
Jhin Tian menyerang Sui Ko dari segala Arah. Kecepatan Jhin Tian terus bertambah seiring berjalannya waktu bahkan Sui Ko menjadi semakin terpojok bahkan hampir tiga hari pertarungan tak berhenti membuat Jhin Tian mengerahkan seluruh tenaga yang ia punya.
"Tidak Kusangka dia sangat kuat" batin Sui Ko sambil menahan setiap serangan Jhin Tian.
Jhin Tian menyerang Sui Ko tanpa ampun lagi, Dia menyayat setiap bagian Tubuh Sui Ko, Jhin Tian berhasil Membalik Sui Ko dan Memukul tengkuk Sui Ko menggunakan gagang pedang dan mrmbuat Sui Ko tersungkur.
Setelah Suiko Tersungkur Huang Tei membuat akar yang berfungsi sebagai tali Dan Mengikat Sui Ko.
"Yan Sha Sekarang" Teriak Qing Se
"Baiklah" ucap Yan sha dia membuat jeruji dari Air.
"Pangeran kami siap" ucap Qing Se.
Jhin Tian mengangguk lalu Turun dia menggunakan energi spiritualnya untuk membekukan jeriji Yang dibuat Yan Sha.
"Gawat Aku kehabisan energi" ucap Jhin Tian perlahan enerhi yang ia keluarkan melemah.
Sui Ko berusaha membebaskan diri Dari Jeratan akar Huang Tei.
"Teman teman aku tidak bisa menahannya lebih lama lagii" ucap Huang tei dengan Wajah yang sudah meringis.
"Kita Gunakan rencana Lanjutan" ucap Qi Val dan diangguki Oleh Qing Se.
"Gi Kung bersiaplah dan kaalian Yu Nan dan Muo Sie kuharap kalian bisa bekerja sama" ucap Qing Se dan diangguki oleh mereka bertiga.
Jhin Tian berhenti mengalirkan energinya karena sekarang energinya benar benar sudah dikuras oleh Sui Ko saat bertarung.
"Sudah jangan paksakan dirimu lagi" ucap Jhin Le yang langsung menghampiri Jhin Tian yang terduduk lemas.
disisi itu Sui Ko berhasil membebaakan diri dari Huang Tei bahkan Huang Tei sampai terpental dan akhirnya pingsan.
Sui Ko tertawa mengelegar sebelum Akhirnya dia menghancurkan jeruji Es yang baru setengah Jadi.
saat Jeruji itu hancur Gi Kung langsung melompatuntuk menangkap Sui Ko.
"Yu Nan lakukan" ucap Gi Kung
"Serahkan Padaku" ucap Yu Nan.
Yu Nan berlari dan memutar tubuhnya lalu melemparkan Jarum beracun Untuk Melemahkan Sui Ko, Meski begitu Sui Ko masih Bisa Menghindari Seluruh Jarum yang di lempar Yu Nan.
"Sial" teriak Yu Nan kesal.
"Sekarang Giliranku" ucap Muo Sie dia berlari melewati Yu Nan dan Melempar sebuah Tali Yang terbuat Dari Api.
__ADS_1
"Gi Kung Menyingkir sekarang" ucap Muo Sie.
Gi Kung langsung mendorong Sui Ko kedepan dan dia langsung melompat kebelakang.
Muo Sie langsung menangkap Sui Ko dengan Tali Apinya.
"Arrrkkkh panassss.." teriak Sui Ko.
Teriakan itu bertahan Cukup lama namun sayang sekali Energi Muo Sie tiba tiba habis .
"Gawab Muo Sie lepaskan Dia atau energimu akan habis terkuras" teriak Qi Val.
Muo Sie yang terkejut langsung Melompat Mundur. berada dekat dengan Yu Nan.
"Kau baik Baik Saja" tanya Yu Nan.
"Hanya energiku sudah terkuras" ucap Muo Sie.
"Hahaha aku peringatkan kalian ,aku adalah abadi aku adalah dewa yang paling berkuasa dengan kekuatan yang Luar biasa aku tidak memiliki kelemahan aku juga tidak bisa dihancurkan aku adalah keabadian kalian akan mati ditanganku hahahaha" tawa Sui Ko mengelegar.
Tanpa Disadari Siapapun Sebuah Tombak melesat kearah Sui ko dan Mengenai Tepat Didadanya.
"Puftt... " darah segar langsung keluar dari mulut Sui Ko karena Tombak Tadi berhasil menembus jantungnya bahkan tombak itu sampai tembus kebelakang.
Mereka semua melihat Siapa yang melempar Tombak dan Itu adalah Jhin Tian dengan nafas yang Tak Beraturan.
Jhin Tian Menghampiri Sui Ko.
"Sudah berakhir" ucap Jhin Tian.
"sebenarnya dia tampan tapi ternyata huh" ucqp Yan Sha.
"Jangan Pikirkan tentang ketampanan" ucap Kesal Qi Val.
"Sudah sebaiknya kita Cari Bola kunci itu" ucap Jhin Le.
"Tapi pa...."
Bruk.. Brukk ...Brukkk. Mereka semua terjatuh karena kehabisan energi dan hanya tersisa Jhin Tian.
"Jhin Le, Qi Val, Qing Se, Yan Sha kalian semua bangunlah" ucap Jhin Tian.
Jhin Tian dengan sekuat tenaga membawa mereka satu persatu ketempat Yang Aman meski lukanya cukup parah namun dia tetap menahannya.
Jhin Tian berhasil membawa semuanya dan Hanya tinggal satu Saja, dia menghampiri jasad Sui Ko, dan Dia melihat Tubuh Sui Ko mulai Memudar, setelah memudar semua, sebuah bola ada ditempat jatuhnya Sui Ko.
__ADS_1
"Apa Bola ini tercipta karena hisapan energi dari kami semua" batin Jhin Tian.
Jhin Tian kembai kegempat Teman Temannya dia memakan pil Pemulih Energi dengan Dosis banyak, dia menyembuhkan Satu Persatu Teman temannya, jika energinya habis maka dia akan meminun pil itu lagi danbegitulah seterusnya.
Pil Penambah energi memnag berguna disaat terdesak namun sangat buruk jika digunakan dalam dosis banyak dan Terus menenus.
sementara Jhin Tian menyembuhkan Semuanya, dia menyembuhkan Huang Tei terlebih Dahulu , berharap Huang tei dapat membanti, meski begitu Jhin Tian juga membutuhkan banyak tenaga untuk menyembuhkan Huang Tei.
"Arrkkhh dimana aku" ucap Huang Tei.
"Huang Tei kau sudah sadar, istirahatlah terlebuh dahulu aku akan mengobati Yang Lainnya" ucap Jhin Tian.
Huang Tei mengangguk pasrah, tubuhnya benar benar masih lemah sekarang ini, jadi dia tidak bisa melakukan pengobatan.
Huang tei Memandang Jhin Tian yang terus mengalirkan energinya dan Juga terus mengkonsumsi Pil Penambah Energi.
"Pangeran Wajahmu sudah sangat pucat sebaiknya kau berhenti meminum pil itu, biar aku yang mengantikanmu" ucap Huang Tei.
"Aku masih Kuat Kau istirahatlah" ucap Jhin Tian dan masih terus fokus dengan Pengobatannya.
Tak Lama setelah itu Qi Val, dan Jhin Le juga mulai sadar mereka juga menatap Jhin Tian dengan perasaan Campur Aduk.
"Jhin Tian hentikan ini Semua, kau sudah seperti orang tanpa darah berhenti kubilang" ucap Marah Jhin Le.
"Percuma pangeran Le aku telah memintanya berhenti sedari Tadi tapi dia tidak mendengarkanku" ucap Huang Tei yang sedikit demi sedikit mulai pulih dan mulai membantu Jhin Tian mengobati Yang Lainnya.
Cukup lama Hingga akhirnya semua mulai sadar.
Sudah cukup Jhin Tian hentikan Kau tidak boleh mengkonsumsi pil Itu lagi mulai sekarang.
"Tenanglah aku Baik Baik saja, satu lagi untuk melanjutkan perjalanan kita" ucap Jhin Tian dia ingin memakan pil Itu lagi sebelum akhirnya Yan Sha menampar Tangan Jhin Tian Dan Pil Itu terjatuh.
"Yan Sha kau gila ya" teriak Jhin Tian.
"Kau yang Gila apa kau tidak memikirkan keadaanmu, lihat Dirimu energimu sudah tak beraturan, wajahmu pucat pasi seperti itu dan kau masih ingin memakan pil itu lagi kau ingin mati " teriak Yan Sha.
"Aku tidak melakukan sesuatu yang salah, kita tidak punya banyak waktu aku masih harus mencari ibuku" ucap Jhin Tian dengan Lemah.
"Aku berjanji aku akan membantumu kelak tapi sekarang pikirkan dirimu terlebih dahulu, jika tidak bisa maka pikirkanlah Istrimu dan Calon Anakmu" ucap Jhin Le sambil menepuk pundak Jhin Tian untuk menenangkannya.
.
.
.
__ADS_1
.
.