Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 172. Qi Sau


__ADS_3

" tapi yang mulia mengabungkan senjata dewa yang begitu hebat apakah itu tidak masalah" tanya Qing yu sambil menatap jhin Suo dengan mengkerutkan keningnya.


" Dewa Qing Yu yang dimaksud ayah bukan mengabungkan senjata namun mengabungkan kekuatan dari kedua pedang, pedang elemen bisa menyaru dalam diriku itu artinya aku bisa mengabungkan kekuatan Pedang elemen yang ada pada diriku dan kekuatan Pedang Roh Dewa yang ada ditanganku nantinya" ucap Chu Tian.


"aku paham sekarang, aku yang biasa dipanggil sebagai dewa paling cerdas pun masih kalah cerdas denganmu yang mulia" ucap Qing Yu dengan senyum hangat khas dewa Qing Yu.


" itu tidak benar Qing yu hahaha" ucap Jhin Suo sambil tertawa.


"Ayah aku ada satu permintaan kecil" ucap Chu Tian.


"permintaan..?"


" ya permintaan eh tidak ini lebih ke bantuan dari ayah" ucap Chu Tian.


"Bantuan apa yang bisa ayah berikan padamu" tanya Jhin Suo.


" dewa pengetahuan Cang He bukankah dia harus kembali, tapi dia belum menemuiku" ucap Chu Tian.


" Aku mengerti aku pasti akan berusaha sebisaku, dan ya kau juga berjuanglah sebaik mungkin" ucap Jhin Suo.


" Aku pasti akan berusaha dengan baik, lagipula aku memiliki kejutan untuk ayah" ucap Chu Tian.


" kejutan, jika yng kau maksud kau sudah menikah dengan Ling Yue itu bukan kejutan lagi" ucap Jhin Suo.


" Tidak ayah aku memiliki kejutan yang lebih istimewa lagi" ucp Chu Tian dengan tersenyum.


"Hahaha Baiklah ayah akan tunggu kejutan darimu" ucap Jhin Suo.


" Benar pangeran aku bahkan juga tidak sabar dengan kejutan itu" ucap Qing Yu.


" tentu saja dewa Qing Yu , huft sepertinya aku harus kembali" ucap Chu Tian.


" Yah pergilah dan ingat untuk jangan gegabah, kau selalu ceroboh jika gegabah" ucap Jhin Suo.


" Buakankah kau juga sama yang mulia" ucap Qing yu dengan tertawa kecil.


"Aku ingin disini sedikit lebih lama tapi sayang sekali aku tidak bisa" ucap Chu Tian.

__ADS_1


"Kau punya tugas yang berat pergilah dan selesaikan tugasmu setelah itu datanglah pada ayah" ucap Jhin Suo sambil memeluk Chu Tian sebelum Akhirnya Chu Tian menghilang dari pandangan merekaa.


Dikediaman Chu Tian mulai membuka matanya dan tersenyum.


" aku sekarang sudah merasa tenang dan aku tau apa yang harus kulakukan nanti ucap Chu Tian .


Chu Tian lalu menatap Ling Yue.


" maafkan aku yang hanya bisa membawamu dalam bahaya dan belum bisa membuatmu bahagia" ucap Chu Tian dengan menatap Ling Yue penuh kasih.


Hari ini adalah hari itu, hari dimana Chu Tian berulang Tahun.


pagi itu sang mentari seakan ingin menyampaikan bahwa akan ada bahaya besar, dia bersinar dengan begitu panasnya. Chu tian dan yang lainnya mulai bersiap dengan memakai Zirah atau baju pelindung mereka, Mereka semua terlihat sangat gagah, Chu Tian juga telah memindahkan kakak iparnya keruang bawah tanah dengan persiapan Khusus.


Rencana kembali berubah dengan adanya Chu Hwangji di ruang bawah tanah sebagai penjaga.


Chu Tian, Yan Sha dan Ling Yue juga bersiap, Chu Tian merapalkan sebuah mantra Dan Sebuah altar Yang tidak terlalu besar muncul disana, Chu Tian meletakkan sembilan kristal kesembilan lubang dialtar itu. Chu Tian memerintahkan Ling Yue dan Yan Sha untuk tetap berada dialtar itu dan Chu Tian juga memberikan sebuah benda pada Ling Yue dan meminta Ling Yue untuk terus memegangnya.


"Tapi suamiku biarkan aku bertarung bersamamu" ucap Ling yue.


"itu benar biarkan kami membantu" ucap Yan Sha.


Yan Sha mengunakan pedang dari tongkat yabg diberikan Chu Tian, sementara Ling yue mengumpulkan energi spiritualnya dia berfikir akan menyerang dengan energi Airnya.


Chu Tian bersiap dengan pedang elemen yang menyatu dengannya sementara Pedang Roh dewa berada Di gengamannya membuatnya terlihat gagah.


Matahari perlahan Mulai tertutup oleh benda hitam Suasana menjadi semakin terlihat mengerikan.


" bersiap semuanya, aku merasakan aura hewan iblis" ucap Chu Tian.


"mereka tiba" ucap Xiao Feng.


Sementara Itu lao Hei tiba tiba tertarik keraung dimensi Chu Tian.


Ribuan Hewan Iblis muncul disekitar kerajaan Chu Dan Seluruh kerajaan Entah dari udara Atau pun darat mereka ada dimana mana dengan bentuk yang mengerikan dan ukuran yang besar tidak membuat mereka yang telah bertekad menjadi takut.


" ini saatnya kalian tunjukkan tekad dan semangat kalian, Serangggg..." teriak Chu Lizheng .

__ADS_1


mereka semua mulai menyerang para hewan iblis meski kalah jumplah namun mereka tidak sekalipun patah semangat apalagi saat Chu tian dan semua temannya menebas para hewan iblis dengan tanpa keraguan sedikitpun mereka menjadi mengikutinya.


Chu Tian menebaskan pedang Roh dewa dan menebas semua musuhnya tanpa sisa bahkan jiwa dari binatang iblis terserap langsung kedalam pedang Roh dewa. Hari itu kerajaan Chu Bermandikan Darah dari para binatang iblis, bahkan tanpa membutuhkan waktu lama mereka sudah membunuh sangat banyak.


pada Saat yang bersamaan Seorang perempuan Datang dengan tatapan tajam dan penuh amarah.


"pangeran dari suku es Dimana kauu..." ucapan Wanita itu mengelegar .


"Aku berada disini Qi Sau" ucap Chu Tian yang melayang terbang keudara mengimbangi Qi Sau yang berada diudara.


" jadi kau pangeran yang diramalkan, Cih terlihat sangat lemah" ucap Qi Sau dengan wajah Arogan.


" kau tidak akan tau jika belum melawanku" ucap Chu Tian yabg sudah bersiap dengan pedang ditangannya.


Qi Sau sebenarnya adalah wanita yang cantik, namun dibalik kecantikannya ada iblis yang bersemayam dengan nyaman dalam tubuhnya.


Qi Sau dan Chu Tian bertempur diudara dengan Jurus jurus mereka, dengan kecepatan Tinggi Chu Tian mrnyerang Qi Sau begitupun sebaliknya bahkan dari bawah hanya terlihat kilasan cahaya biru dan merah yang terus saling bertabrakan. kekuatan Chu Tian sangat jauhhh di bawah Qi Sau dan itu membuat Chu Tian terpojok.


"kau tidak pantas menjadi putra jadi Jhin Suo" ucap Qi Sau dengan marah dan langsung membuat bola energi dan melemparkannya pada Chu Tian.


Chu Tian tidak sempat menghindar Hingga terjatuh ketanah dengan Keras.


Bommmmmm.......


"Suamikuuuu" teriak Ling yue dia ingin keluar dari altar namum ditahan oleh Yan Sha sambil menyerang beberapa hewan iblis dengan satu tangannya.


" tenanglah Ling Yue suamimu itu bukan orang yang mudah dikaahkan" ucap Yan Sha.


Sementara Qi Sau mendengar teriakan Ling Yue dan melesat kearah Ling Yue, Chu Tian yang melihat itu segera bangkit dan mengejar Qi Sau.


Qi Sau mendekat kearah Ling Yue, dan ingin menangkap Ling Yue, namun di hentikan oleh Yan Sha dengan energi spiritualnya.



Qi Sau.


.

__ADS_1


.


...


__ADS_2