
Semua orang langsung menengok kearah pintu seorang pria tampan muncul dari pintu besar itu.
"Salam yang mulia Raja" hormat pria itu dengan tangan kanan disilangkan dan kepala menunduk
Raja Chu Kai hanya mengangguk dan tersenyum kepada pria tampan itu yang tak lain adalah Ji Kun
"Kakak ji kun akhirnya kau kembali jadi bagaimana apa menemukan petunjuk" tanya Chu Tian dengan tersenyum .
"Tentu saja aku mendapatkannya" ucap Ji Kun dengan sombong namun saat melirik ada Xiao Feng disana kesombongannya runtuh seketika.
"Eee pangeran ketiga anu aku menemukan belati yang digunakan para penyusup itu" lanjut Ji Kun lalu menyerahkan belati itu.
Ji Kun memang sangat takut dengan Xiao Feng, karena kejadian waktu itu yang menyebabkan dia selalu dipukul dan ditendang oleh Xiao Feng karena dia selalu mengerutu saat menunggu Chu Tian membebaskan pangeran Chu Lizheng.
Tidak jarang Jika Ji Kun bertemu dengan Xiao Feng mereka akan beradu mulut dan Ji Kun akan selalu mendapat pukulan atau tendangan dari Xiao Feng yang dingin itu.
"Ini bukankan milik sekte iblis darah yang ada dibenua tengah" ucap Chu Tian dengan mengkerutkan keningnya.
"Untuk apa mereka menyerang kerajaan kecil dibenua timur , padahal di benua tengah sangat banyak kerajaan yang lebih besar dari kita, apa sebenarnya tujuan mereka" Ucap Chu Lizheng yang juga ikut binggung.
Kerajaan Chu adalah kerajaan paling kecil di benua timur dari empat kerajaan yang ada kerajaan chu termasuk yang paling lemah diantara mereka ,karena itulah dikerajaan Chu hanya ada sedikit pendekar kuat bahkan yang ada ditingkat dewa hanya keluarga istana.
"Apa ada sesuatu yang mereka inginkan dikerajaan ini" tanya zaein .
"Kerajaan ini hanya kerajaan kecil ,ada barang apa yang bisa menarik perhatian mereka memangnya" ucap Chu Lizheng dengan menaikkan sebelah alisnya.
Raja Chu kai hanya diam, dia sepertinya sedang memikirkan sesuatu yang membuatnya tampak gelisah dan khawatir.
"Ayah apa yang membuatmu begitu khawatir" tanya Chu Tian yng menyadari perubahan raut wajah Raja Chu Kai.
"Tidak ,tidak ada aku hanya khawatir jika para hewan iblis itu kembali menyerang kita, aku yakin mereka akan membawa pasukan yang lebih besar lagi dari kemarin dan kita tidak akan mampu melawan mereka dengan strategi yang sama bukan" ucap Raja Chu Kai, namun jelas bukan lah itu yang sebenarnya dia khawatirkan.
Chu Tian sedikut mengkerutkan keningnya dia ingat akan sesuatu sehingga membuatnya tersenyum lebar.
"Aku tau mereka tidak akan menyerang kita dalam waktu dekat kekalahan kemarin pasti membuat mereka lebih berhati hati dan saat ini pasti mereka akan memulihkan kekuatan mereka terlebih dahulu" ucap Chu Tian dan diangguki oleh semua orang .
__ADS_1
"Aku mempunyai satu saran tapi ini jelas aku meminta pendapat yanh mulia raja" lanjut Chu Tian lalu melihat kearah ayah angkatnya itu.
"Lanjutkan An'er jika itu baik untuk kerajaan dan semua rakyat aku mungkin akanmenyetujuinya" ucap Raja Chu Kai dengan serius.
"Baiklah jika begitu ,aku akan memasang formasi pelindung diarea istana ini ,kumpulkan para generasi muda kita akan melatih mereka dan meningkatkan kekuatan mereka menggunakan sumberdaya istana, dan aku mungkin akan membantu jika hanya sumberdaya, untuk pelatihan aku akan menyerahkannya pada pangeran pertama ,xiao Feng dan tuan muda Ji Kun.
Dan untuk para tetua dan petinggi istana kalian bisa melakukan latihan tertutup dan memakai sumberdaya yang kalian butuhkan .dengan begitu maka kekuatan kita akanmeningkat drastis. Bagaimana yang mulia apa kau setuju dengan rencanaku..? "jelas Chu Tian panjang lebar.
Raja Chu Kai seperti sedang mempertimbangkan apa yang Chu Tian katakan .
"Baiklah masalah sumberdaya kita bisa mencarinya lagi, aku akan setuju denganmu lalu bagaimana dengan selir wu mei yang ada ditangan mereka" ucap raja Chu Kai menyetujui.
" Itu bagus , masalah selir wu mei aku akan menyelidikinya aku juga sudah memegang satu petunjuk jadi ini tidak akan terlalu sulit, tapi sebelum itu aku akan membereskan para penghianat yang ada disekitar kita dulu" ucap Chu Tian lalu aura hitam keluar dari tubuhnya.
Arghh....
Teriakan terdengar diantara para Tetua dan petinggi bahakan ada juga beberapa pejabat juga kepala keluarga.
"Ampun pangeran hamba tidak bersalah" ucap Salah satu tetua yang lehernya telah diselimuti Aura hitam,
"Tetua wang beraninya kau berhianat pada kerajaan inj" ucap Raja Chu Kai dengan marah menatap tetua itu.
"Hahahaha ,kalian mengetahuinya tapi ini sudah terlambat tiga bulan dari sekarang sekte iblis darah akan menghancurkan kerajaan ini , hahahaha tuanku pasti akan membalaskan dendamku ".Ucap tetua itu dengan tertawa,semua yang di tahan Chu Tian dengan energi hitamnya pun juga tertawa.
Tiba tiba tubuh mereka mengembang seperti balon kulit mereka berwarna merah darah .
"Hahaha matilah bersama kami" ucap tetua itu
"Semuanya menjauhh...!!" Teriak Chu tian membuat semua orang tersadar dan menjauh.
Sedangkan Chu tian langsung membungkus 50 orang yang menjadi penghianat dan mata mata itu dengan energi hitamnya sehingga membentuk seperti sebuah bola hitam raksaksa.
BOOOOOMMMMMM......
Ledakan besar terjadi saat Lima puluh orang itu meledang secara bersamaan,Meski sudah diselimuti pelindung milik Chu Tian masuh tidak mampu menahan ledakan itu, Bagaimanapun mereka telah mencapai ranah raja dan Kaisar tentu menahan begitu banyak sekaligus Chu tian belum mampu.
__ADS_1
Bangunan aula itu hancur orang orang yang ada disana terhempas namun tidak ada korban jiwa karena Chu Tian telah melindungi mereka semua, jika saja Chu Tian tidak menahan energi ledakan itu sudah dipastikan mereka semua akan mati dan istana megah itu pasti hanya tinggal debu saja.
Sedangkan disisi Chu tian dia terjatuh berlutut darah segar mengalir disudut bibirnya nafasnya terengah engah ,bagaimana pun Chu Tian menggunakan kekuata jiwanya untuk menahan ledakan energi ditingkat kaisar dan raja.
Meski dia sudah ditingkat dewa namun menahan begitu banyak ledakan tingkat raja dan kaisar membuat jiwanya terluka.
"Adik apa kau baik baik saja" tanya Chu Lizheng sambil menghampiri Chu Tian.
"Aku tidak apa apa kak ,bagaimana dengan semua orang apa mereka selamat" ucap Chu Tian dengan suara yang agak serak luka jiwa sangat berbeda dengan luka dalam .
jika hanya luka dalam itu akan sangat mudah disembuhkan namun jika luka jiwa untuk memulihkannya butuh satu atau dua hari bagi tubuh ,itu pun jika hanya luka ringan bahakn luka jiwa tidak dapat disembuhkan oleh para tabib hebat sekalipun.
Luka jiwa bisa sembuh dengan sendirinya, namun butuh waktu untuk sembuh, itu juga tergantung seberapa kuat jiwa orang itu
"mereka semua baik baik saja berkat kau dan paling hanya luka kecil saja karena tergores puing puing bangunan" ucap Chu Lizheng.
"Syukurlah kalau begitu, aku lelah aku ingin istirahat" ucap Chu tian dengan tersenyum lalu terjatuh dipangkuan Chu Lizheng.
"Adik sadarlah adik" Chu Lizheng merasa begitu panik dia entah mengapa otaknya jadi kosong.
"Tenanglah heng'er adikmu baik baik saja biarkan dia beristirahat mungkin besok pagi dia sudah sadar" ucap Raja Chu Kai
Chu Lizheng lalu membawa Chu Tian ke kediamannya dimana tempat itu dia bisa mengawasi adiknya tanpa khawatir tentang apapun.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.