Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 99. Belati Bintang Kembar


__ADS_3

"Akhirnya kau muncul juga " ucap Chu Tian dengan tersenyum.


Lelaki itu


"jadi kau sudah tau keberadaanku" ucap sing wei.


"Dengan aura mu yang menguar apa kau pikir aku tidak bisa merasakannya" ucap Chu Tian dengan santai.


Sing Wei terkejut dia sedari tadi sedah menghilangkan auranya, namun Chu Tian masih bisa nerasakannya.


"Sepertinya aku salah meremehkanmu soal ini, tapi kau pasti kalah setelah ini" ucap Sing Wei dengan senyum sombong.


"Lakukan jika kau mampu" ucap Singkat Chu Tian.


"Jangan sombong kau bocah" ucap Sing Wei lalu mengayunkan pedangnya dan seketika Chu Tian menghindari tebasan pedang itu.


namun tebasan itu masih terus melaju hingga membuat lubang yang cukup dalam di dinding ruangan itu.


Seketika itu pula penginapan diatas mereka terkena guncangan dan membuat semua orang lari ketakutan.


setelah tebasan itu Sing Wei tidak menghentikannya dia terus menebas bertubi tubi kearah Chu Tian.namun secepat apapun gerakannya Chu Tian masih bisa menhindarinya


"Cih jangan menjadi pengecut yang selalu menghindar" teriak Sing Wei dengan marah.


Chu Tian tidak menangapi teriakan Sing wei.


"Jika terus begini penginapan ini akan runtuh, aku harus memancing mereka keluar" batin Chu Tian lalu melirik kearah ling Yue dan shi Long.


"Beraninya kau tidak memperhatikanku hiaatt" teriak Sing Wei lalu menargetkan Kepala Chu Tian .


Chu Tian memutar tubuhnya untuk menghindari tebasan dia lalu melaju dengan cepat menyerang Sing Wei dengan tapaknya.Chu Tian juga menyerang Chu Kia dan Chu Fen dengan hal yang sama, kemudian Chu Tian mengendong Ling Yue ala bridal style


Chu Tian kemudian menghilang dari sana bersamaan dengn Shi Long yang juga tiba tiba menghilang.


"Heii jangan kabur, ayo kita ikuti mereka" ucap Sing Wei dengan nada marah.


Wu Mei dan kedua anaknya mengangguk serentak mereka kemudian mulai mengikuti Chu Tian.


Chu Tian ,Shi Long dan juga Ling Yue kini berada di kaki bukit yang cukup luas .


"Turunkan aku, kenapa kau malah membawaku kemari " ucap Ling Yue kesal dia tadi sedang sangat bersemangat melawan Chu Kia dan Tiba tiba Chu Tian datang dan langsung membawanya pergi.


Apa kau tidak sadar hah...! jika kita bertarung disana penginapan itu akan runtuh dan akan banyak orang yang tidak bersalah menjadi korban" ucap Chu Tian dengan nada marah.


Ling Yue sedikit terkejut kemudian dia tersadar akan hal itu

__ADS_1


"Hahaha kalian para pengecut tidak akan bisa kabur lagi dari kami" ucap Sing Wei yang berhasil menyusul Chu Tian.


Melihat Sing Wei datang Chu Tian langsung maju didepan Ling Yue dengan pedang elemen di tangannya.


"kami bukan pengecut" ucap Shi Long dengan nada marah


"Lalu apa, kabur ditengah tengah pertarungan bukankah itu tindakan pengecut hah" ucap Chu Fen dengan nada sinis.


"Kam..."


"Sudah lah Shi Long kau tidak perlu meladeninya "Ucap Chu Tian


"Hohoho apa kau sudah merasa hebat karena bisa kabur dariku, kali ini tidak akan ku biarkan kau kabur lagi"Ucap Sing wei lalu menciptakan segel tangan yang rumit bahkan Chu Tian baru pertama kali melihatnya.


Tak lama setelah itu kubah berwarna hitam menyelimuti tempat dimana mereka berada seluruh energi didalam kubah menjadi hilang.


Shi Long dan Chu Tian serta Ling Yue merasakan lemas diseluruh tubuh mereka,sekarang semua energi spiritual mereka telah terkuras.


Ling Yue yang tidak kuat akhirnya pingsang, kini tinggal Chu Tian dan Shi Long meski tidak memiliki energi spiritual lagi tapi mereka juga mahir dalam pertarungan tanpa energi.


"Hahaha kalian akan mati ditanganku, didalam kubah inj seluruh energi spiritual kalian sama sekali tidak berfungsi dan kalian akan kalah dengan satu pukulanku saja hahahaha" ucap Sing Wei dengan tertawa keras.


"benarkah Sing Wei, jika begitu buktikan padaku" ucap Chu Tian.


"Hei Hei kenapa kau sering sekali berteriak , itu membuat telingaku sakit" ucap Chu Tian sambil menutup telinganya.


"Apa..! Beraninya kauu "Ucap Sing Wei lalu berlari mendekat kearah Chu tian dan melayangkan tinjunya.


Bammmm....


Chu Tian menahan serangan sing Wei dengan dua tangannya karena tidak memiliki energi spiritual kini kekuatan Chu Tian sangat terbatas dan serangan Sing wei yang dialiri energi spiritual membuatnya kesulitan.


"Menyerahlah sekarang dan berikan kristal sembilan warna untukku" ucap Sing wei dengan tersenyum lebar melihat Chu Tian yang kesulitan.


Chu tian terkejut saat sing wei menyinggung tentang kristal sembilan warna, dia sungguh tidak menyangka bahwa Sing Wei mengetahui tentang hal ini.


"Jangan berharapp lebih sing weii..!" teriak Chu Tian lalu menambah tenaganya untuk memutar tangan Sing Wei dan menendang tepat Diperutnya.


Sing wei termundur beberapa meter karena tendangan Chu Tian.


"Arrghh, beraninya kauu" Teriak sing Wei sambil memegangi perutnya yang sedikit nyeri.


"Dia tidak memiliki tenaga yang kuat, meski aku sudah menyegel seluruh energi spiritualnya aku harus berhati hati" batin sing wei sambil terus memperhatikan Chu Tian.


"menyerahlah Chu Tian atau gadis ini akan kubunuh" ucap Wu Mei yang sudah berada disamping Ling Yue.

__ADS_1


"Lepaskan Dia Wu Mei" ucap Chu Tian sambil mengertakan giginya.


"Apa kau akan menyerah hah, ini lah yang diinginkan oleh pangeran sampah hahhaha" ucap Sing wei sambil berjalan kearah Chu Tian.


"Jangan Terlalu senang" ucap Chu Tian dengan tersenyum hl itu membuat Wu Mei dan Sing wei serta kedua anak mereka terkejut.


Chu tian menghentakkan kakinya ketanah , dan saat itu pula pedang elemennya keluar dari dalam tanah .


"Pedangku adalah pedang Roh tidak memiliki Kekuatan Spiritual namun memiliki kualifikasi seperti kekuatan Spiritual" jelas Chu Tian sambil mengelus Pedangnya.


"Kalau begitu lawan aku sekarangg, ...!" teriak Sing wei dengan marah dia lalu melompat kearah Chu Tian sambil menebaskan pedsng besarnya.


Trangg.....


Chu Tian menangkis pedang Sing Wei mengunakan Pedanngnya, mereka akhirnya terus bertarung , bagaimanapun tanpa neergi spiritual Chu tian kalah dalam kekuatan , namun karena Kelincahan Chu Tian mampu mengimbangi gerakan Sing Wei.


"Keparat kau, aku akan membuatmu merasakan yang putra dan putriku rasakan karenamu" ucap Sing wei dengan terus menyerang Chu tian.


"Buka kah itu karena ulah mereka sendiri kenapa menyalahkanku karena ini" ucap Chu Tian sambil tersenyum Tipis.


Sing wei mengertakan GiginyA, dia mempercepat gerakannya dan mengubah pola serangannya,hingga akhirnya pedang Chu tian dan Sing wei Beradu .


pada awalnya Chu tian berhasil memojokkan Sing wei, namun saat Sing Wei terpojok dia tersenyum.


"terjebak" ucap Singkat sing Wei yang membuat Chu tian terkejut.


Belum sempat Chu Tian melakukan apapun dari Berlakang Wu Mei datang dengan belati bintang kembar di tanganya.


Belati itu adalah belati tingkat legenda yang dapat melukai tingkat suci sekalipun.


Dan Kini Wu Mei menancapkan Dua belati itu dipunggung Chu Tian.


Clebb.. Cleebb...


"Arrrrgggghhhh" Chu tian mengerang kesakitan.


"Pangerannnnnn" teriak Shi Long yang sedang melawan Chu Fen.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2