
hooo? aku tidak meminta kalian berada dibawah dan kalian lah yang menghadangku jadi untuk apa aku sopan padamu..!!! " kata Chu Tian dengan tajam.
"hahahaha aku suka dengan kesombonganmu itu nak, kau adalah seorang jenius, apa kau ingin masuk ke sekteku. aku akan menjamin keselamatan dan sumberdaya untuk mu berlatih" Ucap Pria itu mencoba membujuk Chu Tian.
"Cih masuk kedalam sekte yang penuh dengan kekejaman itu, aku tidak akan sudi meski kau memberiku tumpukan sumberdaya " Ucap chu tian dingin dia kemudian meminta Xiao Feng Turun.
Saat menginjak tanah Xiao Feng pun berubah menjadi seorang manusia dan tentu itu mengejutkan Seluruh pasukan sekte kapak darah.
"Phoenix yang bisa berubah? setauku hewan yang mampu berubah adalah yang berada ditingkat suci berartii..?" pria itu kaget saat mengetahui siapa Xiao Feng namun sebelum dia menyelesaikan kata katanya pria disampingnya berbicara.
"Hahaha phoenix suci itu akan ku takhlukkan dan akan ku jadikan Beast Spirit milikku" ucap pria yang ada ditingkat kaisar ke dua.
"Cih aku tidak akan pernah berlutut dihadapan orang rendahan sepertimu "Ucap Xiao Feng sinis.
"Aku sangat suka burung yang arogan ,Aku huo yan akan menaklukanmu ..!! " ucap pria ditingkat kaisar kedua itu yang bernama huo yan seraya menunjuk kearah Xiao Feng
"Heii.!! aku itu phoenix suci bukan burung biasa, huft Kalau begitu cobalah jika kau mampu ,sungguh seekor kelinci yang tidak sadar bahwa dia melawan serigala lapar." Ucap Xiao Feng dengan tertawa kecil melihat kebodohan mereka
Chu Tian hanya diam mengamati saja dia sudah memiliki rencana yang akan membuat mereka menang sekali serangan saja.
Chu Tian diam diam menciptakan mantra tangan yang sangat rumit, namun gu hang melihat apa yang dilakukan Chu Tian.
"Dia menciptakam Formasi cepat menghindar" Teriak Gu Hang membuat mereka tersadar dan mencoba menghindar namun naas sebagian dari mereka terlambat menyadari dan mati karena terjebak formasi dengan energi petir putih didalamnya.
"Sial" ucap Chu Tian kesal.
"kau bocah beraninya kau menyerang diam diam" Teriak pria yang berada di tahap kaisar ketiga puncak bernama heng yo
"Aku hanya belajar dari tetua sekte kapak darah yang terhormat" kata Chu Tian dengan senyum manis, yang membuat pasukan sekte kapak darah merinding.
"Cih !!bocah tak tau diri" heng yo semakin emosi terhadap Chu Tian
"Aku akan melawannya kau terserah mau melawan siapa" Ucap Heng Yo pada huo yan.
"Aku akan melawan burung kecil itu" ucap Huo Yan
__ADS_1
SWISSSH...
Sesosok dengan pakaian hitam dengan rambut coklat datang entah dari mana dan beelutut dihadapan Chu Tian.
"Tuan ijinkan aku bertarung bersama tuan" Ucap pria yang baru datang yang tak lain adalah zaein.
"Tentu saja " ucap chu tian dengan senyum.
Zaein pun juga ikut tersenyum lalu memandang dengan sinis Gu Hang dan dua murid elit yang berada ditingkat Raja tahap ketiga puncak. Zaein sudah yang berada ditingkat kaisar tahap pertama puncak tentu akan sangat mudah mengalahkan mereka bertiga.
"Aku akan menghabisi murit yang tersisa agar tidak menganggu pertarungan" ucap chu tian pelan namun masih didengar oleh Zaein dan Xiao Feng.
"Teknik angin...Tombak Angin...!!" kata chu tian lalu ratusan tombak yang terbuat dari energi angin melesat turun menghantam para murid yang belum siap dengan pelindungnya.
Boommm Boommm Booomm...
beberapa murid berhasil di selamatkan oleh para tetua dan yang lain mati meledak .Murid yang semula ada sekitar dua ratusan kini hanya tersisan lima puluh murid saja dan itu membuat tetua Heng Yo sangat marah.
"Kau bocah tengik..!! Akan kubunuh kau sekarang juga" ucap Heng Yo dengan marah lalu melesat Ke arah Chu Tian dan menyerangnya dengan pukulan tapak.
Melihat Heng yo menyerang chu tian masih tetap tenang bahkan dia tidak bergeming ,lagi pula dari segi kekuatan Chu Tian lebih unggul.
BOOOMMM..
Tapak milik Heng yo dan Chu Tian beradu ledakan keras terjadi ,Heng Yo terpental jauh kebelakang sedangkan Chu tian masih dalam posisinya tidak bergeser satu inci pun.
"Bocah ini sangat kuat, sebenarnya ditingkat apa bocah ini? " tanya Heng Yo dalam hati, tanganya terasa kebas saat beradu tapak dengan Chu Tian.
Berbagai pukulan dan tendangan terus dilayang kan Heng Yo namun yidak ada satu pun yang bisa melukai Chu Tian bahkan dia tidsk melihat celah sedikitpun.
Merasa sia sia dengan serangan jarak dekat heng yo lalu mengeluarkan kapak yangmengeluarkan aura berwarna merah darah untuk menyerang Chu tian, Chu Tian pun juga mengeluarkan pedang elemennya.
"Aura kapak itu benar benar mengerikan, entah berapa banyak jumplah nyawa tak bersalah direnggut oleh kapak itu, aku harus serius sekarang!!" Batin Chu Tian dengan wajah serius.
"Hahaha bocah apa sekarang ksu takut dengan kapak penyerap jiwa ini" Ucap Heng yo dengan penuh percaya diri, dia sering dijuluki pemburu jiwa karena cara bertarungnya yang terus menerus menyerang jiwa seseorang hingga tersedot ke dalam kapaknya.
__ADS_1
"senjata rendahan seperti itu apa yang harus ku takutkan" ucap Chu Tian santai, dia lalu menghentakkan kakinya pelan.
Tiba tiba Heng Yo merasa seperti ada yang mencengkram pergelangan kakinya, lalu dia melihat kebawah dan mendapati kakinya tertahan oleh elemen tanah hingga dia tidak bisa mengerakkan kakinya lagi.
"Dasar bocah licik berani sekali kauu.!!!" ucap Heng Yo marah dia tidak menduga bahwa chu tian memiliki lebih dari satu elemen.
Sementara itu ditempat zaein berada dia sedang di keroyok oleh tiga orang tingkat raja, dia bukannya terpojok malah terlihat begitu menikmati pertarungan, hingga tiga murid elit itu membuat rencana untuk menjatuhkannya.
mereka lalu menyerang Zaein dari tiga arah secara bersamaan hingga akhirnya Zaein sedikit kewalahan, lalu salah satu dari mereka berhasil memukul dada zaein hingga terhuyung ke belakang dan memuntahkan seteguk darah.
"Uhuk" Zaein terbatuk lalu dia membersihkan darah dari mulutnya menggunakan punggung tangannya, dia kemudian memandang tajam mereka bertiga.
"Hahaha luar biasa ku akui kalian memang sangat kompak namun itu tidak akan bisa menjatuhkanku" Ucap Zaein bukan kesakitan dia malah tertawa.
"Dia Hanya luka kecil ..? padahal aku telah menggunakan kekuatan penuhku.!!." Ucap salah satu murid elit itu dengan mengepalkan tangannya.
"Kalau begitu mari kita satukan kekuatan dan hancurkan dia dalam satu kali serangan" Ucap Gu Hang ,sebenarnya dia ingin melawan Chu Tian tapi dia tidak mau membantah perkataan Heng Yo yang ingin melawan Chu Tian.
Mereka bertiga lalu menyerang Zaein bersamaan dengan kekuatan penuh mereka, melihat itu Zaein tersenyum tipis dia lalu menciptakan pola rumit dari tangannya lalu sebuah perisai tipis yang hampir tidak terlihat muncul untuk melindunginya.
BOOOMMM...
Zaein.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.