
Bos kasino dengan begitu jelas membaca sorot mata Amira yang ada dalam koper.
'Dasar perempuan bodoh, hari ini, jangankan memegang uang ini, bahkan nyawamu pun tidak akan selamat.' pikir pria itu dalam hati sembari memberi kode pada bawahannya agar pria itu meninggalkan mereka berdua.
Dengan segera, bawahan itu menarik diri meninggalkan kedua orang itu. Hal tersebut tak luput dari perhatian Amira, jadi perempuan itu semakin merasa senang lalu kembali memfokuskan matanya menatap pria di depannya.
"Anda yakin akan memberikan uang sebanyak itu jika aku memberikan informasi yang kita ketahui?" Tanya Amira.
"Ha ha ha... Tentu saja, bahkan uang ini belum seberapa, jika kau benar-benar memberiku informasi yang memuaskan, bahkan aku bisa memberikan lebih banyak dari ini." Ucap Bos kasino langsung membuat Amira bersemangat hingga perempuan itu duduk dengan tegap menatap pria di depannya.
'Jangan bilang pria ini masih mau menunjukkanku beberapa koper uang tunai lagi jika aku memancingnya,' pikir Amira kembali mengukir senyum di bibirnya.
__ADS_1
"Kalau begitu, aku akan memberikanmu informasi yang sangat memuaskan, tapi aku ingin melihat seberapa banyak uang yang akan kau berikan padaku," ucap Amira kembali membuat pria di depannya tertawa keras.
"Ha ha ha..." Tawa Bos Mafia, 'perempuan ini benar-benar bodoh, bahkan jika Aku mengatakan ingin memberikan satu milliar yang kau menangkan hari ini, padamu maka itu hanyalah omong kosong belaka.
'Tapi supaya perempuan ini benar-benar mau mengatakannya, maka tidak apa memperlihatkan padanya tumpukan uang yang kumiliki. Toh nantinya dia tidak akan mengambil selembar pun, bahkan nyawanya pun tak akan ia miliki!!' pikir bos mafia dalam hati.
Pria itu lalu kembali menepuk tangannya membiarkan bawahannya kembali memasuki ruangan.
Apalagi setelah sang bawahan membawa 10 koper berisi uang tunai ke dalam ruangan itu, Amira mau tidak mau langsung menelan air liurnya menatap tumpukan uang di depannya.
'Uang segini tidak ada apa-apanya di kehidupan masa laluku, tapi di kehidupan sekarang, tubuh yang kumasuki ini begitu miskin, jadi aku harus mendapatkan semua uang ini!!!' pikir Amira dalam hati lalu kembali menatap Pria di depannya.
__ADS_1
"Kalau uangnya sebanyak ini, tentu saja aku akan menceritakan semuanya, tapi sebelum itu l, aku harus mengisi kekosongan perutku. Jadi bagaimana kalau kita makan dulu? Aku harus memiliki tenaga yang cukup untuk mengatakan semua hal yang ku ketahui." Ucap Amira.
"Tentu!" Ucap sang pria kembali memberi kode pada orang di luar lalu beberapa menit kemudian seluruh makanan telah disiapkan di atas meja.
Amira melihat makanan-makanan itu Dan tampak sangat menggugah selera, tetapi perempuan itu mengerjapkan matanya saat melihat ada sesuatu yang aneh telah tertangkap matanya.
'Apa ini? Mengapa aku melihat sesuatu yang aneh pada gelas ini?' pikir Amira dalam hati sembari mengamati gelas kosong di depannya.
*Itu adalah racun!! Pria itu ingin meracuni mu!!* Tiba-tiba suara Mei Mei mengejutkan Amira hingga perempuan itu mengamati pria di depannya yang sedang mengambil botol anggur.
Amira sangat terkejut, bagaiman dia akan lolos dari pria di depannya ketika makanan uang disuguhkan padanya telah bercampur dengan racun???
__ADS_1
Todak mungkin menolak begitu saja.