
Xian Da maju kehadapan Chu Tian.
"Kakak Terimakaih untuk uang ini, tapi aku hanya akan mengambil satu koin platinum ini saja sisanya untuk kakak, dan pedang inj aku tidak bisa menggunakannya sebaiknya kakak memberikannya pada Orang lain." Ucap Xian Da.
Chu Tian berlutut dihadapan Xian Da untuk menyejajarkan tingginya dengan Xian Da.
"Xian Da ini adalah hak mu kau sudah bersusah payah maka ini adalah hasil kerja kerasmu, bawalah ini pulang dan berikan pada ibumu dia pasti bangga, dan untuk pedang ini kau bisa menyimpannya" ucap Chu Tian
"Yang dikatakan kakak Tian benar kau berhak atas ini semua dan ini dari kakak Yue kelak kau pasti menjadi pengguna pedang terkuat dibenua barat bahkan diseluruh benua" ucap Ling Yue sambil memberikan sebuah buku Tipis namun isinya sangat banyak tentang ilmu berpedang.
"Kurasa itu buku milikku" batin Chu Tian sambil melihat Ling yue.
"Kenapa kau melihatku seperti itu" kesal Ling yue.
"Tidak ada" jawab Chu tian.
"Ehem Xian Da bisa pulang sekarang dan datang lagi malam nanti ya" ucap Ling yue.
"Aku akan datang setelah mengantarkan ibuku berobat" ucap Xian Da.
"Berikan ini pada ibumu dan jangan lupa untuk membawanya kemari nanti malam" ucap Chu tian sambil menyerahkan sebuah Pil.
Tanpa bertanya Xian da mengangguk kemudian berlari dengan pedang dipunggungnya meski pedang itu terlihat terlalu besar untuknya tapi menurut Chu Tian anak itu memang cocok memilikinya.
"Sayang sekali pedang sebagus itu harus jatuh ketangan anak sekecil dia" ucap Rin La.
Chu tian berdiri lalu melihat Rin La dengan serius.
"Bukakah semua orang memiliki kesempatan yang sama"Ucap Chu Tian kemudia melangkah pergi darisana dan diikuti oleh ling yue ,semua orang juga mulai membubarkan diri untuk bersiap dengan pesta yang akan diadakan nanti malam.
"mengapa sedari tadi perasaanku tidak enak " batin ling yue saat berada dikediaman mereka.
"Kenapa kau diam saja" tanya Chu Tian.
"Aku hanya berfikir kenapa tidak ada hanphone agar aku bisa meminta penjual kue itu segera mengantar kue octopusku"Ucap Ling yue.
"Kau fikir kita ini dimana hingga kau berfikir memiliki hanphone kalau pun kau punya orang orang disini akan menganggapmu aneh" ucap Chu Tian sambil mengetuk pelan kepala Ling yue.
"Sudah sudah cepat persiapkan dirimu bukankah sebentarlagi pesta akan dimulai" ucap Chu Tian.
"Ya baik pangeran" ucap Ling Yue sambil bercanda.
__ADS_1
Ling Yue dan Chu Tian serta shi Long mempersiapkan diri mereka, sebenarnya mereka ingin beristirahat karena besok mereka akan kembali melanjutkan perjalanan tapi karena menghormati guru besar dan Huang Ta mereka akhirnya ikut.
malam itu suasana meriah di sekte harimau suci terlihat, murid dari sekte harimau suci menyajikan berbagai makanan serta tentu ada kue octopus pesanan Ling Yue.
Chu Tian dan Ling Yue datang secara bersamaan bagai sepasang kekasih.
"Kakak ling yue kemarilah" ucap seorang murid dari sekte Kabut salju.
"Pergilah aku akan menemui para pemimpin" ucap Chu Tian
Ling Yue segera menghampiri murid disana sementara Chu tian menghampiri para pemimpin sekte yang tidaka da disana hanya Rin La entah apa yang dilakukannya saat ini.
"Wah kakak Ling Yue kau terlihat sangat cantik, aku sungguh iri padamu" ucap Murid itu disana juga ada Ji Gia yang ikut mengobrol bersama.
"Benarkan, kalian membuatku malu" ucap Ling yue.
"Sungguh nona aku bahkan merasa bahwa semakin hari kecantikanmu semakin bertambah, apa tuan muda Jhin memberikan sesuatu" tanya Ji Gia dengan menaik naikkan kedua alisnya.
"Ah Tidak dia itu...." ling Yue tidak melnjutkan kata katanya karena dia melihat Rin La yangseperti mengendap endap.
"Apa yang dia lakukan hingga seperti pencuri seperti itu" batin Ling yue.
"Nona dia kenapa " tanya Ji Gia sepeetitidak sabar dengan jawaban Ling Yue.
Sementara ditempat Chu Tian berada .
"Tuan Muda, kau terlihat berbeda sekali hari ini" ucap Qwang Ca.
"Anda bisa saja pemimpin Qwang Ca" ucap Chu Tian .
mereka semua mengobrol sambil menikmati makanan ringan disana.
"Guru besar maaf tapi jamuannya sudah siap" ucap Salah satu murid sekte Harimau suci.
"Mari semuanya kita nikmati jamuan malam ini,ayo tuan muda jhin " ucap Tan Si.
"Kalian pergilah terlebih dahulu aku masih ingin berada disini sebentar" ucap Chu Tian.
"Baiklah kami akan menunggumu didalam" ucap Yu Hong dan diangguki oleh Chu Tian
Chu tian duduk ditempat itu dia ditemani beberapa murid sekte harimau suci ekte naga hitam sekte halilintar langit dan juga lainnya mereka menanyakan banyak hal pada Chu Tian , sebelum akhirnya Rin La Datang dengan membawa banyak minuman.
__ADS_1
"Lihat aku membawa minuman untuk kalian semua" ucap Rin La hari ini dia memakai pakaian yang cukup terbuka.
"Terimakasih Pemimpin Rin La" ucap Semua murid itu.
"Sama sama, dan ini untukmu tuan Muda Jhin" ucap Rin La dengan tersenyum.
" terimakaih" ucap Singkat Chu Tian.
Chu Tian mengambil gelas yang diberikan Rin La dan ingin meminumnya, namun sebelum Chu Tian meminumnya Ling yue datang dan merebut gelas milik Chu Tian.
"Huft aku sangat kehausan, Jhin Tian kau tau aku berjalan jauh dari sana kemari, boleh aku meminumnya" tanya Ling Yue.
"Tentu saja, aku juga belum meminumnya" ucap Chu Tian dengan tersenyum.
"Jangan Diminum...!" ucap Rin La namun Ling Yue sudah meneguk habis minuman itu.
"Emmm minuman yang sangat le zat.." Ling yue menjadi lemah seluruh badannya lemas dan jatuh dipelukan Chu Tian Sementara Rin La merasa panik dan juga kesal
"Ling Yue hei kau kenapa" tanya Chu Tian dengan panik
"Hehe kay sayang, aku mencintaimu" ucap Ling Yue sambil memegang lembut pipi Chu Tian.
"Ada apa denganmu , apa yang kau bicarakan Ling Yue" Ucap Chu Tian sambil menepuk pelan pipi Ling yue.
"Namaku kaira liyana, kay umm kayy " ling Yue semakin berbicara tak karuan membuat Chu Tian panik.
"Shi Longg..." teriak Chu tian membiat semua terkejut.
swisshh... dengan cepat Shi Long datang.
"Urus wanita ini dan jangan ada yang mendekat dikediamanku" ucap Chu Tian dengan memandang marah Rin La kemudian Chu Tian membawa Ling Yue kekediamannya.
Rin La melarikan diri dari sana dan Shi Long mengejarnya bersama beberapa murid sekte harimau Suci, para murid sekte Kabut salju juga ditahan disana namun mereka tidak ada yang melawan.
Sementara Dikediaman Chu Tian, dia segera membaringkan Ling Yue diranjang kemudian dia mengalirkan energi spiritualnya, dia melihat bahwa energi Ling Yue kacau detak jantungnya berdetak dengan sangat kencang .
"Ling yue sebenarnya apa yang terjadi padamu" tanya Chu Tian.
.
.
__ADS_1
.