
Dengan bahagia Jhin She kembali kekediamannya, sementara Jhin Suo masih terus memuji Jhin Tian, jhin Tiqn ingin pergi dari sana dan menemui dewa Qing Yu yang sudah pergi dari aula bersama Qing Se.
"Ayah benar benar beruntung memiliki putra sepertimu jhin Tian" ucap Jhin Suo.
"Ayah sudahlah, aku beruntung karena doa ayah dan ibu" ucap Jhin Tian dengan senyum.
"Setidaknya dengan begini rasa bersalahku pada Jhin Se sedikit berkurang karenamu, aku merasa beban bebanku sedikit demi sedikit terangkat karenamu" ucap Jhin Suo.
"Ayah aku tidak melakukan apapun" ucap Jhin Tian.
Setelah cukup lama mengobro Jhin Tian pergi dan mencari Qing Yu yang ternyata berada disebuah danau yang ada ditengan Salju namun tidak membeku.
"Dewa Qing Yu" sapa Jhin Tian.
"Pangeran, apa yang membuatmu sampai kesini" tanya Qing Yu.
"Aku hanya ingin mengajukan sebuah pertanyaan untukmu" ucap Jhin Tian.
Qing yu mengkerutkan alisnya.
"Apa yang ingin pangeran tanyakan padaku" tanya Qing Yu.
"Qing Se mengatakan padaku bahwa kau pernah menyelidiki tentang kpergian ibuku apakah anda tau sesuatu dewa..?" tanya Jhin Tian.
Qing Yu memandnag Jhin Tian lalu menghel nafas .
"Aku tidak punya banyak petunjuk, disaat itu yang mulia ratu tiba tiba menghilang banyak orang mengatakan bahwa beliau melakukan pengasingan tapi menuruku jika Yang mulia ratu melakukan pengasingan dia tidak mungkin hanya diam dan tak mengatakan apapun pada kami, dan satu satunya petunjuk yang kupunya hanya sebuah kalung yang terjatuh di kediamannya entah itu disengaja atau tidak, namun sayangnya aku tidak mengetahui apapun tentang kalung itu" jelas Qing Yu.
"Kalung.. lalu diamana kalung itu sekarang...? " tanya Jhin Tian.
" kalung itu ada disuku mimpi untuk di teliti lagi, jika pangeran ingin melihatnya mungkin setelah penobatan pangeran mahkota pangeran bisa berkunjung ke negri mimpi" ucap Qing Yu dengan tersenyum.
"Huft baiklah aku akan menunggu saat itu tiba,kalau begitu aku mohon undur diri" ucap Jhin Tian lalu pergi bersama dua pengawalnya yang terus membuntuti Jhin Tian.
Jhin Tian berjalan kembali ke istana ditengah perjalanannya Jhin Tian bertemu ling Yue yang sedang berjalan terburu buru
__ADS_1
" Yue'er apa yang kau lakukan disini" tanya Jhin Tian.
"Suamiku, huh akhirnya aku bertemu denganmu, ayah mengatakan padaku bahwa seorang wanita bertengkar dengan Yan Sha didekat laut duyung, aku sungguh khawatir dengan yan Sha bisakah kita pergi" tanya Ling yue dengan wajah cemas.
"Yan Sha bertengkar, tidak biasanya dia melakukan itu, baiklah ayo kita lihat" ucap Jhin Tian.
Jhin Tian lalu mengendong Ling Yue dan melesat kearah Aut Duyung bersama Fua oengawal dan Dua pelayan yang selalu saja mengikuti langkah Jhin Tian meski kesulitan.
Jhin Tian dan Yan Sha sampai didekat laut tak berujung dan melihat Yan Sha sedang beradu mulut dengan Seorang Wanita cantik.
"Yan Sha ada apa ini" tanya Jhin Tian.
" yan Sha kau baik baik saja" tanya Ling yue dan langsung mengamati tubuh Yan Sha.
"Aku tidak apa apa ling yue, dan kau jhin Tian lihat wanita ini ingin menemuimu" ucap Yan Sha.
"Menemuiku, bahkan aku tidak mengenalnya, siapa namamu" tanya Jhin Tian.
"Peekenalkan pangeran namaku adalah Shi Que, putri dari dewi peri dan hamba kemari atas perintah dari Ibuku untuk menemui calon suamiku pangeran Jhin Tian putra satu satunya dari yabg mulia Jhin Suo" jelas Shi Que.
Jhin Tian, Ling Yue dan Yan Sha begitu terkejut mendengar pernyataan Shi Que.
"Aku tidak aakn pergi sebelum aku bisa membawa Jhin Tian kembali keistana peri" ucap Shi Que.
"Dasar perempuan tak tau diri, seluruh dunia memanggilmu sebagai dewi kebaikan dan kecantikan namun disini aku hanya melihat kebusukanmu mengikuti semua peraturah Ibumu" ucap Yan Sha dengan marah.
"Hahaha aku adalah putri peri dan mana mungkin sifatku jauh dari dewi peri, ibuku sengaja menunjukkan diriku dengan segala kebaikan dan kelembutan tapi hahaha itu semua adalah bohong, dan kau yan Sha kau telah ternoda dengan berada di dunia manusia begitu lama, lalu bagaimana dengan nasipmu" ucap Shi Que menertawakan kemalangan yang menimpa Yan Sha.
"Jangan mencoba menghina temanku, dan ya Jhin Tian hanya bisa memiliki seseorang yang sempurna dan kau tidak pantas" ucap Ling yue.
"Aku peringatkan padamu Shi Que pergi dari Kota Bunga Salju dan jangan pernah kembali kemari lagi" ucap Jhin Tian.
"Sekeras apapun kalian mencoba aku akan tetap berada dikota bunga salju" ucap Shi Que dengan senyum sinisnya.
"Kau...."
__ADS_1
" suamiku tenanglah" ucap ling yue sambil mengusap pelan lengan Jhin Tian.
"Apa kau mau marah, oh ayolah pangeran aku tau kondisi tubuhmu, karena dewi Qi Sau itu kan, disuku peri ada ramuan herbal yang bisa menyembuhkanmu dengan cepat, jika kau setuju denganku maka aku pasti akan memberinya padamu" ucap Shi Que.
"Cih Jangan mimpi" ucap Jhin Tian.
Sementara Shi Que hanya tersenyum dengan melipat tangannya , Ling yue menatap Shi Que dengan tatapan tajamnya.
"Aku tidak akan membiarkanmu mendapatkan Jhin Tian dengan mudah" ucap Ling Yue.
"Aku tidak takut denganmu, kau hanya penduduk benua tengah dan bukan seorang dewi, cih bisa apa kau" ucap Shi Que.
"Putri Shi Que dari suku peri, apakah anda lupa dengan perjanjian daratan suci dan daratan tengah, kau akan kehilangan Kekuatanmu jika melawanku, bukankah itu adalah kelemahanmu " ucap Ling Yue.
"Kau... cih tetap saja kau akan kalah jika melawanku" ucap Shi Que.
"Kau tidak akan tau jika belum mencobanya " ucqp Ling yue dengan tersenyum.
"Jangan salahkan aku jika aku membunuhmu saat ini juga" ucap marah Shi Que.
" tidak, lawanmu bukan dia tapi aku..., Yue'er pikirkan tentang bayi kita, aku tidak ingin kau kenapa kenapa" ucap Jhin Tian.
"Aku terlahir bukan untuk bersembunyi saja suamiku, lagi pula Dia sudah berani menghina Yan Sha dan juga menentangmu bukan, dia pantas mendapat hukuman dariku" ucap Ling Yue.
Disaat itu aura luar biasa juga terpancar dari tubuh Ling yue, bahkan Jhin Tian dan Yan Sha begitu terkejut merasakan aura Ling Yue.
Berbeda dengan Jhin Tian dan yan Sha yang nerasakan aura besar Ling Yue, Shi Que justru tidak menyadari hal itu.
"yue'er kendalikan dirimu " ucap Jhin Tian.
"Hahaha biarkan saja, aku akan melayaninya" ucqp Shi Que dengan angkuhnya.
.
.
__ADS_1
.
.