
Setelah sampai di rumah, Fernando membuat kaget ayah dan ibunya saat kedua orang itu melihat perubahan penampilan Fernando.
"Ini,, putraku?" Aulia bertanya sambil memperhatikan Fernando dengan wajah tak percayanya.
"Putraku,, ini dia putraku!!! Persis seperti bapaknya!" Ucap Bayu merasa begitu bangga dengan penampilan putranya.
Pria itu langsung menghampiri Fernando lalu menepuk-nepuk pundak pria itu. Dia merasa sangat bangga pada putranya yang tampak begitu gagah.
Ucapan Bayu langsung menyadarkan Aulia hingga perempuan itu langsung tersenyum bangga.
"Inilah putraku yang sesungguhnya! Putra yang layak mendapatkan istri dari keluarga terpandang!!!" Ucap Aulia penuh bahagia.
"Apa maksud ibu? Jangan bicara sembarangan seperti itu! Apa lagi di depan istriku!!" Ucap Fernando langsung merangkul istrinya ke kamar.
Aulia yang melihat hal itu merasa begitu aneh dengan tingkah putranya yang tiba-tiba berubah.
Dulunya, pria itu tidak terlalu membantahnya, tapi sekarang, malah terus menghindari percakapan yang menyangkut fakta soal Amira.
Aulia menatap suaminya dan bertanya, "Apakah menurutmu putra kita mengalami perubahan selama beberapa terakhir ini?"
Bayu yang sudah duduk di sofa langsung menatap Aulia, "Tentu saja berubah, dia jadi lebih baik dari sebelumnya." Ucap Bayu sambil tersenyum bangga mengingat putranya.
__ADS_1
Aulia hanya mendengus kesal, suaminya benar-benar tak bisa diajak bicara!!
Sementara dalam kamar, Amira berbaring dengan rasa lelah di seluruh tubuhnya.
"Aku tidak bisa mandi lagi, semua tubuhku terasa sakit!" Keluh Amira sambil memejamkan matanya.
Fernando memperhatikan istrinya lalu keluar dari kamar mendapatkan handuk dan sebaskom air hangat.
Setelah nya, pria itu kembali ke kamar menyeka tangan Amira.
"Mm!!" Amira terkejut dengan rasa hangat di tangannya.
"Tidurlah, aku akan mengurus sisanya," ucap Fernando membuat Amira tersenyum.
Sedangkan bersentuhan tangan saja seperti itu sudah membuatnya gugup, sekarang malah di minta untuk membersihkan punggungnya?"
Tapi Fernando tidak menolak, pria itu memaksakan dirinya menjawab, "Baiklah," katanya.
Amira tidak mengatakan apa pun lagi, dia hanya diam saja menikmati sentuhan suaminya.
Sementara diluar, rumah mereka baru saja kedatangan tamu.
__ADS_1
"Apa?! Kalian mencari menantuku?!!" Suara Aulia terdengar berteriak terkejut saat ia berbicara dengan para pria yang tampak menyeramkan.
"Ya! Dimana dia?!!" Terdengar suara pria itu sangat kasar seolah mencari orang yang akan mereka beri pelajaran.
Hal itu membuat Aulia merasa sangat senang, jadi dia langsung berkata, "Tunggu sebentar, aku akan membawa nya keluar!" Ucap Aulia bersemangat masuk ke rumah untuk memanggil Amira.
Dor dor dor....
Suara gedoran pintu mengejutkan Amira yang sedang menikmati pijatan dari suaminya.
"Apa itu?" Tanya Amira dengan suara parau serta mata yang masih terpejamkan.
"Tidurlah, aku akan berbicara dengan ibu," ucap Fernando segera keluar dari kamarnya lalu melihat ibunya yang tampak marah.
"Ada apa Bu? Mengapa teriak-teriak di tengah malam?" Tanya Fernando.
"Cepat suruh istrimu keluar!! Di luar ada orang yang mencarinya!!" Ucap Aulia membuat Fernando terkejut.
"Orang mencari istriku? Kenapa?" Tanya Fernando merasa heran dengan orang yang datang di tengah malam untuk mencari istrinya.
Tidak bisakah menunggu sampai besok pagi? Sangat menjengkelkan menganggu keberduaannya dengan istrinya.
__ADS_1
"Entahlah, tapi sepertinya istrimu sudah membuat masalah besar! Mereka datang dengan kemarahan!!!" Ucap Aulia mengejutkan Fernando.
"Apa Bu?!" Fernando langsung berjalan ke depan.