Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
CH 133. Sederhana..!


__ADS_3

"Semuanyaa, apa kalian siap denganpertandingan ki ini" tanya Chu Tian.


"Kami siappp" teriak mereka semua.


"Dalam pertandingan kali ini kalian boleh ikut atau pun tidak, begitupun dengan kalian yang sudah mendapatkan juara sebelumnya, terserah kepada kalian ingin memberikan kesempatan pada yang lainnya atau tidak" ucap Chu Tian.


Mereka yang memiliki peringkat sepuluh besar memikirkan dengan seksama.


"Tuan mudah Jhin Tian kami sepakat untuk memberikan kesempatan bagi yang lain lagipula kami sudahmendapat hadiah" ucap wan Qu dan diangguki oleh sembilan lainnya.


Mendengar jawaban mereka Chu Tian tersenyum.


" inilah yang diinginkan dari generasi muda kita yaitu tidak ada sifat tamak , aku bangga pada kalian" ucap Chu Tian dengan bangga.


"Terimakasih tuan muda" ucap mereka serempak.


mereka kemudian menempati kursi yang sudah disediakan , sementara Chu Tian melempar benda yang diberikan Shi Long ketengah lapangan, hingga sebuah lapangan yang lebih luas muncul disana dengan banyak Bendera Tersusun rapi diujung lapangan.


"Tugas kalian hanya melewati lapangan ini dan mencapai bendera siapa yang tercepata akan mendapat hadiah terbesar sebuah senjata Tingkat dewa tahap pertama awal dan juga ada 300 koin platinum disana dibendera paling ujung dan ada banyak hadiah lainnya dibendera lain, namun kalian hanya boleh mengambil satu bendera saja disana ada sekitar 175 bendera dengan hadiah yang berbeda beda" jelas Chu tian.


bendera bendera itu memang ditaruh di sebuah meja dan dimeja itu terlihat benda mengkilap yang sudah pasti adalah koin dan juga senjata.


Mereka semua terkejut dengan senjata tingkat dewa meski hanya tahap pertama tapi itu sudah sangat luar biasa.


"Tuan muda Jhin bukankah hadiah yang anda tawarkan terlalu besar jika hanya melewati Sebuah tanah kosong seperti itu" tanya Yu Hong yang duduk dibelakang Chu Tian.


"hadiah itu sangat sepadan, anda akan mengetahuinya jika pertandingan telah dimulai" ucap Chu Tian.


Semua murid mengangap remeh pertandingan kali inj menurut mereka 800 meter adalah hal yang mudah apalagi mereka semua adalah kultivator yang bisa menggunakan ilmu meringankan tubuh.


"Permisi" ucap Seorang anak laki laki berusia sekitar delapan tahun kepada Chu Tian


"Adik kecil kau ingin apa" tanya Chu Tian dengan ramah.


"Kakak, bolehkan aku mengikuti lomba ini, ibuku sedang sakit dan aku perlu uang, jika aku berhasil aku akan mengambil uangnya saja dan Senjatanya bisa untuk yang lain" ucap Anak Itu dengan ragu ragu.

__ADS_1


" Tidak boleh seperti itu ,dia tidak memiliki sekte dan dia tidak memiliki aura kultivasi" ucap yu Hong yang langsung berdiri dari tempatnya.


"Tenanglah Pemimpin bukankah Pertandingan ini untuk semua orang ,aku sudah bilang semua boleh ikut, bahkan jika kau ingin ikut aku juga memperbolehkannya" uca Chu tian dengan senyum.


"Adik kau boleh ikut, dan hadiah yang kau dapatkan nanti kau bisa mengambilnya tanpa harus menyisakan itu sudah hakmu, dan ya Siapa namamu" tanya


"Namaku Xian Da, sungguh kah aku boleh ikut jika tidak boleh kau tidak apa apa" ucap Xian Da.


"Adik kecil kenapa kau berfikir seperti itu, kakak pasti mengijinkanmu benarkan ch.. emm Jhin Tian" ucap Ling yue sambil tersenyum manis kepada Xian Da.


"Tentu saja, kesana dan bergabunglah, aku sudah memberikan ijin" ucap Chu Tian.


"Terimakasih kakak" ucap Xian Da dengan bahagia dia kemudian berlari kearah tempat awal sebelum pertandingan dimulai.


"Hengh aku bertaruh anak itu pasti kalah dan menangis disudut" ucap Yu Hong.


"Emm kenapa kau berfikir Seperti itu pemimpin Hong" tanya Qwang Ca.


"Pemimpin Qwang aku melihat anak itu sama sekali tidak bisa berkultivasi bagaimana mungkin dia bisa mengalahkan murid murid kita yang seorang kultivator hebat" ucap Bangga Yu Hong.


"Aku bertaruh anak itu Yang akan Menang" ucap Tan Si yang membuat mereka terkejut.


"Kenapa seperti itu, Apa yang membuat anda berfikir seperti itu" tanya Wan Gey.


"emm apakah hal seperti ini Pemimpin sekte kuil suci tidak tau, cobalah kalian perhatikan anak itu dibanding para murid kita hanya anak itu yang memiliki semangat dan tekad yang kuat sedangkan yang lainnya seperti menyepelekan Pertandingan inj" ucap Tan Si.


Chu tian tersenyum mendengar jawaban Tan Si


"Bukankah pertandingan ini memang sepele " tanya Yu Hong.


"Pemimpin Yu Hong, jangan melihat sesuatu dari luarnya saja kau akan tau jika peetandingan itu dimulai bukankah aku sudahvmengatakannnya" ucap Chu tian.


"ya tuan muda aku tau tapiaa sepesialnya dari pertandingan yang kau berikan, apakah kau melakukan ini sengaja untuk menghina kami dengan memberikan pertandingan mudah" ucap Yu Hong.


"Pe.."

__ADS_1


"Ling yue biarkan saja, percuma kau menjelaskan jika dia tidak bisa mengerti, Baiklah aku akan memulai pertandingan ini " ucap Chu Tian sedangkan Yu Hong merasa kesal dengan Chu Tian


"Pertandingan Kita mulai sekarang.." Teriak Chu Tian tanpa basa basi dan Seketika semua murid berlari sekencang mungkin diawal awal memang mereka merasa biasa saja namun semakin lama mereka melangkah semakin berat tubuh mereka, Xian Da Berada dipaling belakang namun diantara semuanya hanya dia yang masih sangat biasa saja.


"Kenapa mereka melambat, Heii berlarilah dengan cepat dan dapatkan Hadiah itu dasar payah" Teriak Yu Hong pada muridnya.


"Pe pemimpin kaki kami terasa berat" ucap Seorang murid dengan susah payah.


Ya Pertandingan Yang chu Tian berikan memang terlihat sederhana namun jika sudah melangkah maka akan ada tekanan berat yang menimpa mereka.


meski berjalan pada jalanan yangdatar namun mereka merasa seperti mendaki gunung dengan membawa batu besar dipunggung mereka, Sebenarnya ini bukan hanya untuk pertandingan, Chu Tian juga ingin melatih para murid dengan pertandingan ini.


" bukankah sangat sederhana Pemimpin Hong" ucap Tan Si.


"Bagaimana bisa seperti itu, bukankah itu hanya jalanan biasa" ucap Yu Hong.


"Kau salah Pemimpin Yu Hong, lapangan itu sudah diberikan formasi semakin melangkah semakin berat tekanan yang ada disana, apa sekarang anda mengerti sesederhana apa pertandingan ini" ucap Chu Tian dengan senyum.


"Ternyata dia tidak sesederhana yang kufikir, astaga apa ini kenapa aku malah semakin mengaguminya" ucap Rin La.


"A aku mengerti sekarang , maafkan atas sikapku tadi tuan muda" ucap Yu Hong.


"Tapi bagaimana cara mereka memenangkan haxiahnya jika mereka terus ditekan suatu saat mereka akan kehabisan energi kan" ucap Qwang Ca.


"Aku akan memberitaukan Kuncinya tapi tentu tidak sekarang kan" ucap Chu tian yang lagi lagi membuat teka teki dan mereka semua hanya bisa percaya.


"Kau ini selalu saja membuat pertanyaan dalam pertanyaan" kesal Ling Yue dengan mencubit pinggang Chu Tian.


"aduh aduh.... mau bagaimana lagi jika aku memberitau mereka maka mereka akan memberitau murid mereka bukan" ucap Chu Tian dengan menutup satu matanya dan ekspresi seperti kesakitan padahal cubitan Ling yue sama sekali tidak berasa.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2