
Chu Tian duduk di kursi kamar Ling yue Tak lama Ling Yue terbangun dari tidurnya.
"Umm badanku terasa pegal, eh dimana aku" ucap Ling Yue yang baru saja bangun dia melihat Ke arah Chu Tian.
"Apa yang kau lakukan disini" ucap Ling Yue sambil menarik selimutnya.
"Ck setelah berada di penginapan kau bangun, kenapa tidak dari tadi saja" ycap Chu Tian kesal.
"Penginapan, apa kita dihotel apa ada pemandian air panas disini" tanya Ling yue tanpa peduli dengan kekesalan Chu Tian.
"Apa yang kau bicarakan, apa itu hotel" tanya Chu Tian dengan penasaran namun anehnya dia seperti tidak asing dengan kata itu.
"Tunggu apa itu hotel, entahlah aku juga tidak tau tapi itu yang aku pikirkan saat kau menyebut penginapan"ucap Ling Yue sambil memegang kepalanya dia benar benar dibuat binggung dengan pikirannya sendiri.
Tok Tok Tok...
"Permisi Tuan ini makanan dan barang yang anda pesan" ucap pelayan dari luar.
"Masuklah" ucap Chu Tian.
kemudian beberapa pelayan datang dengan banyak makanan dan pakaian baru yang dipesan oleh Chu Tian.
"Jika ada sesuatu Anda bisa memanggilku" ucap Pelayan itu dengab tersenyum kemudian pergi bersama yang lainnya.
"Tunggu sebentar, bisa kau panggilkan saudaraku yang ada di kamar paling ujung" ucap Chu Tian.
"Baik Tuan" ucap Pelayan itu lalu pergi.
"Kenapa kau memesan begitu banyak makanan, dan juga pakaian" tanya Ling Yue.
"Seharian ini kau belum makan begitu pun dengan aku dan tentang pakaian ini untukmu dan Shi Long" ucap Chu Tian.
"Kau tidak perlu menghabiskan banyak uang hanya untuk ini kan" ucap Ling Yue.
"Jika kau ingin terus memakai jubahku itu juga tidak masalah" ucap Chu Tian dengan acuh.
__ADS_1
"Tidak tidak kau tau jubah ini begitu berat membuat badanku pegal"Ucap ling Yue dengan mengkerucutkan bibirnya.
"Jadi..."
"Aaa iya iya baiklah terimakasih, tapi baju baju ini bagaimana cara memakainya"Tanya Ling Yue.
"Setelah makan aku akan pangilkan pelayan untuk membantumu" ucap Chu Tian
"terserah kau saja" kata Ling yue sambil melepaskan Jubahnya.
pintu kamar itu tiba tiba dibuka oleh Shi Long.
"Ee maaf mungkin aku salah waktu" ucap Shi Long saat melihat Ling Yue mau melepas jubahnya.
"Tidak ayo masuk dan makan" ucap Chu Tian dan Shi Long masuk untuk makan..
"kau sungguh tampan" ucap Ling Yue dengan terus memandang Shi Long
"Mulai lagi, sudah ayo makan" ucap Chu Tian lalu memakan makanan yang sudah disediakan disana.
Mereka semua makan hingga kenyang kemudian Chu Tian memberikan Baju untuk Shi Long dan meminta pelayan untuk membantu Ling Yue memakai pakaiannya.
"Aku tidak menyangka pangeran telah mengumpulkan delapan kristal sembilan warna dalam waktu singkat" ucap Shi Long.
"Tidak Shi Long aku pernah tak sadarkan diri selama empat tahun dan temanku Xiao Feng dan Lao Hei mencari kristal ini untukku" jelas Chu Tian dengan sedikit menundukkan kepalanya.
"Bukankah Kristal itu hanya bisa diambil olehmu dan orang yang dipercayakan saja" ucap Shi Long.
"mereka menggunakan kertas jimat yang diberikan oleh guruku" ucap Chu Tian.
"Kau sungguh beruntung pangeran mendapat teman yang mau mendukungmu meski disaat kau tidak sadarkan diri" ucap Shi Long dengan senyum.
"Itulah sebabnya aku mencari pedang Roh dewa" ucap Chu Tian.
"Maksudnya..?" tanya Shi Long.
__ADS_1
"Kau tau aku adalah putra satu satunya dari dewa alam dan dewi semesta dan aku selalu dipaksa untuk menaiki tahta raja tiga alam mengantikan Ayahku, tapi untuk itu aku harus melepas Phoenix temanku karena itulah aku mencari pedang Roh dewa untuk mengembalikan kekuatan Pamanku, agar dia bisa menduduki tahta raja tiga alam dan aku akan hidup sebagai manusia biaasa disini bersama semua temanku dan semua orang yang aku sayangi" ucap Chu Tian sambil tersenyum memandang sembilan kristal warna.
"Tapi pedang Roh dewa hanya bisa dipakai oleh keturunan asli" ucap Shi Long.
"Bukankah paman Jhin she adalah adik ayahku jadi mereka memiliki hubungan darah kan" tanya Chu Tian.
"Tidak..! Sebenarnya Jhin she bukan keturunan asli dari suku Es" ucap Shi Long yang berhasil membuat Chu Tian terkejut
"Apa maksud mu, katakan yang sebenarnya" ucap Chu Tian dengan marah dan juga terkejut.
"Huft, Ribuan tahun lalu Raja Es Jhin Sie menikahi seorang wanita Cantik keturunan asli suku Es bernama Li xue mereka dikarunia lima orang anak dan pada saat Ratu Li Xue mengandung ayahmu, Raja Jhin Sie menikahi seorang wanita cantik dari suku peri dan itu atas perintah dari Jhin Ruu atau kakek buyutmu.
Semula Raja Jhin Sie tidak ingin menikahi putri dari suku peri itu karena dia sudah bwrsumpah setia kepada Li Xue namun karena desakan dari Jhin Ruu akhirnya Raja Jhin Sie menerimanya meski terpaksa.
Tak lama setelah ayahmu lahir Selir Die Che Mengandung Jhin She, saat Ayahmu lahir para peramal suku es menemukan bahwa ayahmu akan menjadi dewa terkuat dan melindungi tiga alam, namun saat Jhin She lahir semua peramal tidak ada yang bisa meramalnya bahkan ada yang sampai meninggal karena terus memaksakan agar bisa melihat ramalan nasib Jhin She.
Sejak Saat itu Raja Jhin sie menjadi curiga tentang apakah Jhin She putranya atau bukan, hingga suatu saat kecurigaan Raja Jhin She terbongkar setelah perang antara suku es dan suku api dimana Die Che tiba tiba berada dipihak suku api dan tentu itu membuat semua orang terkejut begitupun dengan Jhin She.
Sejak saat itu Jhin She dianggap sebagai anak dari dewa api, namun Ayahmu tidak percaya akan semua itu karena bagaimanapun Jhin She memiliki elemen Es yang tidak mungkin dimiliki oleh dewa api, dan hingga saat ini tidak ada yang tau siapa Ayah dari Jhin She namun yang pasti bukan anak Raja Es maupun dewa api" Shi Long mengakhiri ceritanya sambil meminum secangkir teh.
"ceritamu sangat Rumit, tapi aku yakin pamanku adalah anak dari kakek Jhin Sie"ucap Chu Tian dengan mengepalkan tangannya.
"Tapi pangeran saat mereka menguji dengan tes darah, darah milik Raja Jhin Sie dan jhin She sama sekali tidak mau bersatu" jelas shi Long.
"Aku akan tetap mencobanya" ucap Chu Tian .
"Kenapa kau tidak mengunakan pedang itu untuk meningkatkan kekuatan spiritualmu sendiri saja, itu akan membuatmu semakin kuat bukan" ucap Shi Long memberikan saran.
"Tidak, jika aku melakukan itu maka aku harus menaiki tahta Raja Tiga dunia tapi aku tidak ingin itu terjadi, aku akan melakukan apapun agar bisa mengembalikan kekuatan pamanku seperti semula" ucap Chu Tian.
"Baiklah, aku akan mendukungmu kalau begitu"ucap Shi long dan berhasil membuat Chu tian tersenyum.
.
.
__ADS_1
.
.