Pendekar Phoenix Suci

Pendekar Phoenix Suci
Ch 32. penyatuan Phoenix


__ADS_3

setelah memantapkan niat Xiao Feng dan Phoenix merah lalu duduk dengan berhadapan lalu tangan mereka menyatu, Chu Tian pun juga melakukan hal sama dia duduk bersila diatas batu .


Setelah beberapa saat tubuh Xiao feng bersinar dengan aura berwarna biru terang dan phoenix merah bersinar dengan aura berwarna merah sedangkan tubuh Chu Tian diselimuti aura berwarna emas yang sangat terang.


keringat dingin mengucur didahi Chu Tian namun ekspresinya masih sangat tenang sedang meski sebenarnya dia sudah merasakan sakit yang luar biasa.


Proses ini adalah penyatuan jiwa phoenix yang telah terpisah ratusan tahun lamanya dan tentu proses ini akan sangat menyakitkan bagi tuannya apabila phoenix itu telah memiliki kontrak darah.


Namun dibalik rasa sakit itu ada sebuah pengaruh yang luar biasa bagi sang tuan ,tentu semua itu juga memiliki resiko apabila tubuh tuannya tidak kuat maka akan hancur tak bersisa.


Seiring berjalannya waktu tubuh ketiganya bersinar semakin terang aura milik Xiao Feng dan Phoenix merah mulai bersatu bersamaan dengan itu tubuh Chu tian mulai melayang Chu Tian terus menahan rasa sakitnya ,tangannya mengepal dengan kuat dia berteriak karena tak kuasa menahannya.


Arrghhh...


Chu Tian berteriak rasa sakitnya benar benar membuat tubuhnya seperti dihancurkan ,meski sudah pernah melakukan penempaan tubuh tapi efek dari penyatuan jiwa sungguh sangat berkali kali lipat sakitnya.


Waktu berjalan seminggu sudah Chu Tian menahan rasa sakitnya ,meski Xiao Feng telah selesai beberapa hari yang lalu tapi eveknya masih terasa. Tak lama Tubuh Chu Tian yang melayang mulai perlahan turun Aura yang menyelimutinya juga mulai hilang namun berganti dengan aura yang sangat agung dan penuh karisma.


Booomm booomm booommm..


Ledeakan teredam dari tubuh Chu Tian terdengar beberapa kali Kultifasinya naik sampai ke tahap dewa tahap pertama menengah.


Setelah kenaikan kultivasi ,tubub Chu Tian kembali di selimuti aura berwarna putih keemasan lalu baju Chu Tian berubah menjadi berwarna putih dengan sulaman phoenix berwarna emas yang terlihat sangat mengagumkan.


Rambut yang dia samarkan jadi hitam kini mulai kembali seperti semula berwarna putih keperakan, dan sebuah mahkota Phoenix kecil muncul dikepalanya menambah karisma yang dia miliki.


Melihat perubahan penampilan Chu Tian ,Xiao Feng terperangah dia tidak menyangka Chu Tian benar benar berhasil menuai berkah dari penyatuan phoenix ,bahkan Chu Tian mampu menjadi Pendekar Phoenix Suci sejati yang tidak pernah ada seorang pun mampu melakukan hal seperti itu.


Karena untuk mendapatkan hal itu bukan lah hal yang mudah dia harus memiliki darah dari seorang penguasa dan mendapatkan kesetiaan dari Phoenix suci legendaris yang merupakan Beast spirit penguasa.


Beberapa saat kemudian Chu Tian mulai membuka mata aura yang sangat mengagumkan merembes keluar dari dalam tubuhnya, Chu Tian lalu memandang perubahan yang ada didalam dirinya, dia tersenyum karena penderitaannya selama ini benar benar membuahkan hasil yang luar biasa .

__ADS_1


"Selamat atas pencapaian tuan" ucap Xiao Feng dengan berlutut


Chu Tian menaikkan sebelah alisnya.


"Apa Kau Xiao Feng..?" Tanya Chu Tian.


"Tentu saja tuan apa tuan lupa denganku" kata Xiao Feng dengan wajah sedihnya.


"Bukan begitu hanya saja penampilanmu sangat berbeda dari terakhir aku lihat dan juga kau memangilku tuan bukan An'er" Kata Chu Tian dengan tenang.


Penampilan Xiao Feng memang berbeda setelah penyatuan jiwanya selesai, wajahnya semakin terlihat cerah dengan iris mata berwarna keemasan, dia juga menggunakan pakaian berwarna emaa dengan perpaduan warna merah dan biru yang elegan .


"Eee itu, ini adalah wujud asliku namun saat ini kekuatanku baru pulih 50% namun aku bisa membunuh tingkat legenda namun jika tingkat suci aku mungkin hanya bisa membuatnya sedikit terluka" ucap Xiao Feng dengan tersenyum kecil.


"Itu sungguh luar biasa paman" ucap Chu Tian dengan mengacungkan jempolnya, entah mengapa sikap konyolnya kembali lagi.


Xiao feng tidak menjawab dia hanya mengelengkan kepalanya ,dia lalu teringat sesuatu.


"Ah aku lupa untuk memberitahumu , Zaein aku perintahkan untuk menghancurkan Sekte Kapak darah secara perlahan." ucap Chu Tian dengan senyum dia juga membekali Zaein dengan pedang penghisap darah.


"Jadi seperti itu ,kalau begitu apa kita akan keluar sekarang..?" Tanya Xiao Feng .


"Tentu saja aku hanya punya waktu satu minggu untuk menepati janjiku pada kakak , tapi kita tidak bisa keluar dengan penampilan seperti ini kan." ucap Chu Tian dia lalu merubah penampilannya dan juga warna rambutnya begitupun dengan Xiao Feng .


Mereka lalu keluar dari dalam gua kemudian melesat terbang menuju ibukota.


Sampai diibukota Chu Tian dan Xiao Feng menuju kesebuah kedai dan membeli beberapa makanan mereka duduk di salah satu bangku kosong.


Mereka mulai makan sambil mendengarkan percakapan beberapa orang, Chu Tian memang sedang mencari beberapa informasi.


"Apa kau tau kemarin aku mendengar ada seorang pendekar menghancurkan sekte kapak darah seorang diri." ucap seseorang degan ikat rambut berwarna hijau dan rambut hitam panjang.

__ADS_1


"Benarkah tapi siapa pemuda itu hingga mampu menghancurkan sekte kapak iblis seorang diri...?" tanya seoran pria muda dengan rambut berwarna kecoklatan dan kulitnya juga terlihat berwarna sawo matang.


"Siapa pun dia kita tetap bersyukur karena sekte yang meresahkan kita selama ini pada akhirnya hancur juga" ucap pria dengan ikat rambut berwarna hijau, lalu tersenyum lebar.


Mendengar percakapan itu Chu Tian tersenyum tipis.


"Kau benar benar tidak mengecewakanku" guman Chu Tian lalu kembali menyantap makanan mereka hingga habis.


selesai makan mereka pun keluar dari restoran itu, sesampainya diluar sosok berambut coklat dengan baju hitam sudah menunggu mereka dengan tersenyum lebar.


"Hahaha kau sungguh luar biasa ,bisa melaksanakan tugasmu dengan baik , Sebagai hadiah aku akan memberimu sumberdaya berharga dan beberapa pil tingkat tinggi ,tentu aku ingin mrmpunyai tangan kanan yanng sangat hebat" ucap Chu Tian dengan senyum.


"Terimakasih tuan menjadi kebangaan tersendiri bagiku jika bisa melaksanakan perintah dari tuan" Ucap Zaein dengan tegas.


"Itu bagus dan untuk pedang penghisap darah kau gunakanlah aku akan memintanya jika saatnya telah tiba jadi gunakan dan simpan dengan baik" ucap Chu Tian dengan tenang dia tau Zaein sangat suka dengan pedang penghisap darah jadi dia membiarkannya memakai pedang itu lagipun dia juga punya pedang elemen .


"Be benarkah tuan ,tetimakasih atas kebaikan hati tuan" ucap zaein dengan penuh hormat dia memang menyukai pedang penghisap darah, selain bisa menyerap esensi darah pedang penghisap darah juga mempunyai kemampuan merubah bentuk menjadi pedang apapun yang diinginkan sang tuan.


"Tentu saja, kita akan mulai perjalanan ke kerajaan CHU dan aku harus sampai disana sebelum satu minggu jadi kita tidak akan menunda lagi perjalanan kali ini" kata Chu Tian.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


😁


__ADS_2