
kembali ke kerajaan Chu
Setelah mengetahui sing Kia dan Sing Fen adalah Chu Kia dan Chu Fen yang dulu Chu Lizheng menjadi khawatir, dia benar benar ingin acara pernikahan Chu Tian berjalan dengan lancar dan sempurna, Chu Lizhwng kemudian memberi pesan pada Ji Kun melalui burung pengantar pesan.
Pesan itu mengatakan bahwa ji kun harus menambah keamanan diperbatasan, karena Sing kia dan Sing Fen bisa saja masuk dan merusak acara yang ia persiapakan.
Setelah membaca Surat Ji Kun berteriak pada para prajuritnya untuk memperketat penjagaan.
sementara Ditempat Ling yue sedang tergesa gesa menuju kamarnya hingga dia menabrak Chu Tian yang sedang berbicara dengan Zaein.
"Kau ini punya mata atau tidak" marah Ling yue dia terjatuh dan perhiasannya berantakan, dia belum memandang siapa yang ia tabrak.
"Ling Yue, kenapa kau begitu tergesa gesa" suara Chu Tian membuat Ling yue seketika mengangkat kepalanya dan melihat Chu Tian.
Chu Tian memberikan kode pada zaein untuk pergi dan Chu Tian berlutut lalu membantu Ling Yue mengambil perhiasannya.
"sepertinya ini bukan perhiaaanmu aku belum pernah melihatnya" ucap Chu Tian.
"Memang bukan ini adalah pemberian kakak ipar, sudah menyingkirlah aku masih bahnyak pekerjaan" ucap Ling yue yang langsung bwrdiri dan hendak pergi.
Chu Tian memegang tangan Ling Yue,
"kau menyuruhku menyingkir sungguh" ucap Chu tian.
"Ayolah Chu Tian masih banyak yang belum kukerjakan" ucap Ling yue.
"Kalau begitu lakukan saja nanti Yue'er" ucap Chu Tian yang seketika membuat Ling Yue terkejut.
"Kau memanggilkun apa" tanya Ling Yue.
"Yue'er memang salah" tanya balik Chu Tian.
"Ti Tidak, aku akan pergi sekarang" ucap Ling yue sambil menundukkan kepala dan pergi begitu saja.
"Kak Ji Kun benar dia sangat mengemaskan saat malu" ucap pelan Chu Tian sambil tersenyum tipis.
Chu tian kemudian kembali melanjutkan jalannya sementara Ling yue terus tersenyum sepanjang jalannya.
"Astaga kakak Ying bagaimana mungkin aku bisa bertindak seperti yang kau beritaukan padaku jika saat dia mengucapkan sedikit kata manis saja jantungku berdetak begitu kencang" ucap Ling Yue saat sampai di kamarnya dia bersandar di pintu dan kembali terbayang perkataan Chu Tian.
Ling Yue kemudian meletakkan Perhiasan yang ia bawa dimeja riasnya. dia duduk dikursi sambil memandang cermin.
"Didunia itu kita belum sempat bersatu, dan didunia ini kau akan menjadi suamiku, kadang aku berfikir takdir itu kejam tapi sekarang pikiranku berubah takdir itu adil dia bisa memberi bahagia diawal ataupun diakhir" ucap Ling Yue.
__ADS_1
" Tuan putri, yang Mulia Raja Chu Lizheng memanggil anda keruangannya" ucap Seorang pelayan diluar pintu kamar Ling Yue.
Ling yue segera berdiri dan menuju Ruang Calon kakakk iparnya itu.
Ling Yue pergi keruangan Raja sambil ditemani beberapa pelayan pribadinya dan berjalan dengan anggunnya bagai putri sejati
Ling Yue datang dan pintu langsung dibuka oleh pengawal,
"Salam Yang mulia" ucap Ling Yue sambil memberi hormat.
"Kau masih saja memanggilku yang mulia ....ayo silahkan duduk, ling Yue aku hanya ingin bertanya padamu apakah ada orang yang ingin kau undang kepernikahanmu" tanya Chu Lizheng setelah Ling yue duduk.
Ling Yue berfikir beberapa saat.
"Jika tidak merepotkan yang mulia hamba ingin Li Huan dan Li hyung dari klan Li diundang, mereka sudah kuanggap seperti keluargaku" ucap Ling Yue dengan senyum ramah
"Li Huan kah, ohh anak dari paman Li Chao Itu ya. sepertinya Chu Tian telah memintaku mengundangnya" ucap Chu Lizheng.
"Jika seperti itu hamba tidak ada permintaan lain" ucap Ling yue.
"Sungguh tidak ada" tanya Chu Lizheng.
"Tidak yang mulia, ah masudku kakak" ucap Ling Yue.
"Sebenarnya kakak tidak perlu melakukan hal hingga seperti ini, pernikahan sederhana pun sudah cukup bagiku" ucap Ling yue.
"Tidak Ling Yue, Aku hanya punya satu adik dan aku sudah berjanji pada ayahku untuk membahagiakannya, dan ini adalah salah satu cara agar dihari bahagianya dia juga benar benar bahagia karena orang orang yang dia sayang dan menyayanginya hadir" ucap Chu Lizheng
" Chu Tian sungguh sangat beruntung memiliki kakak seperti anda yang mulia" ucap Ling Yue.
"Setiap kakak pasti akan melakukan yang terbaik untuk adiknya, dia sudah kehilangan kasih sayang sejak dia kecil, tentu aku tidak ingin hal itu terulang lagi" ucap Chu Lizheng.
"Aku juga berjanji padamu kak bahwa Chu Tian tidak akan lagi kekurangan Cinta" ucap Ling Yue dengan tersenyum
"Aku sangat percaya padamu, aku juga melihat Chu Tian terlihat sangat bahagia saat dia bersamamu" ucap Chu Lizheng.
"Aku juga melihat kakak Ying sangat nyaman jika berada didekat yang mulia" ucap Ling yue.
mereka terus berbincang.
"Kakak , lihat kakak yun mengirim sebuah sur... eh Ling yue kau disini" chu Tian tidak melanjutkan kata katanya dan malah bertanya kepada Ling yue.
"Pangeran macam apa kau ini, berikan salam dulu pada yang mulia" ucap Ling yue.
__ADS_1
"Ah ya salam kakak, ini surat dari kakak Yun " ucap Chu Tian setelah memberikan salam dia memberikan sebuah gulungan.
Chu Lizheng mengelengkan kepalanya.
"Lain kali jika kau akan masuk setidaknya ketuk pintu dulu" ucqp Chu Lizheng.
"Aku terburu buru jadi lupa, oh ya ling yue apa yang kau lakukan disini" tanya Chu Tian.
"kakak Lizheng memanggilku untuk menanyakan siapa yang ingin aku undang" jawab Ling Yue.
"emm ngomong ngomong soal itu, kakak bisakah kau mengundang komando pasukan kerajaan han yang bernama Fu Cang dan keluarganya, mereka adalah orang yang baik" ucap Chu Tian
"Baiklah aku akan mengatakan pada kakak Han Yang untuk membiarkan mereka ikut dalam rombongan kerajaan Han Bagiamana" ucap Chu Lizheng
"Kau memang yang terbaik, lalu apa isi surat itu" tanya Chu Tian.
Chu Lizheng membuka surat itu dan membacanya denagb seksama ekspresinya agak kurang enak dipandang.
"Ada apa kak kenapa kau terlihat tidak senang" tanya Ling yue.
"Sayang sekali Chu Yun tidak bisa hadir dipernikahan kalian, dia baru bisa datang sehari setelah pernikahan kalian" ucap Chu Lizheng.
"Kenapa seperti itu" tanya Chu Tian, dia yang semula sangat senang kini menjadi agak bersedih.
"Chu Yun tidak mengatakan apapun lagi, mungkin dia masih memiliki masalah yang belum selesai" ucap Chu Lizheng.
"Jika begitu maka biarkan aku datang dan menyelesaikan masalahnya lalu membawanya kembali kemari" ucap Chu Tian dia bersiap akan pergi.
"Tunggu,... Kau tidak bisa melakukan itu, bukankah ibunda Rong Yu akan datang, kau jangan mencemaskan kakakmu itu, ini hanya sekedar surat dia bisa saja datang kan" ucap Chu Lizheng
"Lalu jika terjadi sesuatu pada kakak Yun bagaiman" ucap Chu Tian.
" tenanglah apa kau ingin pernikahanmu kacau, aku akan mengirim anak buah terbaikku untuk memeriksa keadaan Chu Yun dan jika diperlukan dia akan membantunya bagaimana" tanya Chu Lizheng.
"Huft Baiklah" ucap Chu Tian sambil menghela nafas panjang dia sungguh sangat panik saat mengetahui kakaknya dalam masalah
.
.
.
.
__ADS_1