
Keesokan harinya benar saja Pemimpin sekte harimau suci mendatangi Chu Tian dipenginapan sakura dia datang bersama Gong zu yang selalu menekuk wajahnya.
mereka bertemu di lantai bawah yang merupakan sebuah restoran , banyak orang yang memandang Chu Tian dengan heran pasalnya dia bisa membuat pemimpin dari sekte harimau suci yang diidolakan banyak orang datang hanya untuk menemuinya.
Hari Ini Chu Tian menemui Huang Ta bersama Ling Yue dan Shi Long.
"aku tidak menyangka Pemimpin sekte benar benar datang menemuiku, sungguh suatu kehormatan" ucap Chu Tian dengan senyum ramah.
"Aku yang merasa terhormat karena bisa menemui pangeran dari Kerajaan Chu Dibenua Timur bukankah ini hal yangsulit untuk diwujudkan" ucap Huang Ta dengan tersenyum pula.
"Chu Tian aku akan pergi memesan makanan kalian lanjutlah mengobrol" ucap Ling Yue dengan tersenyum lalu bangkit dari duduknya.
Chu Tian menarik tangan Ling Yue,
"biarkan Shi Long yang memesan kau disini temani aku" ucap Chu Tian.
"Hah aku, emm baiklah" ucap Pasrah Shi Long.
" Pangeran apakah Dia kekasihmu, dia sungguh cantik" ucap Huang Ta
" kau bisa saja Pemimpin, ehem lalu tujuan anda kesini..?"
"Ah Ya aku hanya ingin meminta maaf atas kejadian kemarin, aku sudah menghukung Pang Bao dengan mencabut gelarnya serta menyegel energi spiritualnya sementara Gong Zu kami turunkan menjadi murid luar, dan sebagai konsekuensinya dia tidak akan bisa lagi menjadi murid para tetua, bagaimana apa anda keberatan atau hukumannya kurang " tanya Huang ta dan itu membuat Gong Zu berkeringat, diturunkan posisinya saja sudah membuatnya malu dan ditertawakan satu sekte bagaiman jika ditambah lagi.
"Aku serahkan semuanya padamu Pemimpin aku tidak akan ikut campur dengan masalah hukuman ini" ucap Chu Tian yang membuat Gong Zu lega.
" terimakasih pangeran, maaf untuk sebelumnya aku mengakuinya bahwa itu semua salahku jika saja aku tidak arogan maka tidak mungkin ayah dan kakekku meninggal waktu itu" ucap Gong Zu.
"Bagus jika kau mengetahuinya, ingatlah kesombongan hanya akan menghancurkanmu saja" ucap Chu Tian.
"Aku mengerti pangeran maaf, aku tidak akan mengulangi kesalahanku" ucqp Gong Zu dengan menyesal.
"Cobalah perbaiki , kau pasti bisa menjadi murid inti, ah ya jangan memanggilku Pangeran, ini bukan wilayah kerajaanku jadi panggil saja Tian kau juga Pemimpin" ucap Chu Tian dengan senyum.
" tidak ini sungguh tidak sopan aku akan memanggilmu saudara saja, itu tidak memberatkanmu kan" tanya Huang ta.
"Tentu saja tidak" ucap Chu Tian.
__ADS_1
"Ah Ya satu hal Lagi yang ingin ku katakan pada mu" ucap Huang Ta dengan serius dan itu membuat Chu Tian mengkerutkan keningnya.
"Apa yang ingin anda tanyakan." tanya Chu Tian
"itu sauda.."
"Makanan sudah siap," ucap Shi Long tanpa sengaja memotong perkataan Huang Ta Shi Long juga datang membawa banyak pelayan.
"Ehem sebaiknya kita makan terlebih dahulu setelah ini kita bicarakan lagi" ucap Chu Tian memecah kecanggungan.
"Baiklah kalau begitu" ucap Huang Ta.
"Silahkan dinikmati, jika ada sesuatu yang tuan tuan dan nona inginkan bisa memanggil kami" ucap seorang pelayan dengan ramah dan itu diangguki oleh Chu Tian.
"Pan.. eh saudara Tian apakah makanan ini tidak terlalu berlebihan, ini sangat banyak" ucap Huang Ta yang melihat meja besar yang ada didepan mereka penuh dengan berbagai macam makanan.
" tidak masalah pemimpin, lagipun ini tidak setiap hari" ucap Chu Tian.
mereka semua makan dengan lahap mencoba menghabiskan semua makanan yang ada diatas meja namun karena terlalu banyak mereka tidak kuat lagi.
Selesai makan mereka mulai mengobrol lagi.
"Berikan aku sebotol anggur jug... maksudku Shi Long ingin minum anggur jadi tolomg ambilkan, ee pemimpin dan Gong Zu Apa kalian minum juga" tanya Chu Tian dia sebenarnya mau minum tapi dia lupa ada Ling Yue disampingnya jadi dia menggunakan nama Shi Lomg sebagai gantinya.
"Baiklah Asal anda juga minum" ucap Huang Ta.
Chu Tian tersenyum senang dengan ajakan Huang Ta.
"Maaf pemimpin tapi Chu Tian sedang tidak enak badan jadi dia tidak boleh minum anggur" ucap Ling yue yang membuat wajah Chu Tian masam.
"Tidak masalah nona anggur juga bisa menambah daya tahan tubuh asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan" ucap Huang Ta.
"Apa anda tidak dengar, tidak boleh ya tidak boleh" ucap Ling Yue dengan ekspresi galaknya bahkan Ling Yue sudahmengeluarkan senjatanya.
Chu Tian memegang tangan Ling Yue.
"Ling yue tenanglah, aku tidak akan minum" ucap Chu Tian menenangkan Ling Yue.
__ADS_1
Huang Ta dan Gong Zu terkejut dengan sikap Ling Yu mereka sama sama menelan ludah dengan susah payah.
Tak lama Minuman dan camilan yang mereka pesan sudah sampai, kali ini Chu Tian ingin segera membahas apa yang akan Huang Ta Tanyakan.
Chu Tian mengibaskan tangannya keatas seketika sebuah kubah tipis mengelilingi mereka, itu bukan sebuah perisai melainkan formasi kedap suara.
"Jadi Pemimpin apa yang ingin anda tanyakan" tanya Chu Tian.
"Maaf sebelumnya saudara Tian, aku hanya ingin bertanya apakah beast spirit mu kemarin adalah Harimau suci" tanya Huang Ta dengan ragu ragu.
"Bukankah kau adalah pemimpin sekte harimau suci kau tentu tau soal itu kan" ucap Chu Tian dengan menaikkan sebelah alisnya.
"Aku tau Hanya saja sebelas tahun lalu Harimau suci yang menjadi nama sekte kami menghilang entah kemana, aku hanya ingin memastikan apakah itu dia atau bukan" ucap Huang Ta.
"Apakah harimau sucimu masih kecil saat hilang" tanya Chu Tian sambil sesekali dia menyesap teh yang disajikan oleh Ling Yue.
"Tidak harimau suci dari sekte kami adalah milik leluhurku tentu saja umurnya sudah sangat Tua" ucap Huang Ta.
"Jika begitu dia bukan harimau sekte kalian" ucap Chu Tian sambil mengeluarkan Jinfu dan mengelusnya dipangkuannya.
"Apa maksud saudara Tian" tanya Huang Ta dengan binggung.
"Aku merawat Jinfu sejak dia masih kecil hingga sekarang mungkin sudah sepuluh tahun dia bersamaku" ucap Chu Tian.
"Tapi apakah munhkin aku salah" ucap Huang Ta.
"Dibenua ini bukan kah banyak hewan suci termasuk Hafimau suci" ucap Chu Tian.
"Tidak Saudaraku dibenua ini sudah tidak ada lagi hewan suci yang tersisa entah mengapa pertumbuhan mereka paling tinggi hanya ditingkat legenda itupun hanya sedikit" ucap Huang Ta.
"Tapi beberapa kali aku merasakan adanya aura binatang Suci setelah memasuki Benua ini" ucap Chu Tian sambil memegang dagunya
"Ah tunggu apa mungkin yang saudara Tian rasakan adalah binatang iblis yang sudah memasuki tahap suci, karena beberapa bulan lalu ada seorang pendekar yng melihat adanya beberapa Hewan Iblis" jelas Huang Ta yang lamgsung membuat Chu Tian dan Shi Long Terkejut.
.
.
__ADS_1
.
.