Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch 40. orang orang misterius


__ADS_3

Setelah beberapa saat mengamati jurang itu, chu tian memutuskan untuk kembali, dia tentu tidak ingin kerepotan dengan tingkah pangeran Chu Lizheng yang berlebihan kepadanya.


Setelah beberapa saat mereka sampai di istana saat malam ,diistana semua orang sedang mengadakan pesta yang sangat besar, mereka semua merayakan apa yang mereka capai hari ini, tapi yang tidak mereka tau adalah ini bukanlah akhir namun awal dari bencana.


Chu Tian berjalan melewati orang orang disana semua orang memberinya penghormatan sedangkan yang tadi tidak ikut karena tidak mau ambil resiko kini tertunduk malu tidak berani menampakkan wajahnya.


"Adik kau dari mana saja hah, aku mencarimu kemana pun ku kira kau ditangkap para pengendali hewan iblis" ucap Chu Lizheng dengan mata berkaca kaca sepertinya dia baru saja mendapat suatu kebenaran.


"Kakak kenapa kau menangis, apa kau sekarang menjadi perempuan..?" canda Chu Tian dia sebenarnya heran kakaknya walau sesedih apapun biasanya tidak akan menunjukkan sisi rapuhnya.


"Ah tidak aku hanya kelilipan tadi, aku ingin bicara berdua denganmu bisakah...?" elak Chu Lizheng dia juga bertanya dengan suara serak.


"Tapi disini masih ada pesta , apa tidak apa apa kita pergi" Ucap Chu Tian dia sedikit tidak enak jika meninggalkan orang orang itu.


"Ayah akan mengatur semuanya, dan biarkan Xiao Feng ,Zaein dan Ji Kun yang membantu ayah "ucap Chu Lizheng dengan serius.


"Baiklah" Ucap Chu Tian pasrah


Mereka lalu melesat pergi ke arah barat disana ada sebuah tebing tinggi, dari sana mereka dapat melihat bulan dan jutaan bintang dengan jelas.


sampai disana Chu Tian duduk sambil memandang langit dan Chu tian pun ikut duduk disampingnya.


"Jadi kak apa yang ingin kau sampaikan" tanya Chu Tian sambil memandang Chu Lizheng yang masih melihat langit.


"Aku sudah tau semua dari ayah, apa suatu saat nanti kau akan meninggalkan kami demi orang tua kandungmu" ucap Chu Lizheng dengan memandang Chu Tian.


"Kalian adalah keluargaku aku tidak akan meninggalkan kalian aku juga akan berusaha melindungi kalian." ucap Chu Tian dengan serius.


"Aku tau kau sudah bertekad untuk menemukan dimana orang tua kandungmu bukan..?" ucap Chu Lizheng .


"Ituuu.. bagaimanapun mereka juga keluargaku jika tidak ada mereka mungkin aku juga tidak ada" ucap Chu Tian dengan sendu.

__ADS_1


"Adik ingatlah aku adalah kakakmu dan siapapun kau, kau tetaplah adik kecilku yang harus kulindungi , jika kau berniat mencari orang tuamu maka aku paati akan mendukungmu" ucap Chu lizheng sambil memegang pundak Chu tian dan tersenyum lembut.


"Aku..." ucapan chu tian terpotong.


"Aku tau kau berfikir aku tidak akan menerimamu lagi saat tau kau bukan anak dari ayah dan ibunda, kau salah aku menyayangimu dan aku tidak mungkin membencimu hanya karena kau bukan anak dari ayah dan bunda" ucap Chu Lizheng membuat suasana menjadi haru.


"Ais kakak lihatlah kau terlihat seperti perempuan jika menangis begitu, hahahah" Ucap Chu Tian mencairkan suasana haru itu.


"Kau ini merusak saja suasana dramastis ini" ucap Chu Lizheng dengan mengelap ingusnya.


" ihhhh kau menjijikkan pwrgi jauh dariku" ucap Chu Tian beranjak darisana dan Chu Lizheng mengejarnya dengan penuh tawa.


Mereka terus bercanda dan mengobrol hingga hari mulai larut, mereka baru memutuskan untuk kembali ke istana.


Sesampainya diistana mereka dikejutkan dengan semua orang yang seperti kebinggungan mencari sesuatu.


"Prajurit ada apa" tanya Chu Lizheng menghampiri salah satu prajurit.


" Salam pengeran pertama, saat ini diistana kedatangan penyusup dan penyusup itu menculik selir wu mei , pangeran kedua dan juga putri pertama" jelas Prajurit itu sambil membungkukkan badan.


Mereka lalu bergegas menuju ruang rapat istana dimana banyak pejabat sedang berkumpul dan membahas tentang penyusupan itu.


"Ayah apa yang terjadi bagaimana bisa seperti ini" ucap Chu Lizheng yang lengsung menyerobot masuk bersama Chu Tian tanpa mengucapkan salam karena terlalu panik dan Khawatir.


"Ayah sendiri juga tidak tau tadi salah satu prajurit memberitahu bahwa selir wu mei sudah tidak ada didalam sel , sekarang para penyusup itu sedang dikejar oleh XiaoFeng dan Zaein sedangkan Ji Kun aku perintahkan untuk menyelidiki jika saja ada petunjuk siapa penyusup itu" ucap Raja Chy Kai dengan serius.


"Siapa orang orang ini kenapa mereka malah memgambil selir wu mei dan anaknya , apa ada seduatu yang disembunyikan selir wu mei pada kita" ucap Chu Tian sambil mengelus dagu.


Swishh...


"Tuan maaf kami tidak berhasil menangkap para penyusup itu ,aura mereka menghilang dijurang yang sama dengan yang tadi kita lihat."Ucap zaein memberikan laporan sambil berlutut dan disampingnya juga ada Xiao Feng yang juga berlutut didepan Chu Tian

__ADS_1


"Apakah semua ini ada hubungannya dengan sekte kelelawar hitam waktu itu" tanya Raja Chu Kai penasaran.


" Tidak mungkin jika mereka,mereka saat ini sudah kehilangan banyak pasukan dan kekuatan mereka saat ini sudah sangat lemah , mereka tidak akan begitu bodoh menyerang kita lagi" ucap Chu Tian .


Semua pejabat mengangguk setuju dengan presepsi yang di katakan Chu Tian,memang benar sekte kelelawar hitam sudah hampir hancur dan tidak mungkin berani menyerang , jadi siapa dalang dari semua ini pikir semua orang.


"Maaf kan hamba yang mulia , apa yang mulia mempunyai solusi untuk masalah ini, bagaimanapun selir wu mei pangeran kedua dan putri pertama masih anggota istana kerajaan ini"ucap Salah satu petinggi istana.


"Kita akan mencari cara, namun sebelum melakukan sesuatu kita harus mempunyai bukti yang kuat jika kita bertindak gegabah maka kita tidak akan mendapatkan apapun" jelas Raja Chu Kai


"Siapa sebenarnya orang orang misterius ini kenapa selalu mengancam kerajaan Chu ,apakah ada rahasia yang tersembunyi dikerajaan ini" batin Chu Tian .


"Aku punya suatu rencana,kalian jangan melakukan apapun biarkan mereka merasa bebas terlebih dahulu, aku dan orangku akan mencari tau dimana letak lokasi persembunyian mereka, disaat mereka merasa tenang maka disitulah ada sebuah badai yang menanti dari kita" ucap Chu Tian sedikit menjelaskan rencananya, tentu itu tidak semua karena dia tau masih ada penghianat diistana itu namun dia belum tau pasti.


"Aku setuju dengan pangeran ke tiga, aku percayakan misi ini sepenuhnya padamu pangeran" ucap Raja Chu Kai dengan senyum dia tau rencana anaknya tidaklah sesederhana itu.


"Tapi yang mulia dimana kita akan menemukan kelompok mereka dan siapa mereka" ucap Salah satu tetua yang seperti tidak setuju.


"ya tetua keempat memang benar jika kita tidak tau siapa mereka lalu bagaimana kita bisa tau dimana mereka" ucap pejabat suo li.


"Aku tau siapa mereka... " ucap seseorang yang baru saja datang dari arah pintu.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


hai hai readers😂👋🏻


__ADS_2