Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch 43. Latihan


__ADS_3

Keesokan harinya semua orang sudah berkumpul di halaman mereka hanya menunggu satu orang saja yang hingga kini belum datang.


"Maaf membuat kalian semua menunggu" ucap seorang pemunda dari belakang dia juga ditemani dua orang pemuda tampan.


Melihat pemuda pemuda itu datang semua orang tersenyum senang, karena pemuda inilah mereka selamat dan pemuda ini tidak pernah memberikan perbedaan diantara mereka.


"Aku tidak akan berbasa basi lagi , aku mengumpulkan kalian semua untuk menyampaikan sesuatu yang sangat penting.


Dari apa yang aku dengar kita akan mendapat serangan kurang dari tiga bulan lagi, jadi kita hanya punya waktu sedikit untuk mempersipkan semua itu.


Jadi Aku ingin kalian semua berlatih dengan keras ,selama waktu kurang dari tiga bulan, dan aku berharap kalian semua bisa mencapai ranah dewa atau paling tidak ranah kaisar" kata chu tian panjang lebar.


Chu Tian ingin para generasi muda itu mendapatkan pelatihan yang baik agar mereka semua bisa menjadi kuat dan dapat melindungi keluarga mereka kelak.


" Tapi pangeran bagaimana bisa kami yang masih berada diranah jendral besar bisa nsik begitu jauh hingga ke ranah dewa" ucap salah seorang pemuda dia merasa ragu dengan apa yang dikatakan chu tian.


"Itulah kalian tidak memiliki tekad dan takut sebelum mencoba jadi bagaimana kalian bisa menjadi kuat jika kalian merasa ragu, cobalah terlebih dahulu aku akan menjamin kalian menjadi kuat dan akan membantuku dimasa depan untuk menghancurkan kejahatan " Ucap Chu tian dengan senyum.


Semua orang menunduk mereka semua tadi memang merasa ragu namun sedikit keraguan mereka kini sudah hilang.


"Kalian dengarkanlah aku jika kalian tidak bisa kuat karenaku maka jadilah kuat untuk keluarga kalian ,bayangkan saja jika keluarga kalian hancur karena serangan dari hewan iblis atau dari orang orang jahat diluar sana dan kalian hanya bisa diam dan melihat saja apa kalian tega melihat itu semua terjadi pada keluarga kalian..?" tanya Chu Tian dengan tegas.


Semua orang mengepalkan tangan nya terlihat tekad yang besar dimata mereka, mereka semua memandang Chu Tian dengan tajam lalu berlutut dengan satu kaki mereka.


"Kami akan mengikuti Latihan dari pangeran Chu Tian" ucap Semua orang dengan serempak.


"Baguslah kalau begitu, aku akan menjelaskna sedikit lagi aku tidak akan melatih kalian paman Xiao Feng akan melatih kalian teknik elemen dan tenaga dalam dia juga akan melatih kekuatan jiwa kalian serta membantu penempaan tubuh kalian.


Sedangkan Zaein akan membantu kalian dalam kecepatan, dan kekuatan Fisik juga ilmu berpedang,dan juga tombak

__ADS_1


Bagi kalian yang tidak menguasai teknik tombak dan teknik pedang kalian bisa berlatih dengan Pamanku tapi kalian harus menunggu sebelum dia datang dan kalian bisa berlatih bersama Xiao Feng dahulu.


Untuk kalian yang tidak bisa berkultivasi kalian tenang saja kita akan mengajari kalian teknik formasi dan juga alkemis itu akan lebih baik bagi kalian nantinya" kata Chu Tian menjelaskan


Semua orang mengangguk mengerti .


"Ah ya kalian tidak perlu khawatir untuk waktu latihan kalian, kalian punya waktu yang lumayan banyak karena aku akan mengaktifkan formasi waktu di area kerajaan Chu ini agar kalian dapat berlatih dengan tenang."Ucap Chu tian dengan tenang.


Chu Tian lalu memisahkan antara generasi muda dan mereka yang tidak bisa berkultivasi, lalu Chu Tian juga memisahkan para generasi muda berdasarkan ranah dan juga elemen yang mereka miliki ,Chu tian juga memisahkan mereka yang tidak bisa berkultivasi berdasarkan ilmu yang mereka minati karena Chu Tian akan meminta Lao Hei untuk keluar dan melatih mereka ,dan akan dibantu oleh Chu Lizheng sedangakn Ji Kun akan membantu melatih para generasi muda.


Selesai membagi kelompok Chu tian membagikan berbagai sumberdaya tentu itu adalah milik kerajaan dan miliknya masih utuh dia akan menggunakannya disaat sumber daya milik kerajaan telah habis , dia sama sekali tidak akan pelit demi generasi muda ini.


Sebenar nya Chu tian melakukan ini bukan semata mata karena serangan yang akan datang namun dia bisa merasakan bahaya besar akan terjadi tidak lama lagi dan dia memang sangat membutuhkan pasukan yang sangat kuat meski dia sudah punya pasukan namun itu belum cukup karena kehancuran yang terjadi mungkin tidak sesederhana yang mereka pikirkan.


"An'er Kau sungguh bisa membuat mereka semua memiliki tekad yang begitu kuat padahal aku yang seorang raja tidak pernah bisa melakukan hal itu." Ucap Raja Chu Kai merasa takjub dengan Chu Tian yang masih sangat muda.


"Ayah hentikan pujianmu itu ,ah ya apakah paman sudah memberikan kabar" tanya Chu Tian.


"Haaa kakek dan nenek itu, tamatlah riwayatku " ucap Chu Tian dengan wajah aneh.


"Jika kakek dan nenek di sini aku akan menjadi bayi kecil lagi ,tidak tidak aku tidak mau sepanjng hari didalam pelukan mereka" Batin Chu tian merasa ngeri nenek dan kakek Chu Tian memang sangat menyayangi dan memanjakan chu Tian serta Chu Lizheng dan mereka akan terus memperlakukan Chu Tian dan Chu Lizheng.


Sebab itulah Chu Lizheng tidak pernah mau ikut jika Chu Tian dan ibunya jika pergi ke kediaman keluarga wen.


"Ah ayah tolong aku beritahu paman apa yang akan aku sampaikan, dan bilang pada nenek dan kakek bahwa aku sedang berlatih keluar" ucap Chu Tian dengan wajah memelas.


"Kau mau berlatih kemana..?" Tanya Raja Chu kai dengan heran hari ini sudah sangat siang dan sebentarlagi sore tentu dia tidak akan mengijinkan anaknya pergi lagi .


"Eh itu aku sebenarnya ingin menyelidiki sekte iblis darah dan aku memang sekaligus ingin berlatih diluarsana" ucap Chu Tian dengan mengaruk tengkuknya yang tidak gatal.

__ADS_1


"Aku tau kau hanya ingin menghindar dari kakek dan nenekmu saja" ucap raja Chu Kai dengan senyum tipis.


"Tidak tidak aku tidak begitu" Ucap Chu Tian dengan gugup


"Hahaha aku hanya bercanda saja, baiklah kau boleh pergi tapi setidaknya pergilan bersama putri yun ,dia tidak ada pekerjaan sama sekali kan disini" ucap Raja Chu Kai


"Tidak aku tidak ingin merepotkan kakak" ucap Chu tian menolak dia sebenarnya hanya tidak ingin latihannya terganggu jika ada Chu Yun.


"Aku tidak merasa kerepotan aku akan menemani perjalananmu" ucap seorang wanita cantik yang tidak lain adalah Chu Yun


"Tapi kak." chu Tian belum sempat menjawab Chu Yun sudah menyerobotnya lebih dulu.


" Baiklah jadi kapan kita akan berangkat" ucap Chu yun dengan senyum lebar.


Melihat itu Chu Tian hanya bisa menghela nafas berat.


"Baiklah kita akan berangkat sebentar lagi aku akan melakukan sesuatu dulu kakak pergilah bersiap" ucap Chu Tian tak berdaya.


Sedangkan Raja Chu Kai hanya tersenyum melihat tingkah anak anaknya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


😄


__ADS_2