Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH.80. Kesadaran kembali


__ADS_3

Kay dan kaira pergi kegedung yang ditinggali Dokter hendry dan disana lah tempat pertama kali kay dan kaira bertemu.


Tok tok tok


"Aku kay" ucap kay.


"Masuklah " ucap dokter hendry dari dalam.


didalam seoarang pria duduk dengan santai sambil menikmati secangkir teh.


"Aku tau kalian akan datang" ucap Dokter hendry.


"Apa maksudmu" ucap kay.


"Kau tentu tau tentang maksudku,aku akan membantumu mengembalikan semua ingatanmu, aku hanya perlu aku mengingat tentang pangeren itu" ucap dokter hendry.


"baiklah mulailah aku tidak ingin berbasa basi" ucap kay langsung memegang tangan kaira.


"Eh.." kaira terkejut namun dia tidak menolak.


"Aarrrrghhh " Kai berteriak dengan keras setelah dokter Hendry memegang kepala Kay.


"Kay apa yang terjadi padamu, dokter apa yang kau lakukan padanya" ucap kaira panik namun baik kay dan dokter hendry tidak ada yang menjawab pertanyaan Kaira.


Kay terus berteriak kesakitan hingga setengah jam lamanya


" hah hah hah , aku Chu Tian pangeran kerajaan Chu ,ayahku dibunuh oleh hong Di dan Pei Wo ,aku dititipkan pada raja Kai saat aku baru saja lahir dan hingga kini aku tidak tau siapa orang tuaku" ucap kay membuat Dokter hendry tersenyum puas dan kaira kebinggungan.


"dewa Qing Yu bagaimana aku bisa kembali kedunia asliku" Tanya Chu tian.


"Akhirnya pangeranku kembali, aku tidak bisa mengatakan nya padamu tapi kau akan segera kembali tidak lama lagi pangeran "ucap Qing Yu yang menyamar menjadi dokter hendry dan menghilang saat menyelesaikan perkataannya pada Chu Tian.


"Ka kau sungguh seorang pangeran" ucap Kaira dengan terkejut.


"Apa kau akan menjauhiku setelah tau bhwa aku bukan dari dunia ini" ucap Chu Tian dengan menundukkan kepalanya dia sudah sangat nyaman bersama kaira dan dia seperti tidak ingin kehilangannya


"Tidak " ucap kaira .


"Sungguh" tanya Chu Tian


"emm" ucap kaira dengan wajah memerah.


Kaira adalah anak dari komandan tentara negara dan dia sejak kecil sudah terlatih dengan berbagai senjata namun dia terlahir sebagai anak yang judes namun pemalu.


"Berjanjilah padaku untuk tidak mengatakan ini pada siapapun" ucap Chu Tian.


"baiklah" ucap Kaira


Mereka keluar dari gedung itu dan Chu tian segera mengantarkan Kaira kembali keapartemen setelah mereka berjalan jalan sepanjang hari, setelah Chu tian mengantarkan Kaira perasaannya masih tidak enak bahkan semakin kuat.


"Ada apa ini kenapa perasaanku sungguh tidak enak" ucap Chu Tian.


derrrt deerrrtt.ponsel Chu tian berbunyi.

__ADS_1


"Hallo Dark ada apa" tanya Chu Tian.


"maaf Tuan kay tapi pak mark sudah menunggu anda di restoran yang biasanya" ucap dark.


"Baiklah aku akan segera samapai tunggu sebentar.ucap Chu Tian lalu menutup telefonnya.


"Semoga semua baik baik saja" ucap Chu Tian kemudian mempercepat laju mobilnya.


Dia sampai direstoran namun ada yang aneh empat mobil dengan jenis yang sama ada disamping kanan dan kiri mobi Chu tian.


Dorr dorr dorr


Suara senapan membuat kecurigaan Chu Tian terbukti.


"mark seharusnya aku tau ini dari awal" ucap Chu Tian saat melihat mark sedang menodongkan senjata tepat dikepala Chu Tian.


"Hahaha salah siapa kay kau mengacuhkan putriku yang paling berharga, apa kau tau satu butir air matanya bernilai milyaran hah" ucap mark.


"Aku tidak mencintainya, aku mencintai orang lain" ucap Chu Tian.


"Apa yang kau maksud dia" ucap mark sambil menunjuk kesalah satu arah


"Kairaa.. lepaskan dia ,bunuh aku tapi lepaskan diaa" ucap Chu Tian.


" Tidak kay jangan lakukan itu" ucap kaira air matanya mengalir wajahnya yang penuh luka menunjukkan bahwa sebelum inj kaira sempat melawan orang yang ingin menangkapnya


Chu Tian tersenyum.


"kenapa aku tidak bisa menggunakan energiku" batin Chu Tian.


"Hahaha kay sang pewaris tunggal daren company , aku ingin kau menyerahkan seluruh aset perusahaanmu padaku" ucap Mark.


" heh jangan berharap, asal kau tau aku bukanlah ahli waris dari Daren company, kau akan hancur mark aku pastikan itu" ucap Chu Tian dengan tersenyum.


Kay sebenarnya bukan seorang pewaris tunggal sebenarnya dia mempunyai seorang kakak namun dia tinggal diluar negri dan sebenarnya hari ini dia akan kembali dan mengumumkan pada media bahwa dia akan segera mengambil alih darel company.


Kakak kay bernama fey sejak dia berumur lima tahun dia memang berada di luar negri bersama pamannya untuk belajar dansemua orang hanya tau bahwa kay pewaris tunggal dan tidak ada yang tau tentang Fey.


"Apa yang kau bicara kan kay, aku pastikan kau tidak akan selamat hari ini" ucap Mark.


"kaira maafkan aku, jaga dirimu baik baik ,tetaplah bahagia" ucap Chu Tian.


"kay tidak kau tidak boleh meninggalkanku, aku aku mencintaimu" ucap kaira .


dooorrr


timah panas bersarang tepat dijantung chu Tian , mark mengurungkan niatnya untuk menembak kepala Chu Tian.


"Kaira terimakasih, aku senang mendengarnya ,tapi aku akan katakan aku juga men cintaimu" ucap Chu tian dengan suara terputus dan langsung terjatuh.


"Tidakkk Chu Tiann" teriak kaira.


" haahaha" mark tertawa keras kemudian memukul kepala Kaira dengan tongkat lalu meninggalkan chu Tian dan kaira disana.

__ADS_1


Disisi lain.


"Markkkk kupastikan kau membayar mahal karena telah membunuh adikku satu satunya" ucap seorang pria tampan yang sedari tadi menyaksikan adegan terbunuhnya Chu Tian ,karena sebelum pergi Chu tian memasang kamere dikemejanya dan menghubungkan pada fey yang saat ini masih dalam perjalanan.


Sementara dikerajaan Chu empat tahun Chu Tian terbaring kerajaan Chu juga sudah dibangun kembali , xiao feng berhasil mengumpulkan empat kristal sembilan warna dan Guru Cang he selesai dengan pengasingannya.


"seharusnya Chu Tian sadar karena bola energi itu sudah penuh sekarang, aku sudah meminta bantuan temanku juga" ucap Cang he.


Tiba tiba Chu Tian membuka matanya perlahan lahan


"Chu Tian apa kau baik baik saja" tanya yan sha


"Kenapa aku disini kalian kenapa disini" ucap Chu Tian.


"Apa maksudmu Chu Tian" ucap Cang he.


"guru aku hanya tidur kenapa kalian berkumpul" ucap Chu Tian dengan binggung sepertinya Chu tian melupakan kejadiannya saat didunia modern dan tidak menyadari apa yang terjadi padanya.


dengan spontan Chu Yun dan Yan Sha memeluk Chu Tian mereka benar benar merindukan Chu Tian .


"Mana ada tidur selama empat tahun" ucap Zaein dengan spontan.


"haaa empat tahun kenapa kalian tidak membangunkanku bagaiman bisa kemarin aku tidur diumur 15 dan bangun diumur 19 kalian jangan bercanda" ucap Chu tian.


"Chu tian apa kau tidak mengingat kejadian waktu itu sebelum kau tidak sadarkan diri" ucap Yan Sha agak mengkerutkan kening.


"Kejadian sebelum aku,... ayah dimana ayah, kakak dimana ayah " ucap Chu tian dengan panik.


Chu Lizheng menundukan kepalanya dan mencoba tersenyum


"An'er kau istirahatlah dulu nanti aku akan mengantarmu ketempat Ayah." ucap Chu Lizheng.


"katakan yang sebenarnya padaku kak" ucap Chu Tian dengan marah.


"huh ,Apa kau melupakannya ayah terbunuh ditangan Hong di dan Pei Wo namun kamu telah membunuh mereka" ucap Chu Lizheng


"Ayah, bisakah antar aku kesana" ucap Chu tian dengan mantap.


"Apa kau yakin " tanya Yan Sha


"Iyah aku tidak apa apa, antar aku" ucap Chu tian.


" kalau gitu aku akan mengantarmu" ucap Yan Sha


"Aku ikut tuan " ucap Zaein.


"baiklah ayo " ucap Chu Tian


.


.


.

__ADS_1


.


Bukan mau mengubah alur cerita hanya ingin menambah kesan tersendiri untuk yang tidak suka tidak masalah, autor hanya membuat perbedaan dialur cerita agar ada suasana baru, tapi karena pembaca banyak yang kurang berkenan kita akan kembali ke alur utama . thanks semuanyaaa :)


__ADS_2