Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 147. Persiapan.


__ADS_3

Akhirnya mereka tidak menghiraukan Ling Yue dan yan sha yang tiba tiba menjadi sangat akrab.


"Aku tidak bisa membuat persiapan jika kau menikah besok, bagaimana jika minggu depan, kita juga harus mengundang Raja Han dan Juga raja Xin, apalagi Xin Lan dia pasti sangat bahagia mengetahui kau akan menikah" ucap Chu Lizheng.


"Xin Lan, kakak jika dia tau aku akan menikah bukankah..."


"Dia tidak akan melakukannya, dia telah bertunangan dengan pangeran Dari Kerajaan Ming" ucap Chu Lizheng.


"Sungguh, pangeran kerajaan Ming apakah Ming Dai" tanya Chu Tian.


"Tidak Dia adalah Ming san putra terakhir dari raja Ming guan dari kerajaan Ming dibenua utara" ucap Chu Lizheng.


"Itu hal yang bagus,baiklah satu minggu" ucap Chu Tian.


"aku tidak menyangka kau pulang membawa calon istri" ucap Han Ying.


"Kakak ipar aku juga tidak ingin kalah denganmu kan" ucap Chu Tian.


"Ini semua karena mu juga kan" ucap Han Ying.


"Hei hei apa yang kalian rahasiakan dariku" tanya Chu Lizheng.


"Tidak ada benarkan " ucap Han Ying dan diangguki oleh Chu Tian.


"Wah wah, ternyata sekarang adikku dan istriku telah bekerja sama" ucap Chu Lizheng sambil tersenyum mereka lalu tertawa Bersama.


"Mohon maaf yang mulia makan siang telah siap" uca Seorang pelayan


"Baik, tolong panggilkan Xiao Feng, Lao Hei , ji kun, zaein juga yan sha dan putri Ling yue" ucap Chu Lizheng kemudian pelayan itu memberi hormat dan pergi


"Ayo kita makan, kau pasti lelah karena perjalanan kan" ucap Chu Lizheng.


mereka bertiga berjalan beriringan menuju ruang makan, semua memberi hormat, mereka terkadang juga menyapa pangeran mereka.


"aku baru pergi sebentar saja kerajaan ini sudah menjadi kerajaan besar" ucap Chu Tian.


"Ini semua juga karena mu, setelah semua orang mendengar kau menyelamatkan kerajaan Xin mereka membuat aliansi, bahkan beberapa hari yang lalu sekte harimau suci dari benua barat juga menawarkan sebuah kerja sama" Ucap Chu Lizheng dengan bangga.


"Dan kau tau adik ipar kakakmu ini sampai mengeluh sakit kepala karena begitu banyak pekerjaan " ucap Han Ying dengan tertawa kecil.


"Aih istriku jangan ceritakan itu padanya" ucap Chu Lizheng.


"Kenapa kau memang mengeluh padaku sepanjang hari, kau bilang jika adik ada disini kau akan menyerahkan semua tugasmu padanya" ucap Han Ying .


"Tidak itu tidak benarr, adik Jangan percaya padanya dia berbohong" ucap Chu Lizheng.

__ADS_1


"Ohh jadi kau menganggapku berbohongg hah" ucap marah Han Ying.


"tidak bu bukan itu maksudku, adik bantu aku" ucap Chu Lizheng.


sementara Chu Tian hanya tertawa kecil melihat tingkah kakaknya.


Mereka sampai di ruang makan dengan diumumkam oleh seoarang penjaga, semua sudah ada disana termasuk Ling Yue dan yan Sha.


"Kalian ini lama sekali, aku sudah sangat lapar" ucap yan Sha.


"Kalau begitu kenapa tidak makan duluan" ucap Chu Tian yang langsung duduk disamping Ling Yue.


"aish ini adalah kerajaan Chu Lizheng bagaimana mungkin aku makan mendahului nya" ucap Yan Sha.


"Ya kalau begitu tunggulah dengan sabar" ucap Chu Tian sambil tertawa kecil begitupun dengan yang lain.


"Pangeran sekian lama kau bertambah tampan saja" ucap Ji Kun.


"Kakak ji juga terlihat lebih gagah dari sebelumnya" ucap Chu Tian


" jendral besar dari kerajaan Chu memang harus seperti itu" ucap Xiao Feng.


"Seperti ini juga perlu banyak pengorbanan" ucap Ji Kun sambil melirik Xiao Feng dan Lao Hei.


"Kalian akan makan atau mengobrol saja, lihat ustriku sudah kelaparan" ucap Chu Lizheng


" ternyata pangeran kecil kita sangat tidak sabaran" ucap Ling Yue.


"Baiklah ayo kita makan" ucap Chu Lizheng


mereka semua mulai makan dengan lahapnya, Selesai makan mereka berkumpul dan membahas rencana pernikahan Chu Tian.


"Jadi Tuan akan menikahi nona Ling" tanya Zaein.


"tentu saja" jawab Chu Tian.


"Tapi Yan Sha itu.."


"Aku sudah menyetujuinya bukan begitu ling Yue" ucap Yan Sha yang baru saja datang bersama Ling Yue.


"iya Yan Sha sudah mendukung rencana ini" ucap Ling Yue


"kalian kenapa berada Disini" tanya Chu Tian.


"Yang mulia bisakah hamba bertemu dengan putri Chu Yun," Tanya Ling Yue dengan sikap hormatnya.

__ADS_1


"Emm benar aku juga belum bertemu dengan kakak Yun" ucap Chu Tian.


"Disaat pernikahan Chu Tian nanti kalian akan melihatnya, untuk saat ini dia tidak mungkin bisa kemari" ucap Chu Lizheng dengan tersenyum


"Memang dia dimana" tanya Chu Tian.


"Ada disebuh tempat dimana dia bahagia tentunya, kakakmu itu sudah bekerja sangat keras agar bisa melindungimu, kejadian lima tahun yang lalu benar benar membuatnya merasa tidak tenang" ucap Chu Lizheng.


"apa yang mulia yakin tuan putri Yun akan datang dihari pernikahanku" tanya Ling yue dengan senyum yang mengembang.


" tentu saja, dan jangan panggil aku yang mulia panggil saja kakak" ucap Chu Lizheng dengan tersenyum.


"Baiklah kalau begitu, hamba mohon undur diri" ucap Ling yue.


"Tunggu sebentar ling Yue, yan sha bisakah aku meminta tolong, bawa han Ying kekamarnya untuk beristirahat" ucap Chu Lizheng.


"Tentu Saja, mari yang mulia ratu hamba antar" ucap Ling Yue dan mengandeng tangan Han Ying dan membawanya pergi kekediamannya.


Sementara Chu Tian dan yang lainnya kembali membahas persiapan.


"Aku akan mengirimkan undangan dan aku akan membuat portal teleportasi untuk memudahkan perjalanan mereka" ucap Lao Hei.


"Ide yang bagus Lao Hei, aku akan mempersiapkan surat undangannya" ucap Chu Lizheng.


"Aku akan menjemput Tuan besar dan nyonya besar" ucap Xiao Feng yang dia maksud tentu saja kakek dan Nenek Chu Tian.


"Tapi kakek dan nenek berada dikerajaan Chen apa kita tidak mengundang kakek Chen Say" tanya Chu Tian.


"kita akan mengundangnya tentu saja, tapi kakek dan nenek harus berada disini untuk mendampingimu dan memberi mu nasehat kan" ucap Chu Lizheng sambil tersenyum misterius.


"Yayaya terserah kakak saja, paman Xiao Feng apakah kakek dan nenek datang saat pernikahan kakak" tanya chu Tian


"ya mereka datang, lao hei yang membawa mereka kemari" jawab Xiao Feng.


"Emm jadi kakak ingin aku merasakan apa yang kakak rasakan saat itu" ucap chu Tian dengan kesal.


"Kau ini cepat sekali paham maksudku" ucap Chu Lizheng sambil tertawa .


bahkan mereka semua juga tertawa, hanya Chu Tian yang terlihat kesal, kemudian Ji Kun mengajak mereka minum angur untuk merayakan kembalinya Chu Tian namun sayang Chu Tian tidak ingin minum anggur, bukan tidak ingin dia hanya tidak mau mendapat amukan Ling Yue lagi.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2