Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 149. Bercanda..?!


__ADS_3

mereka kembali keistana, dan mereka melihat Chu Lizheng yang sibuk berbincang dengan lao ahei tentang dimana saja undangannya akan dikirimkan.


"Kakak" panggil Fu Kai.


"Kalian sudah kembali, istriku beristirahatlah, Ling Yue tolong antarkan Han Ying untukku" ucap Chu Lizheng dan diangguki oleh Ling Yue.


"Bagaimana apakah kalian mendapatkan apa yang kalian cari" tanya Chu Lizheng.


"Tidak, kakak ipar sudah kelelahan jadi kami kembali" ucap Chu Tian.


"Yasudah biarkan besok aku yang mengaturnya" ucap Chu Lizheng yang berniat membawa penjual perhiasan kerumahnya.


"Tidak kak aku tau kakak sangat sibuk, besok aku akna pergi bersama Ling yue" ucap Chu Tian.


"Masih saja suka mencari kesempatan" ucap Lao Hei.


"Tidak" ucap Chu Tian


"Aish dasar kau ini, baiklah kau beristirahatlah aku akan kembali mengurus semua undangan ini" ucap Chu Lizheng.


"Kakak memang yang terbaik hahahah" ucap Chu Tian sambil tertawa, sementara Chu Lizheng tersenyum melihat adiknya yang terlihat sangat bahagia.


Chu tian tidak kembali kekediamannya namun dia datang ketemapat Yan sha berada yaitu danau kecil didekat taman istana.


"Kenapa kau kemari bukankah seharusnya kau mempersiapkan pernikahanmu" ucap Yan sha tanpa menatap Chu Tian.


Chu Tian duduk disamping Yan Sha.


"Kau sendiri kenapa tidak membantuku bukankah kau teman terbaikku" ucap Chu Tian.


"Aku sedang mempersiapkan diri" ucap Yan Sha.


"Mempersiapkan diri untuk apa" tanya Chu Tian.


"Aku berjanji pada Ling Yue untuk menjadi keluarga Dari Mempelai wanita, dan aku yang akan menyaksikan secara langsung pernikahanmu dalam jarak yang paling dekat" ucap yan Sha sambil menatap Chu Tian.


"Apa Kau merasa tidak nyaman dengan itu" tanya Chu Tian.


"Aku tidak tau, jika kau bertanya tentang kenyamanan aku juga tidak tau" ucap Yan Sha.


Chu tian bangkit dari duduknya dia memegang seruling putihnya.


"Jika kau tidak menginginkannya maka jangan lakukan, aku tidak ingin kau terpaksa dan aku juga tidak ingin memaksamu" ucap Chu Tian.


"Tapi aku sudah berjanji pada Ling Yue" ucap Yan Sha .


"Jika begitu biarkan aku membebaskanmu dari janji itu" ucap Chu Tian.


"Ling Yue akan terluka karena ini semua, aku tidak ingin dia terluka, dan inilah penyebab kegelisahanku" ucap Yan Sha.


"Dimana Yan Sha ku yang kuat, kau selalu membantuku mengambil keputusan yang tepat tapi kenapa kau tidak bisa melakukannya yan sha" ucap Chu Tian.

__ADS_1


"Aku tidak berdaya Chu Tian, aku benar benar tidak bisa memilih antara keduanya" ucap Yan Sha.


"Pilihlah yang menurutmu baik, bukankah jika kau berjalan didalam kebaikan kau akan mendapat ketenangan, " ucap Chu Tian.


"Apa kah kau tidak bisa membatalkan pernikahanmu" kalimat yang diucapkan Yan Sha membuat Chu Tian terkejut.


"Kenapa" pertanyaan Singkat yan Sha membuat Chu Tian menjadi binggung.


"Karena aku mencintaimu, bisakah kau meninggalkannya demi aku" tanya Yan Sha.


" yan Sha apa yang kau katakan, kau berbohongkan" ucap Chu tian sambil menguncang tubuh Yan sha.


"Katakan padaku unruk apa aku berbohong padamu" ucap Yan sha dengan airmata yang terurai.


Chu Tian terduduk di rumput dia memegang erat serulingnya bahkan hingga tangannya memerah.


"Yan Sha, aku sungguh tidak ingin melukaimu tapi sungguh aku menyayangimu sebagai temanku dan aku mencintai Ling Yue" ucap Chu Tian denga tatapan kosong .


Yan Sha tersenyum


"Aku hanya ingin tau jawabanmu saja, jika kau tidak memiliki perasaan yang sama padaku aku tidak masalah" ucap Yan sha yang membuat Chu Tian termenung memandang Yan Sha.


"maaf yan sha tapi aku hanya mencintai Ling Yue" ucap Chu Tian.


"hahahaha tenang saja aku hanya mengujimu saja" ucap Ling yue dengan menghapus air matanya.


"Apa maksudmu" tanya Chu tian dengan binggung.


" kalian ini ck..."


"Emm apa kau marah pada kami" ucap Ling Yue sambil mendekat kearah Chu Tian.


" Tidak " jawab Singkat Chu Tian dan langsung pergi dari sana.


Ling Yue dan Yan sha tertawa keras saat Chu Tian pergi.


"Bagaimana bukankah tadi itu menegangkan" ucap Yan sha.


"Itu memang sangat luar biasa, ku rasa pangeran kita akan merajuk" ucap Ling yue.


"Pergi dan bujuk dia" ucap Yan Sha.


"Emm baiklah, terimakasih yan Sha kalau begitu aku pergi dulu" ucap Ling yue lalu pergi meninggalkan yan Sha disana.


Yan Sha kembali duduk termenung disana.


"Aku tidak berbohong tentang itu semua Chu Tian, Ling Yue" batin Yan sha sebelum Akhirnya Zaein datang pada Yan Sha.


"Chu Tian kau marah padaku ya" tanya Ling yue yang sudah menyusul Chu Tian dikamarnya.


"Tidak" ucap Chu Tian sambil membaca sebuah Buku Jurus.

__ADS_1


"Aku mohon maafkan aku, aku hanya bercanda saja, Aku hanya ingin tau kau mencintaiku dengab tulus atau tidak" ucap Ling Yue.


Chu Tian menoleh kearah Ling Yue dan mengkerutkan keningnya, dia lalu berdiri dan berjalan mendekat kearah Ling Yue, Ling yue hanya diam ditempatnya.


"Apa kau meragukan ku" tanya Chu Tian.


"Ti Tidak , sungguh maafkan aku" ucap Ling Yue dengan menangkupkan tangannya namun dia tersenyum.


Chu tian ikut tersenyum lalu berkata.


"Aku akan memaafkanmu tapi ada syaratnya" ucap Chu Tian dengan tersenyum.


"A apa" tanya Ling yue dengan sedikit gugup.


"Aku akan mengambil ksemua kue octopusmu Selama kita belum resmi menikah, bagaimana kau sanggup" ucap Chu tian.


Senyum diwajah ling Yue langsung memudar.


" kauu... Tidak aku tidak mau" ucap Ling Yue.


"Jadi kau memilih Kue itu dari pada calon suamimu yang tampan ini" ucap Chu Tian dengan tersenyum.


"Kau memberiku pilihan yang sulit" ucap Ling yue dengan kesal.


"Ya baiklah, tapi sebagai gantinya aku akan berlatih didimensimu" ucap Chu Tian.


"Emmm, sepakat aku akan membukanya untukmu setiap saat, asal kau tidak merusakkan barang barangku" ucap Ling Yue


"Tidak akan bukankah disana ada Lao Bi juga " ucap Chu tian dengan tersenyum penuh arti.


"Ah kau benar juga ada lao Bi, tidak tidak aku tidak akan membiarkanmu disana, kau berlatihlah didimensimu sendiri saja" ucap Ling Yue.


"Kalau begitu aku tidak akan memaafkanmu" ucap Chu Tian.


"Aku tidak mau kau didimensi phoenix merah dan aku tidak mau membagi kue octopusnya, lalu aku harus bagimana" tanya Ling yue pada dirinya sendiri.


"Ada satu syarat lagi" ucap Chu Tian.


" ada lagi, kali ini jangan menyusahkan aku lagi" ucap Ling yue


"Emmm memang siapa tadi yang menyusahkan" ucap Chu Tian dengan wajah serius.


"Iya iya itu aku, apa syaratnya" tanya Ling yue dengan wajah kesalnya.


"Kau harus menciumku" bisik Chu Tian yang seketika membuat wajah Ling yue memerah.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2