amira yang tertinggal di ponsel yang digunakan untuk mengirim semua filenya pada kami.

__ADS_1


"Juga uang yang dikatakan hilang itu, tidak ada satupun jejak Amira datang mengambil uang itu. Jadi kami rasa putra anda sudah mengatakan sebuah kebohongan Jadi kami harus memilikinya lagi." Ucap sang pria sembari membereskan dokumennya lalu pria itu berdiri menatap pria yang tampak pucat di depannya.


"Aku tidak tahu harus mengucapkan selamat atau bagaimana. Karena Anda baru saja keluar dari rumah sakit setelah penyakit yang lama anda derita. Tapi sekarang harus menghadapi kenyataan bahwa seluruh keluarga Kalian sedang diselidiki.


"Dan kami menduga seluruh harta keluarga kalian tidak akan cukup untuk menutupi semua denda yang akan diberikan pada kalian." Ucap ucap pria itu lalu dia segera keluar dari ruangan tersebut.


"Tuan, saya sudah menghubungi Amira dan dia akan datang dalam dua jam lagi." Ucap salah satu orang yang sedari tadi menunggu pria itu keluar dari ruang interogasi.


"Baiklah," jawab pria itu Lalu dia pergi untuk menyiapkan beberapa dokumen lain yang diperlukan dalam penyelidikan kasus keluarga Maherson.


'Daren pasti sudah menceritakan semua yang terjadi, tapi dia tidak akan punya bukti bahwa aku membawa kabur uang itu dan juga aku yang mengirim pesan itu. Tapi meski begitu mereka pasti akan tetap curiga, namun aku tidak boleh terlalu mencolok.' ucap Amira dalam hati yang tidak mau semakin banyak orang yang mengetahui tentang dirinya dan kemampuan yang ia miliki.


Karena dia malas berurusan dengan orang-orang yang tidak penting sebab satu-satunya hal yang ingin Ia selesaikan ialah masalah keluarga Barata.

__ADS_1


Setelah itu, dia akan hidup bahagia dengan suaminya dan meninggalkan semua beban hidupnya yang sudah terlalu memusingkannya.


Drrttt..... Drrttt..... Drrttt.....


Tiba-tiba ponsel kamera bergetar membuat perempuan itu langsung menarik ponselnya dari tasnya dan melihat penelpon adalah Ayah mertuanya.


"Ya ayah?" Jawab Amira pada orang di seberang telepon.


"Amira,, ada beberapa orang polisi yang datang mencarimu kemari. Mereka bilang mereka harus membawamu ke kantor polisi di pusat ibukota." Terdengar suara Bayu dari seberang telepon yang tampak bahwa pria itu sangat cemas melihat kedatangan polisi mencari menantunya.


"Hah,, Baiklah, katakan saja pada mereka bahwa saat ini Aku sedang dalam perjalanan ke kantor polisi, tapi ayah jangan mengatakan hal ini pada suamiku. Aku akan kembali dengan cepat." Kata Amira langsung di iyakan oleh pria dari seberang telepon.


Setelah panggilannya ditutup, Amira memijat keningnya, 'aku melupakan suamiku, dia pasti akan sangat cemas jika mengetahui masalah ini.' ucap Amira dalam hati yang jelas tahu bahwa jika namanya sudah terseret dalam kasus tersebut maka semua orang akan langsung mengetahui identitasnya.

__ADS_1


Dan yang lebih ia takutkan ialah suaminya yang mungkin akan khawatir setelah mendengar berita itu.


Jadi Amira berpikir untuk membuat masalah itu tetap dirahasiakan oleh kepolisian dan tidak diungkap keluar.


__ADS_2